Tuhan Akan Menjadikan Mata Hati Kita Terang

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Efesus 1:15-23

RHEMA HARI INI
Efesus 1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus.

Suatu hari ibu Nanik mendapatkan kiriman benih bunga Rosela dari temannya di Kalimantan. Benih tersebut mempunyai ukuran sebesar biji kacang hijau. Karena belum pernah melihat seperti apa bentuk tanaman Rosela, ibu Nanik tidak bisa menggambarkan, seperti apa bentuk tanaman tersebut. Ia hanya mendapat informasi dari temannya bahwa bunga Rosela sangat berkhasiat untuk kesehatan dan enak dibuat minuman maupun selai roti. Karena ingin melihat bentuk dan mengerti rasa serta khasiat bunga tersebut, benih yang baru didapat segera ia tabur ditanah, di halaman depan rumah. Tiga bulan kemudian, setelah tanaman rosela bertumbuh dan berbunga, ibu Nanik jadi mengerti bentuk tanaman Rosela yang ternyata memiliki duri, tetapi mempunyai bunga berwarna merah muda yang indah, dengan rasa dan aroma yang segar untuk dinikmati sebagai teh.

Seperti benih rosela yang harus dikeluarkan dari dalam kelopak bunga yang indah dan dibuang ke tanah, supaya dapat bertumbuh menjadi sebuah tanaman yang berharga, dan dapat dinikmati semua orang, demikianlah proses kematian Yesus ketika dilahirkan sebagai manusia. Karena dosa-dosa manusia, Ia harus meninggalkan tahta-Nya yang mulia. Turun ke dunia, disiksa, dan disalibkan. Mati dan dikubur, supaya melalui kebangkitan-Nya, keselamatan, kehidupan, mujizat, dan kuasa-Nya menjadi nyata atas hidup kita. Itulah kabar gembira bagi kita semua. Tuhan akan menjadikan mata hati kita terang, supaya kita bisa mengenal Tuhan dan kuasa kebangkitan-Nya dengan benar. Sehingga kita dapat mengerti betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan bagi kita yang percaya (Efesus 1:18), dan dapat menangkap serta mengaktifkan kuasa yang telah Dia berikan. Yaitu kuasa yang jauh lebih tinggi dari segala pemerintah, penguasa, kekuasaan, kerajaan, tiap-tiap nama, bahkan tiap-tiap nama penyakit, maupun nama-nama kelainan yang ada.

Oleh karena itu tangkap setiap rhema dan percaya sungguh-sungguh, sehingga roh kita menyala-nyala, iman kita berkobar-kobar, dan sepakat dengan firman-Nya. Dan melahirkan mujizat kesembuhan besar, kemenangan, serta terobosan atau great miracle yang sudah Dia janjikan di tahun 2019 ini.

RENUNGAN
Tuhan akan menjadikan MATA HATI kita TERANG, supaya kita bisa MENGENAL TUHAN dan KUASA KEBANGKITAN-NYA dengan benar.

APLIKASI
1. Mengapa Tuhan sangat rindu menjadikan mata hati Anda terang?
2. Apa yang harus Anda lakukan agar mata hati Anda benar-benar diterangi Tuhan?
3. Mengapa Tuhan ingin Anda mengenal Tuhan dan kuasa kebangkitan-Nya dengan benar?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa terima kasih atas rhema yang sudah Tuhan nyatakan atas hidup kami. Terima kasih atas mata hati yang terang yang Engkau berikan kepada kami. Mampukan kami untuk dapat terus menjaganya, sehingga kami dapat melihat dan mengenal Tuhan dan kuasa kebangkitan-Nya dengan benar dan terus mengalami mujizat kesembuhan besar, kemenangan, serta terobosan yang sudah Tuhan janjikan. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.