Tuhan Ingin, Mau Dan Mampu Memulihkan Keluarga Anda

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 61:1-11

RHEMA HARI INI
Yesaya 61:3 untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka “pohon tarbantin kebenaran”, “tanaman TUHAN” untuk memperlihatkan keagungan-Nya.

Ada suasana berbeda di rumah dinas camat Kota Kudus. Terlihat puluhan barang-barang unik dan mewah terpapang di depan halaman rumah dinas camat Kota. Namun siapa sangka, ternyata barang-barang yang memiliki niliai mahal itu, terbuat dari sampah. Ibu-ibu se-Kecamatan Kota Kabupaten Kudus menyulap bahan baku sampah menjadi barang yang memiliki nilai lebih. Seperti pakaian, alas kaki, tempat tisu, dan produk lain yang memiliki nilai jual tinggi. Ketua PKK Kecamatan Kota, RR Lilik Ngesti Widiasuryani mengatakan, kegiatan mengubah sampah menjadi produk yang bernilai lebih sudah dimulai sejak ia menjadi lurah beberapa tahun lalu. Ia mengatakan, justru dengan inovasi mengolah sampah menjadi produk, bisa berdampak pada peningkatan ekonomi, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. “Saat ini kami sudah jual melalui online. Harganya mulai dari Rp 100 ribuan hingga jutaan rupiah,” terangnya.

Kalau sampah yang tidak berharga saja bisa diubah menjadi barang yang harganya jutaan rupiah, maka tidak mustahil hidup Anda yang penuh dengan aib bisa diubah Tuhan menjadi hidup yang penuh kemuliaan. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Apapun sanggup Ia lakukan, semudah kita membalik telapak tangan. Aib, kerusakan, keruwetan dan kekacauan yang saat ini sedang terjadi dalam keluarga Anda tidaklah lebih besar daripada kuasa-Nya. Ia dengan seluruh kedaulatan-Nya mampu memulihkan hidup Anda.

Kalau sampai hari ini Anda merasa seolah-olah Tuhan belum menunjukkan pertolonga-Nya atas pergumulan keluarga Anda, teruslah berjuang, jangan menyerah. Tetaplah percaya bahwa Tuhan punya waktu-Nya yang terbaik untuk memulihkan hidup Anda. Tetaplah taat kepada setiap kehendak serta perintah-Nya, jangan menyimpang ke kanan dan ke kiri. Sesungguhnya bukan kita yang menunggu-nunggu Tuhan memulihkan hidup kita, tetapi Tuhanlah yang menunggu-nunggu kita bisa melewati setiap ujian yang diberikan-Nya sampai kita bertumbuh semakin serupa dengan-Nya, dan saat itulah pemulihan keluarga akan Tuhan kerjakan secara ajaib dalam hidup Anda.

RENUNGAN
TUHAN SANGGUP dan MAU MENGUBAH aib keluarga kita menjadi KEMULIAAN.

APLIKASI
1. Seberapa parahkah aib dan persoalan keluarga yang saat ini sedang Anda hadapi?
2. Apa yang Anda lakukan dalam menghadapi aib/persoalan keluarga Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Tuhan bisa mengubahkan aib keluarga menjadi kemuliaan?

DOA HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab Engkau Tuhan yang sanggup melakukan mujizat besar dalam hidup kami. Kami percaya bagaimanapun parahnya keadaan keluarga kami saat ini, Engkau pasti sanggup untuk memulihkannya dan mengubahkannya menjadi kemuliaan yang besar. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.