Taat Sampai Selesai

Renungan Keluarga Allah
Sabtu, 27 Agustus 2016

BACAAN HARI INI

Filipi 2:1-11

RHEMA HARI INI

Filipi 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Masih ingatkah Anda dengan sebuah acara televisi yang berjudul “Fear Factor,” dimana pesertanya diminta melakukan hal-hal ekstrim yang memerlukan keberanian ekstra. Ada beberapa babak yang harus dilalui oleh semua peserta dengan hadiah yang sangat menarik, sehingga orang-orang yang mengikuti acara tersebut terpacu untuk mengalahkan rasa takut mereka demi sebuah kemenangan. Jika di tengah jalan ada yang menyerah, otomatis orang tersebut akan gugur dan kehilangan kesempatan untuk memenangkan hadiah yang besar itu. Entah peserta itu mengundurkan diri di babak pertama, atau di babak kedua atau babak terakhir, tidak akan menentukan apa-apa selain gugur, tereliminasi dan gagal mendapatkan hadiah. Bayangkan jika di babak akhir atau di babak pertengahan ada yang menyerah, betapa perjuangan yang sudah dilakukan sampai di titik itu akan menjadi sia-sia dan tidak berarti apa-apa. Seandainya bertahan sedikit lagi, menguatkan hati sedikit lagi, masih ada kemungkinan orang itu bisa menjadi pemenang. Tapi keputusan untuk mundur dan berhenti telah membuat orang itu kehilangan kesempatan untuk menang!

Pernahkah Anda berfikir bahwa begitu juga dengan perjalanan Anda dalam mentaati apa yang Tuhan ingin Anda lakukan saat ini? Mungkin keadaan bertambah berat karena Anda memutuskan untuk taat. Atau mungkin Anda terjatuh di tengah jalan yang membuat Anda ingin menyerah saja. Keadaan tidak berubah, masih sama saja tidak ada jawaban doa, padahal Anda sudah belajar mati-matian untuk taat. Anda sudah berdoa, tapi keluarga tetap belum berubah. Anda sudah melayani dengan sepenuh hati, masih saja tetap dipersalahkan. Atau Anda sudah menabur, menabur dan menabur, tapi tuaian tidak juga nampak. Jika hal itu terjadi, ketahuilah bahwa Anda harus menguatkan hati sampai kemenangan itu terjadi. Keputusan Anda di awal untuk taat melakukan apa yang Tuhan kehendaki itu sudah benar. Dan jika ditengah jalan Anda menyerah, ingatlah perjuangan Anda sampai sejauh ini. Hal itu akan menjadi sia-sia dan tidak ada artinya. Karena itu, tetaplah melakukan yang terbaik, tetaplah tekun menabur, tetaplah setia melayani, tetaplah berdoa dan berseru kepada Tuhan. Tetaplah mengampuni, tetaplah mengikuti apa kata Tuhan, maka perjuangan Anda akan berakhir di sebuah ‘tempat’ yang bernama kemenangan.

Saul mengawali dengan baik, tetapi mengakhiri dengan kekalahan. Salomo mengawali dengan sangat baik, tetapi berakhir dengan kekalahan. Petrus sempat jatuh ditengah jalan, namun berhasil bangkit dan menyelesaikan sampai akhir. Awal yang baik itu baik, tapi belum menentukan apa-apa. Tetapi akhir yang baik, itulah yang disebut kemenangan, karena ada ketaatan menyelesaikan apa yang Tuhan kehendaki dan perintahkan sampai tuntas!

RENUNGAN

Ketaatan sejati adalah komit melakukan yang Tuhan perintahkan SAMPAI SELESAI.

APLIKASI

  1. Adakah saat ini yang membuat Anda ingin menyerah? Perhemaan apakah yang Anda dapatkan dari renungan di atas?
  2. Tuliskan komitmen Anda untuk terus melakukan apa yang Tuhan ingin Anda lakukan sampai selesai!

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan, aku membutuhkan kekuatan-Mu untuk tetap berdiri tegak, melangkah dan berjuang, supaya aku bisa menyelesaikan segala yang Engkau percayakan kepadaku untuk aku lakukan. Berikan aku keberanian untuk taat dan memenangkan semua tantangan yang ada. Di dalam nama Tuhan Yesus, Amin!

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kejadian 30-31