Tingkatkan Level Percaya Dan Taat

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 2:1-12

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 2:1-2 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

Keputusan Lena untuk melayani di pondok Daud membuat teman-temannya tidak habis pikir. Lena adalah orang tua tunggal yang harus bekerja mati-matian untuk ke 2 anaknya. Lena membuat berbagai kerajinan di rumahnya untuk dijual di toko souvenir pernikahan, tak jarang Lena harus bekerja sampai larut malam saat banyak pesanan. Bagi Lena, waktu adalah uang. “Bagaimana kamu nanti mengatur waktumu Len, bukankah kamu harus bekerja? Siapa nanti yang akan menjaga anak-anak? Bukankah si kecil Tony sering jatuh sakit?” Berondongan pertanyaan dari teman-temannya memang membuat Lena sempat bimbang. Tapi ia membulatkan hatinya dan tetap melayani.

Dalam satu ibadah, bapak Gembala mengajak para jemaat untuk mengambil langkah melayani, sebab dibutuhkan banyak pelayan Tuhan untuk mempersiapkan datangnya tsunami jiwa-jiwa. Kegerakan besar sedang terjadi dan Lena merasa dorongan Roh Kudus begitu kuat dalam hatinya. Walaupun Lena tidak tahu bagaimana nanti ia akan mengatur jam kerjanya, atau siapa nanti yang akan mengawasi anak-anaknya terutama Tony yang jantungnya bocor sejak lahir, tapi ia memilih taat pada pimpinan Roh Kudus. Bukan saja pekerjaannya tetap lancar, hidup Lena dan anak-anaknya diberkati dengan sukacita. Bahkan Tony semakin jarang sakit, berdua dengan kakaknya Tina, mereka sering menemani Lena ke pondok Daud. Lena percaya Tuhan akan berikan kesembuhan total bagi anaknya.

Seorang hamba Tuhan mengatakan: “Obedience without faith is possible, but no faith without obedience.” Ketaatan bisa saja didasarkan atas motivasi tertentu, tetapi tidak ada cara lain untuk menunjukkan iman kecuali dengan ketaatan. Trust and obey, memilih percaya dan taat saat logika tidak bisa menerima, membuat Roh Kudus makin memimpin hidup kita dan kita akan makin jadi kesukaan-Nya. Roh kehidupan yang akan memimpin dan membawa kebangkitan besar dalam hidup kita. (PF)

RENUNGAN
Supaya hidup kita makin bisa DIPIMPIN ROH KUDUS serta dipakai TANPA BATAS, kita harus MENINGKAT dalam LEVEL PERCAYA dan TAAT.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memberi diri untuk dipimpin Roh Kudus? Atau Anda masih sering bersandar pada pengertian dan kekuatan Anda sendiri?
2. Masihkah ada bentuk ketidaktaatan dalam hidup Anda? Apa yang menghalangi Anda untuk percaya dan taat?
3. Pernahkah Anda merasakan pimpinan Roh Kudus dalam hidup Anda? Apa yang Anda alami dan rasakan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, ajari kami dan tolong kami untuk bisa hidup dalam ketaatan dan kepercayaan mutlak kepada-Mu. Kami sungguh-sungguh rindu hidup dalam ketaatan agar kami berkenan dan menyenangkan hati-Mu. Kami serahkan hidup kami sepenuhnya dalam pimpinan Roh Kudus. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.