Tanggapilah

Shalom perkenalkan nama saya Danu Krismon, beberapa Minggu lalu seharusnya saya pelayanan pukul 6 pagi dan pukul 7 malam. Saya berangkat dari rumah pukul 4.15 dan karena jalan sepi saya bisa sampai ke gereja cepat. Ketika di jalan karena saya ngebut dan nikung ke kiri, ternyata disitu ada kubangan air, akhirnya saya terjatuh dan dagu saya terluka. Saya dilarikan ke UGD untuk mendapatkan perawatan medis karena luka perlu dijahit. Karena itu saya cancel pelayanan saya jam 6 maupun jam 7 malam. Saya hanya mengikuti ibadah pukul 7 malam dan pada saat PW Tuhan memperlihatkan saya GBIKA berbentuk bulat seperti stadium, setiap orang membawa satu lilin dan di tengah-tengah ruangan itu ada api yang sangat besar.

Saya dibawa naik Tuhan melihat dari atas ternyata hanya stadium itu yang menyala/bercahaya disekelilingnya sama sekali tidak ada cahaya. Pada saat itu saya menangis karena yang saya rasakan hanya hadirat Tuhan. HUT hari kedua saya seharusnya bertugas tapi karena saya masih diperban jadi saya hanya jadi jemaat saja. Saya ragu-ragu untuk datang HUT atau tidak karena saya capek dari luar kota. Namun sudah janji dengan teman komsel, saya berangkat ibadah dan saat PW dimulai saya merasakan hadirat Tuhan, Tuhan titipkan banyak hal disitu.

Membuat hati saya rindu untuk membawa keselamatan kepada keluarga saya yang semuanya masih belum percaya Tuhan. Saya hanya merasakan bahwa kemuliaan Tuhan benar-benar akan dinyatakan sampai ke segala bangsa. Pada hari itu saya melihat banyak orang yang belum percaya dari bangsa-bangsa lain saat saya berdoa. Seakan-akan Tuhan inginkan saya berjuang agar mereka menerima keselamatan, saya tidak tahu dari mana memulainya. Yang saya rasakan saat itu Tuhan sangat rindu untuk dimuliakan atas segala bangsa.

Tuhan sangat rindu untuk setiap pribadi benar-benar menyembah Tuhan dan mengerti hati-Nya, disitu saya menangis karna saya percaya kemuliaan Tuhan akan dinyatakan. Karena Tuhan yang layak menerima semuanya. Saya mau tanggaapi apa yang Tuhan berikan pada saya dan saya percaya Tuhan yang menyertai hidup saya karena Tuhan sendirilah yang menciptakan saya.

Demikian kesaksian saya, saya percaya dan saya ajak kita semua, ayo mari tanggapi. Inilah saatnya Tuhan melawat dan berkarya di tengah kita. Tuhan ingin pakai kita untuk melakukan perkara yang ajaib sehingga melalui hidup kita nama Tuhan semakin dimuliakan. Tuhan memberkati.

Narasumber : Danu Krismon