Supaya Kita Mengenal Tuhan Dan Kuasa-Nya

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Bilangan 24:15-17

RHEMA HARI INI
Bilangan 24:15-16 Lalu diucapkannyalah sanjaknya, katanya: “Tutur kata Bileam bin Beor, tutur kata orang yang terbuka matanya; tutur kata orang yang mendengar firman Allah, dan yang beroleh pengenalan akan Yang Mahatinggi, yang melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa, sambil rebah, namun dengan mata tersingkap.

Selama berminggu-minggu, Susie yang berumur delapan tahun menanti-nantikan perjalanan memancing bersama ayahnya. Namun ketika hari itu tiba, hujan deras turun. Susie mondar-mandir di dalam rumah dan menggerutu sambil memandang ke luar jendela, “Sepertinya Tuhan tidak beranggapan lebih baik hujan turun kemarin daripada hari ini.” Ayahnya berusaha menjelaskan bahwa hujan sangat dibutuhkan para petani dan tukang kebun. Namun Susie hanya menjawab, “Pokoknya tidak adil!” Sekitar pukul tiga, hujan berhenti. Masih ada kesempatan untuk memancing. Ayah dan anak itu bergegas pergi ke danau. Tak disangka, karena hujan badai itu, mereka memperoleh sangat banyak ikan dalam waktu singkat. Mereka pun kembali dengan satu ember besar ikan. Saat santap malam, Susie diminta untuk berdoa. Ia mengucap syukur dan mengakhiri doanya dengan kalimat, “Tuhan, kalau tadi aku marah-marah, itu karena aku tidak dapat melihat apa yang Tuhan sudah siapkan buat kami.”

Ketika badai menghantam hidup dan kesehatan kita, seringnya kita takut, cemas, dan pada akhirnya menggerutu, bahkan tidak sedikit yang menyalahkan Tuhan. Kalau itu yang terjadi, kita tidak berbeda jauh dengan Susie. Namun ayahnya tahu bahwa hujan bisa berarti berkat. Bahkan pada akhirnya, Susie pun menyadari, bahwa dengan hujan itu, Tuhan ingin memberkati Susie dengan ikan yang lebih banyak dan lebih mudah ditangkapnya.
Kita bukan lagi anak kecil, segala perkara yang diizinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita, Dia selalu punya rencana dan maksud yang indah dalamnya. Jangan berburuk sangka, tetap percaya pada janji-Nya. Lewat masalah yang ada, Tuhan ingin kita mengenalnya lebih dekat lagi, mengenal Tuhan dan kuasa kebangkitan-Nya, sehingga kita bisa memperoleh mujizat besar kesembuhan kita. Berdoalah minta pimpinan Tuhan, supaya mata rohani kita dicelikkan, dan kita akan melihat pelangi kasih-Nya itu di balik setiap badai permasalahan kita.

RENUNGAN
Untuk MENGENAL TUHAN kita dan KUASA-NYA, MATA ROH kita harus DICELIKKAN terlebih dahulu.

APLIKASI
1. Apa yang dimaksud degan mata roh yang dicelikkan?
2. Mengapa mata roh kita perlu dicelikkan Tuhan? Dalam hal apa mata roh Anda perlu dicelikkan?
3. Bagaimana Anda dapat membiarkan Tuhan mencelikkan mata roh Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, celikkanlah mata roh kami. Kami ingin semakin mengenal Engkau dan kuasa kebangkitan-Mu, agar kami bisa mengalami kuasa itu dalam hidup kami, dan bahkan melalui kami, nama-Mu bisa dipermuliakan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.