Tanggung Jawab Kita Adalah Orang Terdekat

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Yohanes 3:11-24

RHEMA HARI INI
1 Yohanes 3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

Berikut kesaksian salah satu pelayan Tuhan gereja kita di Keluarga Allah Jogja. Keluarga besar suaminya berlatar belakang pemeluk aliran kepercayaan yang masih sangat kuat. Suatu saat salah satu pamannya secara mendadak jatuh sakit parah hingga harus dirawat di ruang ICU. Saat ia datang menjenguk, keluarga memohon untuk didoakan. Setelah doa dinaikkan, secara ajaib kuasa Roh Kudus bekerja menjamah pamannya dan saat itu juga ia menerima Yesus sebagai juru selamat. Keesokan harinya, keluarga mengabarkan bahwa pamannya sudah meninggal dengan tenang dan sebelum meninggal ia berpesan pada istrinya untuk dimakamkan secara kristen dan meminta supaya keponakannya tersebut berkotbah di upacara kematiannya. Arus Ilahi berhembus secara luar biasa, saat upacara pemakaman dilangsungkan banyak diantara keluarga besarnya yang dijamah Tuhan melalui pemberitaan firman yang disampaikan. Satu orang bertobat, seisi keluarga diselamatkan!

Orang-orang terdekat kita adalah tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada kita. Kitalah yang harus mendoakan mereka, memperjuangkan mereka, bersaksi tentang Yesus kepada mereka, mengajak mereka ke gereja, mengajak mereka terima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Hubungan yang kita miliki dengan merekalah yang akan dipakai oleh Tuhan sebagai open door untuk menyelamatkan mereka.

Itu sebabnya kalau kita ingin keluarga dan teman-teman kita diselamatkan, bangunlah hubungan yang baik dengan mereka, biarkan mereka melihat perubahan hidup Anda sejak Anda sungguh-sungguh hidup di dalam Tuhan. Jadilah terang dan garam dunia di rumah Anda, jadilah berkat bagi mereka, pedulilah kepada mereka. Kalau kita lakukan itu dengan kasih yang tulus dan konsisten, maka percayalah Roh Kudus pasti bekerja, pintu hati mereka akan terbuka, dan satu per satu dari mereka akan dijamah hatinya, mau mendengarkan, mau ke gereja, mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Bahkan mereka sendiri mengalami Tuhan secara pribadi, mengalami hadiratNya, keselamatanNya, kebaikanNya, pertolongannya. Jadi 1 orang diselamatkan, seisi keluarganya juga diselamatkan.

RENUNGAN
Beritakanlah Injil kepada ORANG-ORANG TERDEKAT kita, karena mereka adalah TANGGUNG JAWAB kita dari Tuhan.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda membangun hubungan yang baik dengan sekeliling Anda?
2. Adakah nama orang di sekeliling Anda yang Tuhan taruh di hati untuk Anda doakan?
3. Sudahkah Anda perjuangkan dan doakan yang terbaik atas keselematan orang tersebut?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, urapi kami dengan roh belas kasihan dan hikmat supaya kami bisa membawa jiwa-jiwa di sekeliling kami menerima anugerah keselematan yang Engkau sediakan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.