Perkataan Profetik Untuk Membangun Keluarga

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Amsal 18:20-24

RHEMA HARI INI
Amsal 18:21 Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Tommy masih duduk di bangku sekolah dasar. Namun, baru mengenyam ilmu beberapa bulan saja, ia sudah dikeluarkan dari sekolahnya. Ia dinilai sebagai anak yang bodoh dan tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolahnya. Tidak terima dengan perlakuan guru-guru di sekolahnya, ibu Tommy pun memutuskan untuk mendidik Tommy sendiri di rumah. Tommy kecil sempat merasa sedih, tetapi ibunya selalu membangkitkan semangatnya dengan berkata, “Kamu bukan anak bodoh, Tommy. Kamu adalah anak yang genius dan sekolah tidak memiliki guru-guru yang cakap untuk mengajarmu.”

Di rumah, ibu Tommy berulang-ulang mengatakan padanya bahwa ia adalah anak yang cerdas. Tommy kecil yang hampir kehilangan rasa percaya dirinya dan sempat merasa bahwa ia tidak punya masa depan, kini bangkit lagi. Ibu Tommy tidak hanya memberikan pengajaran-pengajaran akademis kepada anaknya, tetapi juga pengajaran dan didikan yang dapat membangun karakter serta kepribadiannya. Seperti apa yang dikatakan ibunya, itulah yang benar-benar terjadi atas Tommy. Siapa sangka bahwa seorang anak yang dikeluarkan dari sekolah, kini namanya dikenal sebagai salah satu penemu terbesar sepanjang abad. Ya, ia adalah Thomas Alva Edison, sang penemu lampu pijar.

Kita perlu menyadari, Tuhan telah memberikan kuasa pada perkataan kita. Setiap kata yang keluar dari mulut kita, dapat kita gunakan untuk merusak atau kita gunakan untuk membangun kehidupan. Maka dari itu, seperti apa pun keadaan keluarga kita, jangan pernah memperkatakan hal-hal yang negatif. Daripada mengatakan hal yang sesuai dengan apa yang kita lihat, perkatakan apa yang kita ingin lihat dalam keluarga kita. Pilihlah untuk memperkatakan perkataan yang membangun, yaitu perkataan profetik atas keluargamu. Karena sesungguhnya, perkataan profetik sangat berkuasa untuk mendatangkan mujizat pemulihan dalam keluarga.

RENUNGAN
PERKATAAN PROFETIK berkuasa untuk mendatangkan MUJIZAT PEMULIHAN KELUARGA.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memperkatakan perkataan profetik atas keluargamu? Mengapa?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan ingin kita mengucapkan perkataan profetik pada keluarga Anda?
3. Perkataan profetik apa yang dapat Anda perkatakan untuk mendatangkan mujizat pemulihan dalam keluarga Anda? Tuliskanlah!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, ampuni kami kalau kami selama ini salah dalam berkata-kata. Kami mau berubah dan berkomitmen untuk mengucapkan berkat serta perkataan-perkataan profetik yang membangun pada keluarga kami. Dan kami percaya, mujizat pemulihan keluarga pasti terjadi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.