Satu Persatu Tuhan Jawab

Shalom, Kami rindu menyaksikan kebaikan, mujizat dan kemurahan Tuhan dalam keluarga kami. Tahun 2017 banyak hal yang terjadi dalam keluarga kami. Mulai dari istri saya keguguran, usaha kami bangkrut, lalu saya dapat pekerjaan lain tapi hanya jalan 6 bulan dan kontrak kerja tidak diperpanjang, papah saya sakit jantung dan harus operasi. Yang kami lakukan saat itu, berdoa, hampir setiap hari datang pondok daud, dan tetap melayani Tuhan sebagai kolektan ISS dan Media jam 6.00.

Dan ketika kami mengandalkan Tuhan, Tuhan tidak pernah tinggal diam, satu per satu Tuhan selesaikan, dan mujizat demi mujizat Tuhan nyatakan.
1. Papah sakit jantung, tersumbat di 10 titik sehingga harus di bypass. Padahal biaya di luar negri sangat mahal. (papah tidak punya asuransi/jaminan kesehatan). Untuk kamar saja biayanya 90jt, belum biaya operasi, obat-obatanan yang secara manusia kami tidak sanggup bayar. Tapi luar biasa Tuhan. Operasi berjalan lancar, dan tidak mengeluarkan biaya untuk semua proses operasi itu. Dan lebih lagi, papah yang dulu kurang percaya dengan Tuhan, sekarang mengikut Tuhan
2. Usaha toko kami jatuh bangkrut. Lalu saya bekerja di perusahaan dengan sistem kontrak 6 bulan. Tapi setelah 6 bulan kontrak tidak diperpanjang. Tapi Tuhan kasih jalan untuk memulai usaha toko lagi (2018). Saat sedang memulai usaha, kami diminta jadi SGS persembahan di Paragon18.30. Saat itu saya bergumul : “Tuhan, usaha saja baru mulai, kok malah disuru jd SGS persembahan.” Tapi Tuhan gerakkan kami untuk maju dan menanggapi panggilan Tuhan.
3. Saat KKR 10 hari (2018) kemarin, di ibadah hari minggu Solo Paragon 18.30 dilayani oleh Ps Samson Dabbas. Saya bertugas pelayanan persembahan jam 18.30 di Paragon, kolekte diadakan diawal sebelum firman Tuhan disampaikan, sehingga saya terlambat mengikuti firman dari awal karena harus menerima kantong persembahan dulu. Waktu itu setelah saya selesai bertugas persembahan, saya keluar dari ruangan, tiba-tiba Ps Samson Dabbas memanggil nama saya dari atas mimbar (padahal saya dan beliau tidak pernah komunikasi/tidak saling kenal). Saya dipanggil ke depan dan beliau bertanya apakah saya sudah menikah? Saya bilang sudah. Lalu dia bertanya lagi apakah sudah memiliki anak? Saya bilang belum. Lalu beliau tertawa, dan kemudian Ps Samson bernubuat kepada saya bahwa dia melihat Angel Gabriel dan Angel Raphael di sisi saya, dan Tuhan akan kasi keturunan tahun ini. Ps Samson bertanya kembali berapa banyak anak yg saya mau, saya bilang 3. Ps Samson mengatakan, Tuhan akan berikan, hanya lanjutkan apa yang Tuhan ingin kamu lakukan dan jangan undur dari Tuhan. Saya tangkap, dan saya imani nubuat dari hamba Tuhan ini. Saya sampaikan ke istri (saat itu tidak ikut). Dia juga menangkap nubuatan itu dan kami bawa dalam doa. Kira-kira 2 minggu berikutnya setelah nubuatan tersebut Puji Tuhan, istri saya Hamil.

Puji Tuhan, karena setelah menikah istri saya hamil namun keguguran, dan setelah itu usaha kami untuk memiliki anak selama 1 tahun lebih belum berhasil. Kami terus serahkan sama Tuhan, dan kami tahu semua ini adalah anugerah dari Tuhan. Biar nama Tuhan yang dipermuliakan. Marilah kita tangkap setiap rhema firman Tuhan yang diajarkan di gereja kita Keluarga Allah dan setia datang beribadah di gereja, maka kita akan mengalami perkara besar, ajaib, dan lawatan Tuhan yang luar biasa. Tuhan memberkati.

Narasumber : Ronny&Siska SGS Penghitung Persembahan – Solo Paragon 18.30