TUHAN BERKATI KELUARGA KAMI DAN TUHAN PAKAI SAYA UNTUK MELAYANINYA

Shalom, Pak Obaja dan teman-teman di Keluarga Allah yang diberkati. Nama saya Suryani, dan saya tinggal di Sidney (asal saya dari Solo juga).
Dengan kemurahan Tuhan saya mengenal Keluarga Allah melalui KKS saya, ibu Tina beberapa tahun yang lalu. Kira-kira 3 tahun yang lalu, oleh kemurahan Tuhan, ibu Tinawati mengajak saya ibadah di GBI Keluarga Allah Widuran untuk pertama kalinya. Kami sekeluarga merasa sangat diberkati, dan yang melekat di hati saya waktu itu, kami sempat bertemu dan diberkati dan didoakan oleh pak Obaja. Pak Obaja sampaikan ke saya bahwa anak saya (yang ada nama aslinya Grace) agar memakai nama Grace, pasti nanti akan ada perubahan dalam hidupnya. Dan pak Obaja juga memberitahu ke saya, bahwa untuk selanjutnya belajar untuk melayani di bawah ibu Tinawati.

Dan benar yang dikatakan oleh pak Obaja, setelah kami kembali ke Sidney dan bekerja lagi, anak saya mendapatkan favor demi favor Tuhan dalam hidupnya, dan juga kemurahan demi kemurahan Tuhan, garce demi grace, di rumah tangga, pekerjaan dan setiap aspek dalam hidupnya. Dan mulai saat itu, selalu melekat di hati saya, bahwa pak Obaja seperti memberi saya suatu rhema untuk melayani Tuhan, tetapi belum sempat terjadi untuk sekian lamanya, lalu kami kembali ke Sidney dan mulai bergabung di Komsel 07 dibawah bimbingan ibu Tinawati, dan juga bergabung di Gereja Internet Keluarga Allah.

Melalui Komsel ini, kami sangat-sangat diberkati dan bertumbuh dalam firman Tuhan. Kami merasa menjadi bagian dari Keluarga besar komsel 07 yang sangat saya cintai. Setiap Senin kami berkumpul secara online dan Whatsapp, dan bersama-sama belajar firman Tuhan. Pada awalnya merasa seperti rutinitas yang menyenangkan untuk belajar firman Tuhan bersama. Meski kami berbeda negara, tapi kami merasa dekat satu dengan yang lain. Kami tinggal di luar negeri, tetapi memiliki keluarga komsel yang selalu memperhatikan dan menguatkan satu dengan yang lain, hal ini sungguh sangat berharga bagi kami disini. Juga kami diberkati sekali oleh KKS ibu Tinawati yang tidak pernah jemu, telaten, selalu membimbing, dan mengajar firman Tuhan. Lama kelamaan timbul suatu kerinduan dalam hati saya yang cukup besar untuk komsel setiap minggu, dan selalu menanti-nantikan hari Senin untuk komsel.

Dengan berlalunya waktu, awal tahun ini covid melanda, dan kami di Sidney juga mengalami lockdown. Tapi justru di masa-masa ini Tuhan sungguh membuka kesempatan saya pribadi untuk bisa melayani/berbuat sesuatu untuk Kerajaan Allah meskipun kecil.
Waktu lockdown terjadi, justru di masa ini pintu pelayanan bagi saya pribadi terbuka. Bu Tina memberi saya kesempatan untuk memandu sharing di komsel, dan itu adalah hal yang luarbiasa bagi saya. Saya juga dibantu oleg Grace, untuk saya bisa menterjemahkan ReKA Harian (Renungan Harian) – Daily Devotion dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Mungkin itu suatu pelayanan yang kecil, tapi bagi saya itu sangat berharga, karena di masa lockdown ini justru saya bisa melayani Tuhan.

Saya sering rindu untuk bisa melayani di GBI Keluarga Allah Widuran, tapi karena sepertinya bagi saya tidak mungkin, karena jarak dari Sidney ke Solo, tetapi Tuhan berkarya di tengah kemustahilan ini, sehingga jarak tidak menghalangi untuk Tuhan membukakan pelayanan bagi saya.
Sejak saya dan anak saya aktif bergabung di Gereja Internet, jujur hidup kami juga diubahkan secara luarbiasa, kami sadar sepenuhnya, sejak bergabung di komsel 07 dan memberikan hati sepenuhnya (bukan setengah-setengah) untuk melayani, yang luarbiasa itu ada damai, sukacita, pertolongan-pertolongan yang supranatural dari Tuhan, breaktrough-breaktrough yang tidak pernah terlintas di pikiran saya, dan juga seperti ada hadirat Allah yang terus menerus membimbing kehidupan kami.

Memang tantangan demi tantangan tetap kami alami, tetapi selalu ada pertolongan dan jalan keluar.

Saya mau mengucapkan sekali lagi terimakasih bapak Obaja, terimakasih ibu Tina yang tercinta dan selalu telaten membimbing kami. Kerinduan saya adalah untuk terus melayani. Dan ibu Tina juga mendorong saya untuk SOM, tapi karena akhir tahun ini saya belum bisa, maka tahun depan supaya saya bisa mengikuti dan menuju untuk saya bisa menjadi seorang KKS, dan kerinduan saya membawa Injil ke orang-orang yang belum mengenal terang.

Dan akhir tahun ini secara luarbiasa Yesaya 60 juga terjadi di dalam kehidupan kami, di dalam segala aspek rumah tangga saya, pekerjaan dan keluarga besar semuanya.

Terimakasih, sekian kesaksian saya semoga bisa menjadi berkat. Tuhan Yesus memberkati.

Narasumber Kesaksian : Suryani – Sidney (Australia)