Taat Menghasilkan Mujizat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yosua 1:1-18

RHEMA HARI INI
Yosua 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

Juniar adalah sarjana yang baru saja lulus bulan ini. Sebagai pemuda yang berbakat, ia ingin sekali bisa bekerja di kota besar seperti yang ia impikan dari SMA. Namun ia masih belum memastikan akan bekerja dimana. Salah satu kota yang ada dibenaknya adalah Jakarta. Saat itu ia segera membuat Curriculum Vitae dan mengumpulkan ijazahnya serta mengirim ke beberapa perusahaan ternama di Jakarta.

Selagi menunggu dipanggil, Juniar lebih aktif di keluarga dan pelayanan. Ia berpikir akan memberikan yang terbaik sebelum pergi ke Jakarta. Namun ketika ia berdoa, ia mendapatkan rhema dari Tuhan untuk bisa mengobarkan kembali api Roh Kudus diantara teman-teman di kotanya yang sudah mulai padam dan undur. Itu adalah perintah dari Tuhan yang tentu saja berlawanan dengan keinginannya. Suatu hari, ia menerima kabar bahwa ia diterima di salah satu perusahaan makanan swasta di Jakarta dan gaji yang diberikan juga cukup besar. Hal itu tentu membuat Juniar menjadi goyah lagi. Namun ia terus memperkatakan rhema yang ia dapatkan dari Tuhan untuk terus melayani Tuhan di kotanya.

Akhirnya ia memutuskan untuk tetap tinggal dan melayani Tuhan di kotanya. Ia yakin bahwa ketika ia taat terhadap apa yang diperintahkan Tuhan maka akan ada terobosan dalam hidupnya. Suatu hari ia mendapatkan telepon dari salah satu seorang yang terberkati dari kesaksiannya, yaitu pak Tono. Mujizat Tuhan terjadi, ia terpilih menjadi manajer di perusahaan milik pak Tono dan mendapatkan penghasilan jauh lebih tinggi dari gaji yang ditawarkan perusahaan makanan di Jakarta. Inilah upah dari ketaatan. Taat selalu akan menghasilkan mujizat. Kita harus belajar taat seperti apa yang dialami Juniar, supaya kita juga bisa mengalami mujizat Tuhan yang besar. Kita harus menyadari bahwa tidak semua yang kita inginkan itu sesuai dengan kehendak Tuhan. Namun pilihan yang terbaik yang bisa kita buat adalah taat terhadap kehendak-Nya.

RENUNGAN
KETAATAN kita terhadap rhema Tuhan MENDATANGKAN MUJIZAT dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Seberapa besarkah tingkat ketaatan Anda terhadap rhema firman Tuhan yang sudah diberikan saat ini?
2. Apa tantangan Anda saat menjalani ketaatan terhadap rhema firman Tuhan tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda jalani untuk bisa terus berjalan sesuai perintah Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Bapa, terima kasih atas rhema yang sudah Kau berikan kepada setiap kami. Kami mau taat terhadap setiap perintah yang Kau berikan dalam hidup kami, meskipun itu tidak sesuai dengan yang kami ingini. Bimbing setiap jalan kami ya Bapa, supaya kami bisa berjalan mantap dan tidak bimbang menuju mujizat yang telah Kau sediakan di kehidupan kami. Terima kasih Bapa, dalam nama Yesus kami telah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.