Penghalang Bagi Penggenapan Rencana Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Matius 11:27-30

RHEMA HARI INI
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Di usianya yang terbilang sangat muda, Reza berhasil menjadi developer yang sukses dari sebuah startup. Dibantu beberapa orang teman dekatnya, aplikasi-aplikasi yang dirancangnya berhasil menjadi aplikasi terlaris. Namanya pun mulai melejit. Tentu saja, penghasilannya pun semakin besar. Hal ini ternyata membuat temannya, Doni, iri dan berusaha mencari cara untuk menjatuhkannya. Singkat cerita, perusahaan diambil alih oleh Doni dan Reza dipecat dari perusahaan. Bertahun-tahun ia mengalami trauma. Kecewa, marah, dan sakit hati bertumpuk dalam hatinya. Semua tawaran kerja sama untuk mendirikan perusahaan yang baru ia tolak. Ia takut dikhianati lagi. Sampai suatu waktu, ia mengikuti retret di gerejanya. Di situ ia mengalami pemulihan batin. Sejak saat itu, ia mulai terbuka kepada para investor dan membangun perusahaan baru yang jauh lebih sukses dari perusahaan yang sudah ditinggalkannya.

Di zaman Yusuf, bangsa Israel juga pernah mengalami masa kejayaan di Mesir. Sampai akhirnya Yusuf meninggal dan raja baru muncul kemudian keadaan menjadi terbalik. Bangsa Israel yang dulunya begitu dihormati berubah menjadi budak selama 430 tahun. Bisa dibayangkan bagaimana menderitanya, depresi, kepahitan, malu, dan putus asanya bangsa Israel saat itu. Sehingga mereka trauma dan tidak percaya bahwa Tuhan sanggup membawa mereka keluar dari Mesir dan masuk Tanah Perjanjian. Akibat ketidakpercayaan mereka, jutaan bangsa Israel kehilangan rencana Tuhan dalam hidup mereka.

Mungkin saat ini kita juga sedang mengalami luka batin seperti Reza dan bangsa Israel. Ketahuilah, luka batin yang tidak dipulihkan akan menghalangi penggenapan rencana Tuhan dalam hidup kita. Itu sebabnya, Tuhan Yesus sudah membuka tangan-nya, mengundang yang letih lesu dan berbeban berat datang pada-Nya. Bagian kita adalah membuka hati, agar Roh Kudus menyembuhkan jiwa kita. Percayalah, saat kita mengalami mujizat kesembuhan batin, semua penghalang yang menghalangi penggenapan rencana Tuhan bagi kita dihancurkan dan kita akan mengalami mujizat-mujizat besar dalam hidup kita.

RENUNGAN
JIWA YANG TERLUKA bisa menjadi PENGHALANG bagi PENGGENAPAN RENCANA TUHAN bagi kita, itu sebabnya Dia ingin MEMULIHKAN BATIN kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda punya rencana-rencana dalam hidup Anda? Apakah semua rencana itu sudah terlaksana?
2. Apakah Anda masih menyimpan luka batin?
3. Apa yang Anda lakukan untuk memulihkan luka-luka batin itu?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Saat ini kami mau membuka hati kami lebar-lebar pada Roh Kudus dan membiarkan-Nya menyembuhkan semua luka batin kami. Hancurkan semua penghalang, ya Bapa, sehingga setiap rencana-Mu tergenapi dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.