Tidak Berani Melangkah Kehilangan Anugerah

RHEMA HARI INI
Matius 14:31 “Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun – ditutup karena berbahaya – jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian semua orang takjub karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur. Si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. Sementara si petani dan tetangga-tetangganya terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga mengguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri.

Dalam kisah di atas apabila keledai tidak mau mengguncang-guncangkan badannya maka keledai tidak akan bisa keluar dari sumur dan mungkin bisa mati. Demikian juga dengan kita. Ketika kita tidak berani melangkah dengan iman kita, kita malah bisa kehilangan sesuatu yang lebih besar. Kebimbangan seringkali menghampiri kita, dan itu seringkali menghambat pekerjaan Tuhan berlaku atas kita. Yesus mengajarkan, ketika kita meminta, memintalah dengan iman. Maka dari itu, kita perlu melangkah dengan iman. Percayalah akan kuasa Tuhan yang memungkinkan sesuatu yang mustahil sekalipun untuk terjadi. Kalau kita selalu maju mundur dan tidak mempunyai keberanian untuk melangkah dengan iman, maka kita tidak akan pernah melihat mujizat dan tanda ajaib menyertai kita. Jangan sampai gara-gara TIDAK BERANI MELANGKAH dengan iman, kita BUKANNYA BISA MEMPERTAHANKAN sesuatu, tetapi malah KEHILANGAN ANUGERAH yang jauh lebih besar. Tyhan Yesus memberkati.(ABU)

RENUNGAN
Jangan sampai gara-gara TIDAK BERANI MELANGKAH dengan iman, kita BUKANNYA BISA MEMPERTAHANKAN sesuatu, tetapi malah KEHILANGAN ANUGERAH yang jauh lebih besar.

APLIKASI
1. Ketika anda mempetahankan sesuatu, tapi malah anda kehilangan hal yang besar. Apa yang anda rasakan ?
2. Komitmen apa yang akan anda lakukan agar hal itu tidak terulang atau terjadi dalam hidup anda berkaitan dengan renungan hari ini ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa ampuni kami karena seringkali kami tidak berani melangkah dengan iman. Bimbing kami ya Tuhan untuk berani melangkah karena didalam Engkau ada anugerah yang lebih besar. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Keluaran Pasal 25-26
Matius Pasal 20 ayat 17-34