Sungguh-Sungguh Dalam Doa

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 13 September 2016

BACAAN HARI INI

Yakobus 5:12-20

RHEMA HARI INI

Yakobus 5:17 Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.

Saat itu hampir pukul 11 malam, ketika dua orang wanita meninggalkan sebuah pertemuan orang tua di sekolah anak-anak mereka, kira-kira 40 km dari rumah mereka. Saat itu mereka melihat tiga pemuda yang berlarian sambil tertawa-tawa, tetapi kedua wanita itu tidak menaruh curiga sedikitpun terhadap mereka. Untuk menghemat waktu, mereka mengambil jalur jalan pintas yang dulu pernah mereka lewati. Namun ternyata, setelah 40 menit melakukan perjalanan, mereka mendapati bahwa mereka tersesat! Lebih parahnya lagi, lampu-lampu besar mobil mereka mulai berkedip-kedip dan mesinnya mati. “Apakah sebaiknya kita berjalan kaki dan mencoba mencari telepon?” tanya wanita yang menyetir. “Marilah kita berdoa dulu,” saran wanita yang satunya. Mereka berdoa bersama dengan bersungguh-sungguh, “Tuhan, tuntunlah kami pada pertolongan-Mu.” Mereka berjalan ke persimpangan dan melihat cahaya lampu di kejauhan yang ternyata berasal dari sebuah rumah sederhana. Ketika seorang pria menjawab ketukan mereka di pintu, mereka menceritakan masalah mereka kepadanya. Ia berkata, “Wow, kebetulan saya adalah seorang montir! Saya akan coba lihat mobil Anda.” Saat ia memeriksa mobil mereka, ia berkata, “Ada orang iseng yang menukar baterai mobil Anda dengan baterai mobil golf. Ini mungkin kedengaran aneh untuk Anda, tetapi hari ini kebetulan saya membawa pulang sebuah baterai baru dari bengkel saya di kota. Saya akan memasangkannya untuk Anda bila Anda mau.” Tak lama kemudian, mobil itu sudah selesai diperbaiki. Tidak hanya sampai disitu saja, Tuhan masih punya satu kejutan lagi, ternyata teman-teman yang mengunjungi sang montir itu berasal dari kota mereka dan tamu-tamu itu hendak pulang, sehingga kedua wanita tersebut bisa pulang bersama mereka.

Elia berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh, sebab Elia menyadari tidak ada kemungkinan lain yang dia bisa harapkan dengan permintaannya yang luar biasa, menghentikan hujan dalam waktu tiga setengah tahun. Memang, hanya pemilik dan pengatur bumi saja yang bisa melakukan itu semua. Doa Elia yang sungguh-sungguh mendatangkan kekuatan dan kuasa Allah yang tidak terbatas, Tuhan mengabulkan permintaan yang ‘super’ itu. Kebutuhan kedua wanita yang tersesat itu adalah minta pertolongan dari Tuhan, dan saat mereka berdoa dengan sungguh-sungguh, bukan hanya mobilnya selesai diperbaiki, bahkan mereka pun bisa pulang ke kota mereka dengan mudah, Tuhan menolong lebih dari apa yang mereka minta.

Demikianlah semestinya setiap doa dan permintaan kita pada Tuhan, lakukan dengan sungguh-sungguh. Allah kita adalah Allah yang peduli, tidak ada permintaan kita yang disepelekan Tuhan, sekecil apapun di pemandangan manusia, asal kita doakan dengan sungguh-sungguh, Tuhan pasti dengar dan menjawab doa kita. Lebih dari itu, kesungguhan hati kita dalam berdoa, menarik hati Tuhan, dan Tuhan akan memperlengkapi kita lebih lagi untuk mengerjakan perkara-perkara besar, Amin.

RENUNGAN

BERSUNGGUH-SUNGGUH BERDOA akan mendatangkan KEKUATAN, PENGURAPAN DAN KUASA yang sangat dahsyat.

APLIKASI

  1. Ujilah, bagaimana dengan doa Anda selama ini?
  2. Sudahkah melalui doa tersebut pengurapan, kekuatan dan kuasa termanifestasi dalam kehidupan Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa ajarkan kepada kami Roh Doa yang sungguh-sungguh agar melalui doa kami mendatangkan KEKUATAN, PENGURAPAN DAN KUASA yang sangat dahsyat. Dalam nama Tuhan Yesus, kami sudah berdoa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Keluaran 28-29