Tuhan Beri Begitu Saja

Shallom saya Ribka, saya ingin menceritakan kebaikan Tuhan dalam hidup saya. Tahun 2017 kemrn saya lulus kuliah, setelah saya lulus saya mulai mencari pekerjaan dan ikut jobfair dimana-mana. Ada salah satu perusahaan swasta yang bisa dibilang besar, dia juga sudah memiliki banyak anak perusahaan dan saya ingin sekali bisa bekerja di perusahaan tersebut sebut saja perushaan A. Setiap kali anak perusahaan atau bahkan dari pusatnya membuka lowongan dan kualifikasinya sesuai dengan saya pasti saya selalu apply. Saya sudah pernah mengikuti berbagai tahapan tes namun pada waktu itu semuanya tidak membuahkan hasil dan pada waktu itu saya malah diterima bekerja di salah satu bank swasta. Setelah setahun saya bekerja di bank tersebut, saya mengambil keputusan untuk resign karena alasan kesehatan. Setelah saya resign saya mulai mencoba mencari pekerjaan. Saya coba apply di banyak perusahaan dan lagi-lagi fokus saya mencari lowongan yang ada diperusahaan A dan saya sebelumnya juga sudah mempersiapkan mental kalau-kalau saya harus bekerja diluar kota. Secara logika manusia sangat tidak mungkin saya tetap di Jogja karena berdasarkan pengalaman dari beberapa teman saya mereka selalu di tempatkan diluar kota. Namun setelah saya menunggu berhari-hari tetap belum ada panggilan tes di perusahaan manapun. Saya sempat merasa sedih dan kuawatir kalau saya tidak mendapatkan pekerjaan lagi.

Waktu itu ada seleksi CPNS dan saya juga ikut mendaftar. Ditengah persiapan untuk seleksi CPNS ada teman satu pelayanan saya yang sebelumnya dia sudah bekerja di perusahaan A, dia menawarkan lowongan pekerjaan di perusahaan A itu. Kemudian besoknya saya datang untuk interview dengan supervisornya. Setelah selesai interview supervisornya berkata kalau dia cocok nanti saya diikutkan untuk tahapan tes selanjutnya dan pemberitahunnya maksimal hari Sabtu. Tepat hari Sabtu saya coba menghubungi teman saya namun kata teman saya belum ada kepastian. Kemudian di hari Selasa depannya saya coba lagi bertanya kepada teman saya dan dia berkata masih harus menunggu karna belum ada keputusan. Waktu itu saya merasa sudah hilang harapan bahkan saya merasa “Ya sudah mungkin itu bukan rejeki saya.” Saya mencoba fokus lagi untuk mempersiapkan seleksi CPNS, saya berjuang keras dan berdoa juga. Selain itu saya juga ikut Pondok Daud, namun pada saat itu motivasi saya ikut Pondok Daud agar saya bisa lolos CPNS. Ternyata setelah saya mengikuti seleksi CPNS saya tidak lolos. Lalu malam hari nya saya ikut Pondok Daud bersama dengan Pelayana Tuhan, itu pertama kali saya ikut Pondok Daud dengan tidak membawa harapan saya untuk bisa lolos CPNS. Justru pada saat itu saya bisa benar-benar fokus menyembah Tuhan. Tiba-tiba saya merasakan damai sejahtera yang sebelumnya belum pernah saya rasakan dan mulai dari malam itu kebiasaan doa saya berubah. Saya tidak lagi bersungut-sungut tapi rasanya saya sangat bersyukur punya Tuhan Yesus dalam hidup saya. Saya yakin bahwa semua aspek dalam hidup saya sudah Tuhan jaga, sudah Tuhan atur sehingga tidak ada alasan lagi untuk saya bersungut-sungut lagi kepada Tuhan. Saya juga menjadi mengerti apa maksud dari perkataan Ps. Jimmy sewaktu mengisi Pondok Daud di hari Sabtu bahwa ketika kita melakukan penyembahan fokus kita jangan sampai salah, fokus terutama kita itu Tuhan bukan malah untuk menenangkan diri kita sendiri.

Tiba-tiba teman pelayanan saya yang memberi tawaran pekerjaan di perusahaan A mengabari saya, apakah saya masih berminat dengan lowongan itu, kalau masih besoknya saya disuruh datang untuk interview dengan Head officenya. Akhirnya saya mengikuti tahapan tes yang ada dan saya dinyatakan diterima diperusahaan tersebut. Saya benar-benar heran dan kagum dengan perbuatan Tuhan, ketika saya tidak bersungut-sungut lagi. Ketika saya tidak lagi mengandalkan pemikiran saya sendiri, dengan mudahnya Tuhan membukakan jalan demi jalan bahkan dengan mudahnya Tuhan memberikan pekerjaan di perusahaan yang sangat saya inginkan. Bahkan saya tidak perlu pergi keluar kota untuk bisa bekerja di perusahaan tersebut. Puji Tuhan per tanggal 16 November saya sudah masuk kerja. Saya juga sangat bersyukur bisa bertumbuh di gereja ini dan memiliki keluarga rohani yang selalu bisa menumbuhkan harapan-harapan baru dalam hidup saya. Kks saya pernah berkata kalau Tuhan sudah sediakan perkerjaan yang terbaik bahkan yang belun pernah saya bayangkan sebelumnya dan ya itu terjadi dalam hidup saya sekarang. Yang awalnya saya anggap tidak mungkin bahkan saya sempat berpikir mungkin itu bukan berkat saya malah Tuhan beri begitu saja untuk saya.

Marilah kita tangkap setiap rhema firman Tuhan yang diajarkan di gereja kita Keluarga Allah dan setia datang beribadah di gereja, maka kita akan mengalami perkara besar, ajaib, dan lawatan Tuhan yang luar biasa.

Ribka-Komsel Victory