TABURAN YANG MENGGETARKAN HATI TUHAN

RHEMA HARI INI

Mazmur 126:5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

Sejak SMP Anna sudah menjadi pelayan Tuhan di gerejanya. Saat ini Anna sudah bekerja. Sejak pertama bekerja Anna sudah mulai belajar untuk taat menabur. Saat menerima gaji pertama, Anna memberikan semuanya sebagai persembahan sulung. Persepuluhan pun dilakukan Anna setiap bulannya. Yang Anna rasakan, Tuhan memberkatinya dalam setiap apa yang ia kerjakan. Tetapi lama kelamaan, semua berkat dan ketaatannya mengembalikan persepuluhan, menjadi sesuatu yang biasa bagi Anna. Rasanya sudah seperti sebuah rutinitas saja layaknya. Suatu ketika, rumah orang tua Anna mengalami kerusakan dan harus segera diperbaiki dengan biaya yang cukup besar. Tabungan Anna tidak bisa menutup semua biaya. Padahal jika perbaikan di tunda, bisa fatal akibatnya karena rumah itu bisa roboh sewaktu-waktu.

Anna hanya bisa datang pada Tuhan dan bercerita tentang kondisinya. Tak disangka, Anna justru merasa Tuhan memintanya untuk mempersembahkan seluruh tabungannya bagi proyek pembangunan gedung gerejanya. Walau awalnya bimbang dan tidak mengerti maksud Tuhan, Anna akhirnya memutuskan untuk taat. Dalam hati Anna menangis dan berseru pada Tuhan, ”Hanya ini yang aku punya ya Tuhan, jadilah sesuai dengan rencanaMu.” Beberapa hari kemudian Anna dipanggil oleh atasannya. Diberitahukan kepada Anna, bahwa ia menerima bonus dari perusahaan sebagai karyawan yang loyal dan berprestasi. Jumlahnya lebih dari cukup untuk biaya perbaikan rumah orang tuanya. Tak terkira senangnya hati Anna dan tak berhenti ucapan syukur keluar dari mulutnya, atas kebaikan Tuhan yang diterimanya.

Menabur dalam situasi normal atau berkelimpahan, bukanlah sesuatu yang sukar jika kita telah terbiasa melakukannya. Tetapi di saat seperti sekarang ini, bagi sebagian orang, menabur adalah sebuah hal yang memberatkan. Bagaimana tidak, jika untuk biaya sehari-hari saja sudah pusing memikirkannya. Tetapi ingatlah senantiasa janji Tuhan, barangsiapa menabur dengan mencucurkan air mata, ia pasti akan menuai dengan bersorak sorai. Tuhan kita bukan Allah yang kejam, yang ingin memeras tanpa mau tahu keadaan kita. Justru sebaliknya, Tuhan sangat rindu melimpahkan berkat dan kekuatan-Nya. Melalui taburan terkuat yang kita bisa berikan, Kekuatan Tuhan yang melimpah akan tercurah dan menjadikan kita lebih kuat dari sebelumnya dalam setiap aspek kehidupan kita.

RENUNGAN

Sudah menjadi janji Tuhan bahwa yang MENABUR dengan mencucurkan air mata pasti juga akan MENUAI dengan BERSORAK-SORAI.

APLIKASI

1. Apa pendapat Anda tentang menabur?
2. Pernahkah Anda menabur sambil mencucurkan air mata? Dalam situasi seperti apakah Anda saat itu?
3. Tuaian apa yang Anda dapatkan sesudahnya?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang baik, terimakasih telah membuka pikiran kami untuk bisa terus menabur dalam masa-masa sulit. Kami percaya akan setiap janji-Mu. Berilah kami benih untuk bisa kami taburkan untuk pekerjaan dan kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!