Tuhan Tahu Keperluanmu

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Petrus 5:1-11

RHEMA HARI INI
1 Petrus 5:6-7 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Hendra adalah pengusaha yang memproduksi pakaian bayi dan anak-anak. Bulan lalu rekan kerja yang biasa memasarkan produksinya sampai ke kota-kota lain mendadak memutuskan kerja sama mereka. Praktis Hendra kehilangan pasar untuk produksi pakaiannya. Ia sudah mencoba memasarkan sendiri sampai ke Surabaya, namun hasilnya masih jauh dari target yang dibutuhkan. Siang itu saat tengah mengendarai mobil bersama istrinya, Hendra yang selalu memutar radio El-Shadday mendengar bapak Obaja sedang siaran suara gembala. Tiba-tiba ada suara dalam hati Hendra yang menggerakkannya untuk menabur. Padahal waktu itu ia dalam kondisi susah dan masih harus membayar sejumlah cek tagihan. Dalam hati Hendra berkata, jika ini benar suara Tuhan, istriku pasti setuju bila kami menabur untuk pekerjaan Tuhan.

Dan istrinya ternyata setuju ketika Hendra mengutarakan bahwa ia tergerak ingin memberikan taburan. Singkat cerita mereka menghubungi sekertaris pak Obaja dan mengatur waktu untuk bertemu dengan beliau. Waktu pak Obaja bertanya ingin di doakan apa, Hendra malah bingung, karena ia hanya menuruti apa kata Tuhan. Akhirnya pak Obaja mendoakan dan memberkati keluarga dan pekerjaan Hendra. Dua minggu setelahnya, Joko, pegawai kepercayaan rekan kerjanya dahulu datang menemuinya untuk melamar pekerjaan di tempat Hendra. Joko merasa tidak damai sejahtera lagi bekerja disana. Lama mengobrol, Joko bertanya, “Bapak tidak mencoba memasarkan di Jakarta?” Hendra menjawab belum karena tidak kenal siapa-siapa dan tidak tahu harus memasarkan kemana. Jawaban Joko sungguh tak disangka, “Saya beri alamat-alamatnya pak, supaya tidak usah repot mencari-cari.” Setelahnya usaha Hendra dan istrinya maju pesat dan mereka kini menjadi berkat bagi Tuhan dan sesama.

Setiap kita tentunya bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun Yesus berkata janganlah kamu kuatir tentang apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum. Sebab Bapa kita di surga tahu bahwa kita membutuhkan hal-hal itu, Bapa tahu setiap kebutuhan kita sekecil apapun. Belajarlah untuk jujur dan rendah hati mengakui bahwa kita memang membutuhkan hal-hal duniawi. Dan justru saat kita mengakui kebutuhan kita, namun kita memilih untuk mendahulukan kepentingan kerajaan Allah, untuk memajukan pekerjaan Tuhan dan menyelamatkan jiwa-jiwa yang hilang, saat itulah urapan untuk berkuasa akan di berikan pada kita. Untuk menjadi pahlawan Allah kita tidak perlu maju ke medan pertempuran secara fisik, apapun yang kita lakukan dalam posisi kita saat ini, yang bertujuan untuk memperluas kerajaan Allah, maka kita telah ikut berjuang sebagai pahlawan-pahlawan Allah. Utamakan Tuhan, carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua akan ditambahkan kepada kita. (PF)

RENUNGAN
Sementara kita mendahulukan Kerajaan Allah, belajarlah JUJUR dan RENDAH HATI untuk MENGAKUI bahwa kita memiliki BANYAK KEPERLUAN.

APLIKASI
1. Selama ini manakah yang selalu Anda dahulukan? Kepentingan Anda atau kerajaan Allah?
2. Tindakan mendahulukan Tuhan apa yang sudah Anda lakukan?
3. Dengan posisi Anda sekarang, apa yang bisa Anda lakukan untuk menjadi pahlawan Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa di surga, kebutuhan kami memang banyak tapi kami mau belajar untuk mengutamakan Engkau. Membangun kerajaan-Mu dan memajukan pekerjaan-Mu. Kami percaya Engkau akan memenuhi segala keperluan kami menurut kekayaan dan kemuliaan-Mu. Terimakasih Bapa, dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.