Tuhan Selalu Peduli Hal Terkecil Dalam Hidup Kita

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Filipi 4:2-9

RHEMA HARI INI
Filipi 4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Kuliah merupakan masa yang sangat dinantikan Lisa. Ia pun memulai hari pertamanya dengan status sebagai seorang mahasiswi di salah satu universitas negeri pilihannya. Perasaan senang, takut, kuatir, dan cemas bercampur aduk dalam hatinya. Namun ia tak sabar untuk segera menjalani masa-masa kuliahnya. Tak disangka, teman-teman barunya terlalu memilih-milih teman dan mengabaikan beberapa orang lainnya. Sehingga Lisa disisihkan dan tidak dipedulikan keberadaannya.

Awalnya Lisa mencoba biasa-biasa saja. Ia pun menyibukkan diri dengan ikut berbagai kegiatan di kampusnya, mulai dari klub bola basket, teater, dan pencinta alam. Namun, tetap saja ia merasa asing ketika berkumpul dengan teman-teman sekelasnya. Hingga suatu kali, hati kecil Lisa mengingatkan bahwa meskipun orang tidak mempedulikannya, ia memiliki Tuhan Yesus yang selalu ada bersama-sama dengannya dalam keadaan apa pun. Semenjak itu, Lisa tidak terlalu memikirkan bagaimana teman-temannya bersikap terhadapnya. Ia hanya fokus kuliah, belajar, dan selalu mendekatkan diri pada Tuhan. Lisa pun mulai ikut kegiatan persekutuan di kampusya dan banyak teman baru yang dimilikinya.

Bisa saja kita juga mengalami seperti yang dialami Lisa atau mungkin lebih dari itu. Kita merasa tidak ada orang yang memperhatikan dan mempedulikan kita. Seolah-olah kita harus berjuang dan menghadapi semuanya sendiri. Namun, ketahuilah, di saat kita merasa kesepian karena semua orang sibuk dan tidak memperhatikan kita, itu adalah momen terbaik bagi kita untuk mendekat kepada Tuhan dan menyadari bahwa Tuhanlah yang selalu ada untuk kita. Tuhan selalu punya waktu untuk kita dan Dia selalu peduli kepada kita, bahkan hal-hal terkecil pun Dia perhatikan. Oleh karena itu, janganlah berkecil hati dan semakin mendekatlah kepada Tuhan karena Dia Allah yang selalu mempedulikan kita. Dia bukan hanya akan membantu kita mengatasi kesepian tetapi juga mendatangkan mujizat kesembuhan batin dalam hidup kita. (LEW)

RENUNGAN
Mungkin kita merasa TIDAK ADA YANG MEMPERHATIKAN dan PEDULI pada kita, tetapi Tuhan SELALU PEDULI pada HAL-HAL TERKECIL dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda merasa tidak ada orang yang memperhatikan dan peduli dengan Anda? Jika ya atau tidak, mengapa?
2. Mengapa Tuhan selalu peduli, bahkan pada hal-hal terkecil dalam hidup Anda?
3. Bagaimana cara Anda menghadapi jika ada yang tidak memperhatikan dan mempedulikan Anda ?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada buat kami. Engkau selalu memperhatikan hal sekecil apa pun dalam hidup kami. Kami percaya, saat tidak ada yang memperhatikan dan mempedulikan kami, Engkau selalu ada bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.