Tidur Yang Cukup Itu Baik

Renungan Keluarga Allah
Jumat, 24 Maret 2017

BACAAN HARI INI

Mazmur 127:1-5

RHEMA HARI INI

Mazmur 127:2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah–sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Semua makhluk hidup membutuhkan tidur. Termasuk manusia. Tidur adalah bagian dari ritme tubuh. Saat kita tidur, tubuh kita memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, dan juga membuat sel-sel yang baru. Kesehatan sel-sel tubuh kita ini bukan saja mempengaruhi fisik atau penampilan luar kita, tetapi juga mempengaruhi sistem saraf, kelenjar dan otak kita. Yang berhubungan dengan kesehatan pikiran dan mood hati kita. Jadi saat kita tidur, tubuh kita memperbarui diri, yang berpengaruh pada kesehatan pikiran dan emosi hati kita.

Hal ini bisa kita buktikan melalui kisah nabi Elia (1 Raj. 18:16-19:9). Elia membutuhkan istirahat setelah pembuktian siapakah Allah yang benar di gunung Karmel, di hadapan seluruh Israel. Karena kelelahan, Elia menjadi takut oleh ancaman Izebel dan melarikan diri dari Yizreel ke Bersyeba, yang berjarak tempuh sekitar 160 km. Saking kelelahan dan ketakutannya, Elia tak lagi dapat berpikir secara jernih dan bahkan berdoa supaya ia mati saja. Lalu Elia pun tertidur. Di sinilah proses pemulihan mulai terjadi. Setelah beberapa lama, seorang malaikat membangunkannya dan menyuruh Elia untuk makan roti dan minum air. Elia tidur, makan roti dan minum air yang disediakan oleh Tuhan Allah melalui malaikat-Nya sampai dua kali. Kemudian barulah Elia dapat meneruskan perjalanan ke gunung Allah di Horeb.

Kisah di atas mencerminkan keadaan diri manusia. Manusia terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh, sehingga keadaan ketiganya mempengaruhi satu sama lain. Fisik Elia yang lelah mempengaruhi kondisi pikiran dan jiwanya. Pikiran dan jiwa Elia yang ketakutan membuat roh Elia menjadi lemah. Sedangkan roh yang lemah tidak mampu untuk melihat kebesaran dan kekuasaan Allah. Itulah sebabnya sangat dianjurkan untuk tidur yang cukup setelah seharian bekerja. Meski kita butuh memperjuangkan hidup kita, tetapi janganlah terlalu lelah bekerja. Sebab Tuhan Allah telah menyediakan segala kebutuhan kita. Marilah kita kelola waktu tidur kita dengan lebih bijaksana sehingga tubuh, pikiran dan roh kita mengalami manfaatnya.

RENUNGAN

Tidur bukan hanya bermanfaat untuk KESEHATAN TUBUH kita tetapi juga meningkatkan KESEHATAN PIKIRAN dan MOOD HATI kita.

APLIKASI

  1. Apakah yang Anda rasakan sesudah bangun tidur, setelah seharian sebelumnya lelah bekerja?
  2. Bukankah tidur nyenyak adalah pemberian Tuhan Allah yang patut kita syukuri? Menurut Anda mengapa demikian?
  3. Maukah Anda membiasakan tidur yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda dan melihat hasilnya setelah 2 minggu? Bagikan dengan kelompok sel Saudara!

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang baik, terima kasih atas tubuh, jiwa dan roh yang Engkau berikan untuk kami. Bapa, ajari kami untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola tidur kami. Kami mau hidup seturut dengan kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Yeremia 38-40
Mazmur 74, 79