Tanda Orang Yang Sungguh-Sungguh Mengasihi Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Mazmur 119:93-106

RHEMA HARI INI
Mazmur 119:97 Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.

Hari itu sekolah Cio pulang satu jam lebih awal, tetapi ia lupa memberi tahu Mama. Teman-teman Cio pun mengajaknya main ke mall dekat sekolah. Sebenarnya ia ingin sekali ikut, tetapi ia teringat pesan mamanya agar tidak keluyuran dan tetap menunggu di sekolah bila mama belum menjemputnya. Ia teringat betapa bingung mamanya saat ia pergi main ke rumah temannya terakhir kali sekolah selesai lebih awal. Ia tidak tega mengingat wajah mamanya tercinta yang hampir menangis dan cemas mencarinya waktu itu. Akhirnya, Cio memutuskan menunggu di sekolah. Ketika Mama menjemputnya, ia bercerita bahwa tadi sebenarnya ia ingin ikut teman-temannya ke mall dan membeli es serut kesukaannya. Mamanya tersenyum dan memeluknya. Tak disangka, mamanya mengajak Cio mampir ke toko kue dan membelikannya es krim cokelat yang besar, juga kue kering favoritnya.

Orang yang sungguh-sungguh mencintai pasti memperhatikan, mematuhi, dan selalu mengingat apa yang disukai dan tidak disukai orang yang dicintainya. Bila kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan Yesus, kita pasti juga mengasihi firman-Nya. Sebab hanya lewat firmanlah kita bisa bergaul, lebih mengenal, dan mengerti kehendak-Nya. Tak heran Daud yang begitu mencintai Tuhan suka merenungkan firman siang dan malam. Bagi Daud, firman bukan hanya sebuah tulisan, tetapi sebuah pribadi yang hidup. Tuhan sendiri berfiman “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” (Yoh. 14:15)

Bagi Tuhan, cinta adalah sebuah kesetiaan. Setia pada perintah dan larangan-Nya. Barangsiapa mengasihi Tuhan dan setia pada firman-Nya, ia akan menuai kebijaksanaan, akal budi, pengertian, pengajaran, dan tentu saja kasih karunia dari Tuhan. Ya, Tuhan tidak segan-segan melimpahi semua orang yang mengasihinya dengan berkat dan semua kebaikan. Apa pun yang kita kerjakan, Tuhan sendiri yang akan mengajar kita dengan hikmat-Nya. Kondisi sesulit apa pun yang kita hadapi saat ini, bukanlah halangan bagi Tuhan untuk memberi kita mujizat keuangan yang besar. Semua tergantung seberapa besar kita mengasihi Tuhan dan firman-Nya. (PF)

RENUNGAN
Orang yang MENGASIHI TUHAN dengan segenap hati, pasti juga MENGASIHI FIRMAN-NYA dengan sungguh-sungguh.

APLIKASI
1. Apa arti firman Tuhan bagi Anda?
2. Adakah perbedaan yang dibawa firman Tuhan dalam hidup Anda? Sebutkan.
3. Apa bukti dalam tindakan nyata bahwa Anda mengasihi Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah berkenan membuka diri-Mu kepada kami melalui firman-Mu. Firman-Mu itu pelita bagi kaki kami dan terang bagi jalan kami. Kau tunjukkan jalan-jalan yang benar bagi kami yang mengasihi-Mu. Betapa kami sangat mengasihi firman-Mu yang memberi kekuatan dan penghiburan pada kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.