Titik Balik Dan Lompatan Besar

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 40:1-18

RHEMA HARI INI
Mazmur 40:6 Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.

Di ibadah raya minggu kemarin Bp. Pdt. Obaja menceritakan tentang seorang ibu yang usahanya adalah exportir online. Suatu hari ia mendapatkan pesanan sejumlah barang dari Amerika. Namun setelah ditanyakan kepada pihak produsen, ternyata produsen tersebut sudah tidak memproduksi barang yang dipesan, kalau adapun harganya sangat mahal. Kalau dulu ibu ini bisa membeli dari produsen seharga $32 dan dijual seharga $36, maka sekarang harga barangnya bisa sampai $41 dan itupun dalam kondisi barang tidak ada. Karena sudah berjanji untuk menyanggupi pesanan pihak Amerika, maka ibu ini tetap mau membeli barang yang sudah dipesan meskipun ia harus rugi karena harga barangnya naik. Tetapi pihak produsen tetap belum bisa memenuhi permintaan karena memang saat itu barangnya tidak tersedia.

Ibu ini tetap percaya bahwa Tuhan pasti menolongnya. Ia rajin datang dalam Miracle Night Service dan terus mengimani setiap firman rhema yang disampaikan. Sampai suatu hari ia browsing di internet dan tiba-tiba menemukan produsen lain yang memproduksi barang yang sedang ia cari. Ia cek dan ternyata barang yang diproduksi banyak sekali stocknya, bahkan harganya jauh dibawah harga produk dari produsen sebelumnya. Saat itulah ia baru tahu kalau kesulitan yang ia alami, yaitu tidak tersedianya barang, justru adalah kesempatan yang Tuhan berikan kepadanya untuk mengalami titik balik dalam usahanya. Kalau dulu ia hanya bisa mendapat laba yang cukup, maka di tahun mujizat besar ini Tuhan menjadikan keuntungannya 3x lipat lebih dari sebelumnya! Mujizat besar sungguh-sungguh Tuhan nyatakan dalam usahanya.
Jika Anda merindukan mujizat besar juga Tuhan nyatakan dalam hidup Anda, Anda harus terus berjalan dalam iman. Seringkali kesulitan dan tantangan justru adalah kesempatan yang Tuhan berikan supaya kita bisa mengalami lompatan besar dan titik balik dalam hidup kita. Maka, apapun yang saat ini Anda alami, jangan pernah takut. Terus pandang Tuhan yang lebih besar dari tantangan Anda, maka Anda akan melihat titik balik yang ajaib yang sudah Tuhan sediakan bagi hidup Anda.

RENUNGAN
TAHUN INI akan menjadi TITIK BALIK bagi hidup kita; kita akan menerima MUJIZAT BESAR dan mengalami LOMPATAN BESAR dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Kesulitan dan tantangan apa yang sedang Anda hadapi saat ini?
2. Bagaimana Anda menanggapi kesulitan dan tantangan tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya kesulitan dan tantangan justru bisa menjadi titik balik dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa kami bersyukur, Engkau Tuhan yang ajaib, hebat, dahsyat dan penuh kuasa. Kuasa-MU tidak terbatas dan Engkau sanggup melakukan segala perkara yang mustahil dalam hidup kami. Kami percaya kesulitan dan tantangan yang saat ini sedang kami alami, justru akan menjadi sarana untuk kami mengalami lompatan besar dan titik balik yang ajaib dalam hidup kami. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.