Sumber Kuasa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 10:17-20

RHEMA HARI INI
Lukas 10:19 Ketahuilah bahwa Aku telah memberimu kuasa untuk menginjak ular dan kalajengking, juga kuasa atas segala kekuatan musuh. Takkan ada yang menyakiti kamu.

Seorang pengasuh balita diberi kuasa oleh orang tua dari sang balita untuk mengakses banyak fasilitas yang dimiliki oleh orang tua sang balita dengan tujuan supaya sang balita senantiasa ada yang menjaga, memelihara dan mengasuh. Pengasuh balita tersebut diberi fasilitas handphone, uang untuk kebutuhan sang balita, pergi dengan mobil mewah ke tempat-tempat yang harus dikunjungi oleh sang balita misalnya tempat les renang, pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan sang balita, restoran mahal yang menunya disukai oleh sang balita, dan seterusnya. Namun apa jadinya jika pengasuh balita tersebut sudah tidak lagi menjadi pengasuh lagi? Tentu saja semua kuasa yang diberikan kepadanya akan ditarik kembali dan tidak berlaku dalam hidupnya.

Seperti itulah gambaran urapan kuasa yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Urapan kuasa itu sumbernya berasal dari Tuhan, dan Tuhan memberikannya dengan tujuan supaya dengan kuasa tersebut kita bisa menjadi saksi Tuhan untuk menyelamatkan banyak jiwa bagi kerajaan-Nya. Selama kita mengerjakan tujuan Tuhan memberikan urapan kuasa tersebut, maka urapan kuasa itu akan terus ada bahkan akan bertambah besar seiring dengan komitmen serta dedikasi kita untuk bekerja di ladang-Nya yang semakin bertambah. Namun, ketika kita tidak lagi menggunakan urapan berkuasa itu untuk mengerjakan tujuan Tuhan, maka urapan kuasa itu bisa Tuhan tarik kembali dan diberikan kepada orang lain yang mengerjakan tujuan-Nya.

Itu sebabnya sangat penting sekali bagi kita untuk mengikuti sesi ketiga dari seri kotbah “Anointing for Dominion” atau “Pengurapan Untuk Berkuasa,” dengan judul “The Origin of Dominion” atau “Sumber Kuasa.” Kita akan belajar bagaimana kita bisa menerima kuasa dan menggunakan kuasa tersebut sesuai dengan tujuannya. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Tuhan Sang SUMBER KUASA memberikan kuasa-Nya kepada kita sepaket dengan TUJUANNYA.

APLIKASI
1. Mengapa Tuhan ingin memberikan urapan kuasa dalam hidup kita?
2. Urapan kuasa seperti apa yang kita butuhkan supaya kita bisa mengerjakan tujuan Tuhan?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya urapan kuasa itu terus ada bahkan semakin bertambah dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-MU. Pakailah kami menjadi alat untuk menyatakan kemuliaan-MU; memberitakan kabar keselamatan dan membawa banyak orang datang kepada-MU. Kami rindu diperlengkapi dengan urapan berkuasa, sehingga pemberitaan kami disertai dengan kuasa dan tanda ajaib dan banyak jiwa bisa kami bawa datang kepada-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.