Tidak Bisa Tetap Kalah

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Hakim-hakim 15:1-20

RHEMA HARI INI
Hakim-hakim 15:14 Setelah ia sampai ke Lehi dan orang-orang Filistin mendatangi dia dengan bersorak-sorak, maka berkuasalah Roh Tuhan atas dia dan tali-tali pada tangannya menjadi seperti batang rami yang telah habis dimakan api dan segala pengikatnya hancur tanggal dari tangannya. ‬‬

Pearl Harbor, sebuah film layar lebar yang dirilis pada tahun 2001, mengisahkan dua orang serdadu yang tergabung dalam ketentaraan Amerika yang harus berperang melawan serangan bangsa Jepang paad tahun 1941. Satu adegan yang paling menginspirasi di film tersebut adalah momen disaat Presiden Amerika, Franklin Delano Roosevelt, memimpin rapat yang dihadiri oleh para perwira dan pejabat tinggi Amerika Serikat setelah serangan besar-besaran yang dilakukan oleh serdadu Jepang. Saat iu semua merasa terpukul sebab serangan tersebut telah menewaskan 2400 orang, 1200 orang luka-luka, merusakkan delapan battleship, tiga cruiser, tiga destroyer, satu kapal perang anti-pesawat, dan 188 pesawat angkatan udara. Sang presiden yang saat itu sedang menderita kelumpuhan dan harus memakai kursi roda, tiba-tiba bangkit berdiri dan memberikan pidato dengan penuh semangat untuk membangkitkan semua yang hadir, sehingga pada akhirnya mereka semua bangkit dari kekalahan tersebut dan bisa mengalahkan Jepang di dalam Perang Dunia kedua.

Bersama Roh Kudus, kita tidak bisa tetap kalah. Kalau orang dunia saja, dalam kekalahan dan keterpurukan yang amat sangat, bisa kembali bangkit berjuang dan mengalami kemenangan, apalagi kita yang memiliki Roh Kudus di dalam diri kita! Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri, yaitu Roh yang penuh kuasa, dan Roh yang tidak terbatas. Itu sebabnya tidak ada kegagalan yang terlalu besar, tidak ada kejatuhan yang terlalu dalam, tidak ada keterpurukan yang terlalu parah untuk tidak bisa Ia bangkitkan kembali.

Apapun yang menjadi pergumulan Anda saat ini, percayalah bahwa Roh Kudus sanggup mengubahkan keadaan Anda. Anda tidak pernah ditetapkan Tuhan untuk terus hidup dalam kekalahan dan kegagalan. Rancangan-Nya adalah supaya kita menjadi pemenang bahkan lebih dari pemenang. Itu sebabnya bangunlah hubungan yang intim dengan Roh Kudus, andalkanlah kekuatan-Nya senantiasa, maka kita akan dibuatkan berhasil dalam segala sesuatu yang kita kerjakan.

RENUNGAN
Bersama Roh Kudus, kita TIDAK BISA TETAP KALAH.

APLIKASI
1. “Kekalahan” apakah yang saat ini Anda alami?
2. Apa respon/reaksi Anda terhadap “kekalahan” tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Roh Kudus bisa menolong Anda bangkit dari kekalahan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Allah Roh Kudus, kami bersyukur sebab Engkau Tuhan yang selalu memberikan kekuatan serta kemenangan di dalam hidup kami. Seberapapun kekalahan dan kegagalan yang kami alami saat ini, kami percaya Engkau sanggup untuk membangkitkan kami kembali. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.