Tabur Tuai

RHEMA HARI INI
Kejadian 8:22 “Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”

Ada dua orang India sedang mengarungi badai salju di pegunungan Himalaya. Mereka berjalan dengan susah payah karena udara yang sangat dingin terasa sampai ke sumsum tulang dan terpaan angin dingin juga menambah beratnya perjalanan mereka. Ditengah perjalanan, tiba-tiba mereka bertemu dengan seorang laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan. Karena kasihan melihat keadaan orang itu, orang India yang pertama berkata kepada temannya, “Orang ini masih hidup. Kasihan sekali kalau dia dibiarkan tergeletak di sini, dia pasti akan meninggal, mari kita tolong dia.” Tapi temannya menjawab, “Bagaimana kita bisa menolongnya kalau membawa diri sendiri saja sudah sangat susah di tengah badai seperti ini. Kalau kau ingin membawanya, silahkan, tapi aku tidak akan menolongmu.” Maka orang yang pertama dengan sangat susah payah memanggul tubuh orang yang tak berdaya itu sedangkan temannya lebih dulu melanjutkan perjalanan sendirian. Orang India yang pertama memang pada awalnya merasa perjalannya sangat berat karena beratnya tubuh orang yang dipanggulnya itu, tapi lama kelamaan ia tidak terlalu merasa kedinginan lagi karena kehangatan tubuh orang yang dipanggulnya itu juga menjalar ke tubuhnya, maka ia terus berjalan dengan pelan-pelan. Kemudian di tepi perjalanan, dia melihat satu orang lagi yang tergeletak di tengah jalan, ketika ia memperhatikan lebih dekat orang itu sudah meninggal dunia dan dia adalah teman seperjalanannya tadi. Jadi karena tidak tahan terhadap cuaca yang sangat dingin itu, temannya itu akhirnya meninggal dunia karena kedinginan, sedangkan ia tertolong oleh panas tubuh orang yang ditolongnya itu.

Ada siklus yang konsisten pasti terjadi terus-menerus; Siklus siang malam, siklus kemarau hujan, siklus panas dingin, dan SIKLUS MENABUR MENUAI. Tuhan adalah Tuhan, dan Dia tentu dapat melakukan hal-hal yang luar biasa, diluar dari kebiasaan. Tetapi Dia juga bekerja sesuai dengan hukum dan prinsip-prinsip yang telah Dia tetapkan untuk berjalan di bumi. Salah satu hukum tersebut adalah hukum menabur dan menuai.Dalam kisah diatas orang yang mau menabur dengan cara menolong orang lain masih bisa hidup namun orang yang tidak mau menabur meninggal. Disini dapat dilihat bahwa hukum tabur tuai itu tetap berlaku dan memang akan terjadi didalam diri kita. Ketika kita menabur yang baik, maka ketika menantikan hasilnya, ada suatu proses yang akan membuat buah yang dihasilkan akan sangat baik. Proses yang terjadi didalam menantikan hasil kebaikan itu dapat berupa fitnah, iri hati, kedengkian, kemarahan dan lain sebagainya dari orang lain. Disinilah umat Tuhan akan dibentuk karakternya menjadi lebih baik lagi untuk lebih sabar, penuh kasih, memiliki ketabahan, tidak sombong, murah hati dan lain sebagainya. Salah satu rahasia mengalami METAMORFOSIS menjadi anak-anak Tuhan yang BERKEMENANGAN adalah bergerak dalam siklus TABUR TUAI.(ABU)

RENUNGAN
Salah satu rahasia mengalami METAMORFOSIS menjadi anak-anak Tuhan yang BERKEMENANGAN adalah bergerak dalam siklus TABUR TUAI.

APLIKASI
1. Sudahkah anda melakukan siklus TABURTUAI ini, uji diri ?
2. Apa tujuan anda saat menabur ?

DOA UNTUK HARI INI
Mengalami metamor fosis adalah kerinduan setiap kami ya Bapa, hari ini kami tahu apa kunci mengalami hal itu dan kami mau lakukan dengan sepenuh hati. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Keluaran Pasal 4-6
Matius Pasal 14 ayat 22-36