Tuhan Sumber Segalanya

RHEMA HARI INI
2 Samuel 6: 12  Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: “TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu.” Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.

Seorang anak dalam rumah tangga merupakan dambaan pasangan suami istri, demikian juga dengan pasangan Dr. Roy Pangemanan dan Dr. Enny Toba. Beberapa tahun sudah mereka membina rumah tangga, namun belum juga ada tanda-tanda akan adanya buah hati. Namun demikian mereka setiap hari selalu mengadakan mezbah keluarga dan berdoa memohon hadirnya seorang anak. Hingga waktunya tiba dimana Enny merasakan sesuatu dan periksa ke dokter. Tapi disana dokter yang memeriksa mengatakan bahwa hasil USG menunjukkan adanya kantung anak tapi tidak ada janin didalamnya. Dari dua kali pemeriksaan dokter yang mereka datangi, tidak satupun yang memberikan harapan atau kabar yang baik bagi pasangan Roy dan Enny. Meski kecewa kepada pernyataan dokter, pasangan Roy dan Enny tetap percaya bahwa Tuhan telah memberikan anak sebagai jawaban atas permohonan mereka selama beberapa tahun ini. Mereka tetap melakukan mezbah keluarga dan percaya bahwa janin ini Tuhan yang berikan sebagai jawaban doa. Tiba-tiba mereka seperti diingatkan untuk bertelepon ke seorang dokter yang mereka kenal di Jakarta. Saat mereka menelponnya, Enny disarankan untuk minum obat dan vitamin. Kemudian Enny disarankan untuk USG satu bulan kemudian, dokter ini percaya bahwa hasilnya pasti sudah bagus. Setelah satu bulan kemudian Enny menjalani USG kembali di rumah sakit yang sama sebelumnya namun dengan dokter yang berbeda. Di USG ternyata nampak janin yang terlihat tangan dan kakinya yang bergerak lincah sekali. Disitu dikatakan bahwa janin itu baik-baik saja dan telah berusia 12 hingga 13 minggu. Mereka mulanya percaya tidak percaya, tapi disitu ada monitor USG yang bisa mereka lihat langsung. Kebahagiaan mereka rasanya sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kalau boleh dikatakan yang ada hanya sukacita dan sukacita yang melimpah dalam hati mereka. Tuhan Yesus adalah Allah pemberi hidup dan sumber segalanya.

Dalam ayat di atas, Obed-Edom sesungguhnya bukanlah keturunan Israel, namun keturunan Edom (keturunan dari Esau) yang kehilangan berkat karena memandang rendah Hak Kesulungan. Akan tetapi saat Daud menitipkan Tabut Perjanjian di rumahnya, ternyata Tuhan memberkati Obed-Edom dan segala yang ada padanya! Kisah keluarga di atas mengingatkan kita bahwa mezbah keluarga akan membawa pemulihan dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang tidak punya anak menjadi punya anak. Kita harus sadar, bahwa TUHAN ADALAH SUMBER SEGALANYA (kebahagiaan, kesehatan, kesuksesan, kelimpahan, sukacita, damai sejahtera,dst). Tadinya ada begitu banyak masalah dalam pernikahan kita, kesehatan kita, keuangan kita, pekerjaan kita, dst. Namun kalau Tuhan hadir dalam keluarga kita melalui mezbah keluarga, maka Tuhan akan memberikan anugerahNya dan hikmatNya untuk mengatasi semua tantangan tersebut, bahkan menjadi pemenang, lebih dari pemenang. Mezbah keluarga ini akan membawa pemulihan dan perubahan yang dimulai dari dalam keluar. (ABU)

RENUNGAN
Tuhanlah sumber segalanya, dan ketika Tuhan hadir dalam keluarga maka ada penyediaan untuk setiap kebutuhan keluarga.

APLIKASI
1. Apakah anda sudah melakukan mezbah keluarga tiap hari ?
2. Apakah berkat yang anda terima setelah melakukan mezbah keluarga ?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami percaya bahwa Tuhan adalah sumber segalanya. Tolong kami Roh Kudus agar kami senantiasa melakukan mezbah keluarga sehingga Tuhan hadir dalam keluarga kami dan memulihkan keluarga kami. Amin.