Tuhan Mengangkat Orang Yang Rendah Hati

BACAAN HARI INI
Yakobus 4:1-10

RHEMA HARI INI
Yakobus 4:10 Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.
Ditelantarkan dan ditinggalkan pada usia 6 tahun oleh kedua orangtuanya karena mengidap cerebral palsy, Pema Tshering kemudian diasuh oleh kakek dan neneknya. Pema mulai belajar menggunakan kedua kakinya sebagai pengganti tangannya, karena kelainan bawaan dari tulang sumsumnya menyebabkan ia sulit menggerakkan kedua tangannya. Ia hidup di sebuah desa di negara Bhutan. Negara kecil berbentuk kerajaan di Asia Selatan. Ketika berumur 18 tahun, Pema bertemu dengan Ratu Bhutan,Tshering Pem Wangchuk, yang saat itu mengunjungi desanya.

Ratu yang tergerak melihat kondisi Pema, mengadopsinya sebagai anak angkat. Lalu menyekolahkan Pema di sekolah seni Zorig Chusum di Thimphu,Bhutan. Disana Pema belajar seni memahat dan melukis. Sang Ratu kemudian memberinya sebuah toko di Simply Bhutan Museum untuk menjual hasil karyanya. Dengan hasil penjualan karya seni buatannya, Pema membangun sebuah ruko bagi kedua orangtuanya. Tak ada rasa dendam sedikitpun di hati Pema, bahkan tindakannya merupakan wujud rasa hormatnya pada ayah dan ibunya. Dengan rendah hati Pema berkata bahwa jika seseorang tidak hormat pada orangtua, maka ia tidak akan pernah sukses dalam kehidupannya.

Kesombongan dan tinggi hati adalah hal yang tidak Tuhan sukai. Jika kita ingin dipakai Tuhan untuk maksud yang mulia dan besar, maka kerendahan hati adalah kuncinya. Sebab Tuhan hanya berselera mengangkat orang yang rendah hati. Tidak masalah dianggap remeh dan tidak dihargai oleh orang dunia, kita tak perlu gusar karenanya. Sebaliknya, lakukan apa yang benar di mata Tuhan dan muliakan Dia dalam setiap tindakan kita. Rendahkan diri kita dihadapan Tuhan dan lihatlah bagaimana Dia meninggikan dan mengangkat kita dalam kemuliaan-Nya.

RENUNGAN
Tuhan TIDAK SUKA melihat KESOMBONGAN dan TINGGI HATI, Dia hanya BERSELERA MENGANGKAT orang yang RENDAH HATI.
APLIKASI
1. Bagaimana sikap hati Anda selama ini? Masih adakah kesombongan dalam hati Anda?
2. Jika ada, apa bentuk kesombongan dan tinggi hati Anda?
3. Mengapa Tuhan tidak berselera mengangkat orang yang sombong dan tinggi hati? Kira-kira apa yang akan dilakukan orang dengan sikap hati seperti ini dalam posisi yang tinggi?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, jauhkanlah kiranya kesombongan dari hati kami. Ingatkan kami senantiasa, bahwa kami ini tidak ada apa-apanya di hadapan-Mu. Ajari kami tentang kerendahan hati, seperti Engkau telah berendah hati. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.