Perkataan Profetik Dalam Doa Untuk Keluarga

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Markus 11:12-26

RHEMA HARI INI
Markus 11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

Memperkatakan sesuatu yang belum terjadi, bahkan kelihatan mustahil untuk bisa terjadi, bukanlah perkara yang mudah. Demikian halnya dengan Alin yang sedang bersusah hati memikirkan anaknya yang terjerumus dalam penyalahgunaan obat terlarang. Segala macam cara telah ia upayakan untuk menyadarkan anaknya. Doa pun tak putus dipanjatkannya, tetapi keadaan masih tetap sama. Anaknya makin jarang pulang. Kalaupun pulang, kerjanya hanya marah-marah dan meminta sejumlah besar uang. Tak tahan dengan keadaan yang dihadapi, Alin mencurahkan isi hati pada kakaknya. Saat itulah, kakaknya memberi tahu dan mengajarkan tentang doa profetik.

Meski awalnya sempat ragu, tetapi ia terus menubuatkan dalam doa-doanya, bahwa anaknya sudah sembuh dari kecanduan, anaknya bertobat menjadi anak yang baik dan takut akan Tuhan. Ia pun memegang rhema yang mengatakan kalau ia percaya pada Tuhan Yesus, maka ia dan seisi rumahnya akan diselamatkan (Kis. 16:31). Sementara Alin berdoa dengan perkataan profetik, imannya mulai bangkit. Ia tak lagi dihantui ketakutan dan kesedihan, sebab ia tahu Tuhan telah mendengar doanya dan proses pemulihan dalam keluarganya sudah dimulai.

Dalam ayat rhema hari ini, Tuhan mengajarkan kepada kita tentang doa profetik yang penuh kuasa. Saat kita berdoa, percayalah bahwa kita telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepada kita. Inilah iman dan doa yang agresif. Kita tidak lagi meragukan apakah doa kita akan dikabulkan. Sebaliknya, kita berdoa dan percaya bahwa apa yang kita doakan telah kita terima dan terjadi dalam hidup kita. Doakan dan nubuatkan segala yang baik terjadi pada pasangan hidup, anak-anak dan orangtua kita. Gunakan perkataan profetik dalam doa-doa kita secara konsisten untuk membangun keluarga kita. Doakan setiap hari, giring keluarga kita maju selangkah demi selangkah, sampai mujizat pemulihan keluarga terjadi dan seluruh rencana Tuhan bagi keluarga kita tergenapi. (PF)

RENUNGAN
PAKAILAH PERKATAAN PROFETIK untuk keluarga DALAM SETIAP DOA kita.

APLIKASI
1. Apakah hal yang sangat Anda inginkan terjadi dalam keluarga Anda?
2. Bagaimana cara Anda mendoakannya selama ini? Sudahkah Anda berdoa secara profetik?
3. Ayat-ayat apakah yang berhubungan dengan pemulihan keluarga Anda dan bisa Anda gunakan dalam doa-doa Anda? Carilah dan tuliskan!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih atas keluarga kami. Kau memelihara kehidupan keluarga kami dengan kesehatan, keselamatan dan kesatuan hati. Kami percaya perlindungan-Mu sempurna atas setiap anggota keluarga kami. Jadikan keluarga ini milik kesayangan-Mu, kuasa-Mu nyata di dalam kami dan keluarga kami boleh menjadi berkat bagi orang lain. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.