Rahasia Mujizat Kesembuhan Batin

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Mazmur 30:1-12

RHEMA HARI INI
Mazmur 30:12 Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,

“Prih, Prih!” panggil seorang ibu kepada anaknya yang bernama Prihatini. Prih yang selalu dipanggil dan diejek namanya oleh teman-teman dan lingkungan sekitarnya bertumbuh menjadi pribadi yang penuh dengan luka hati dan kepahitan. Bahkan ibunya sendiri juga sering menjadikan nama tersebut objek gurauan. Tidak hanya luka hati dan kepahitan yang mendalam, ia juga dipenuhi dengan sakit-penyakit yang membuat hidupnya benar-benar menderita. Sampai suatu hari, Prih berjumpa dengan seorang hamba Tuhan yang mendoakannya dengan kata-kata profetik, sehingga ia boleh mengalami kelepasan dan kesembuhan dari luka batin yang menguasai hidupnya sejak kecil.

Setiap orang yang terlahir di dunia ini pasti ditetapkan Tuhan dengan suatu panggilan yang mulia, bahkan dengan rancangan yang mendatangkan hari depan penuh harapan (Yer. 29:11). Namun sayangnya, masih banyak orangtua yang kurang menyadari hal tersebut. Alhasil, mereka sesuka hati dalam memberikan nama kepada anak mereka, bahkan memperkatakan kata sia-sia kepada mereka. Seperti Ishak yang menamai anaknya Yakub, yang berarti penipu. Hal ini tentu membawa dampak yang tidak baik bagi Yakub. Bersyukur Tuhan turun tangan. Diberikannya nama baru kepada Yakub, yaitu Israel, yang berarti hamba Tuhan atau kekasih Tuhan (Kej. 35:10). Bukan kebetulan jika Tuhan mengganti nama Yakub. Yang Tuhan mau adalah supaya hidup Yakub benar-benar diubahkan menjadi baru. Dari seorang yang penuh dengan nestapa atau kain kabung, menjadi seorang yang penuh dengan tarian kemenangan. Jalan yang terbaik adalah ia harus terus mendengar dan terus mendeklarasikan perkataan positif, melalui rhema yang Tuhan berikan, yaitu melalui sebuah nama baru yang ia terima sendiri dari Tuhan.

Ketika kita terus mendeklarasikan perkataan profetik atau rhema firman Tuhan, tanpa kita sadari, di alam roh sebenarnya transformasi sedang terjadi. Kita akan diubahkan menjadi ciptaan baru. Yang disembuhkan dan dilepaskan dari segala luka batin dan kepahitan yang mendalam. Itulah satu rahasia terpenting untuk kita bisa mengalami mujizat kesembuhan batin yang seutuhnya.

RENUNGAN
Satu rahasia terpenting untuk mengalami MUJIZAT KESEMBUHAN BATIN yang SEUTUHNYA adalah DEKLARASI PROFETIK KESEMBUHAN BATIN kita.

APLIKASI
1. Apa rahasia terpenting untuk kita bisa mengalami mujizat kesembuhan batin yang seutuhnya?
2. Deklarasi seperti apa saja yang perlu Anda ucapkan agar mujizat kesembuhan terjadi atas hidup Anda?
3. Selain mujizat kesembuhan batin, keuntungan apa saja yang akan Anda terima, ketika Anda rajin mendeklarasikan perkataan profetik bagi hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih untuk mujizat kesembuhan yang sedang Engkau kerjakan hari-hari ini bagi jiwa kami. Terus ajar kami memperkatakan perkataan profetik yang penuh kuasa, sehingga kami dapat terus mendeklarasikan kesembuhan batin atas diri kami maupun orang-orang yang ada di sekeliling kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.