Tuhan Sediakan Segala Yang Saya Perlukan

Shallom puji nama Tuhan saat ini saya bisa bersaksi.

Teman saya menawari saya untuk membuat jas hujan sekali pakai, dan dia akan bantu jualkan. Maka bulan September 2018 saya mulai membuat jas hujan.

Tapi saat tiba musim kemarau, dia tidak bisa membantu menjualkan dan meminta saya menghentikan produksi. Tapi saya merasa kasihan kepada karyawan saya jika harus stop. Jadi mau tidak mau saya harus stok agar mereka masih bisa mendapat penghasilan untuk menyambung hidup. Padahal saya sama sekali tidak ada dana untuk stok barang.

Saya terus berkata kepada TUHAN, bahwa saya ingin berbuat kebaikan. Tolong sediakan dananya TUHAN. Tapi sama sekali tidak ada jawaban, bahkan saya harus mengambil pinjaman untuk itu.

Saya melayani di Body Voice jam 6 pagi. Dan saat saya sedang melayani, saya merasa TUHAN berbicara kepada saya. “JANGAN SEPERTI MARTA, JADILAH SEPERTI MARIA, DUDUK DIAM DIBAWAH KAKIKU.”

Saya memang sudah lama sekali tidak datang ke Pondok Daud. Sejak saat itu, saya kembali datang ke Pondok Daud.
Sejak datang ke Pondok Daud, TUHAN selalu menyiapkan dananya tepat saat saya harus membayar bahan yang saya beli. Bahkan masih musim kemaraupun, teman saya itu mengambil jas hujan yang uangnya bisa saya gunakan untuk membeli bahan. Dan sampai sekarang, menjelang hujan. Produksi jas hujan saya terus berjalan dan saat ini saya ada stok bahan 1,5ton tanpa harus meminjam dana. TUHAN cukupkan semuanya.

Mama saya juga sudah cukup lama tidak datang ke Pondok Daud. Dan beliau berkata: Aku percaya TUHAN, aku juga berdoa dan ingat TUHAN. Apakah berdoa harus di Pondok Daud?

Saya berkata kepada Mama saya: Mana yang lebih disukai mama, saya sebagai anaknya cuma nemui mama untuk minta uang,dll setelah dikasih kemudian pergi. Atau datang, duduk bercengkerama dengan mama? Demikian juga TUHAN lebih senang kita sebagai anaknya meluangkan waktu ditengah kesibukan kita untuk duduk dan bercengkerama denganNYA.

Untuk itu saya menghimbau agar meluangkan waktu datang ke Pondok Daud. Karena itu lebih menyukakan hati TUHAN dari pada kita hanya berdoa sambil lalu.

Terima kasih. TUHAN MEMBERKATI.

– Indah