Mujizat Yang Seperti Mimpi

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kejadian 41:37-57

RHEMA HARI INI
Kejadian 41:51 Yusuf memberi nama Manasye kepada anak sulungnya itu, sebab katanya: “Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku.”

Tidak peduli seberapa pesimis orang melihat tahun ini, kita justru begitu optimis dan antusias menjalaninya. Sementara banyak yang berkata bahwa tahun ini akan lebih sulit, berat, dll, tetapi buat kita anak Tuhan segala kondisi itu hanyalah alat yang dipakai Tuhan untuk memberkati kita dengan lebih dahsyat! Karena ada mujizat besar, maka tahun ini akan menjadi tahun lompatan besar bagi banyak diantara kita. Tahun 2019 ini akan menjadi awal mula babak baru dalam hidup Anda. Sekelam apapun babak lama dalam hidup Anda akan segera terlupakan sebab ada babak baru spektakuler dalam hidup Anda.

Inilah yang dialami Yusuf, dia punya masa remaja yang super berat karena nyaris dibunuh, akhirnya dijual sebagai budak, sendirian di negeri orang, difitnah, dipenjara, dll. Tetapi dalam sekejap dia diangkat Tuhan, bahkan bukan cuma itu, Yusuf masih diberi bonus keluarga, isteri dan dua anak yang luar biasa. Satu anaknya bernama “Manasye” yang artinya: menyebabkan lupa. Saat Manasye lahir, Yusuf berkata: Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku! Hal yang sama itu juga yang akan terjadi dalam hidup Anda: Dalam Year of Great Miracle ini, Manasye lahir. Dan lewat Great Miracle yang Anda alami, maka itu membuat Anda lupa akan kesukaran, air mata, kesakitan, kesuraman masa lalu di dalam hidup Anda!

Ikutilah sesi kedua kotbah Januari 2019 “The Year of Great Miracles” atau “Tahun Mujizat Besar” dengan tema: “Dreamlike Miracles” atau “Mujizat Seperti Mimpi.” Kita akan diteguhkan melalui firman Tuhan untuk bisa mengalami mujizat besar yang seperti mimpi serta langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan supaya mujizat besar itu sungguh-sungguh bisa kita alami. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Mujizat yang kita alami di TAHUN MUJIZAT BESAR ini adalah MUJIZAT SEPERTI MIMPI.

APLIKASI
1. Apakah Anda mempunyai mimpi-mimpi dalam hidup Anda? Sebutkan!
2. Adakah dari mimpi-mimpi Anda yang sudah dan belum terwujud? Ceritakan!
3. Apa yang akan Anda lakukan agar di tahun 2019 ini mujizat besar seperti mimpi terjadi dalam hidup kita?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih kami boleh memasuki tahun 2019 ini. Kami yakin dan percaya di tahun baru ini, kami akan mengalami banyak mujizat bersama Engkau. Bahkan mujizat besar seperti mimpi. Kami akan selalu bersukacita dalam menjalani hari-hari kami.Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.