Tuhan Yang Memulihkan Dan Menyegarkan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 60:1-22

RHEMA HARI INI
Ibrani 4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Seorang tokoh TV Kristen suatu kali berpartisipasi dalam sebuah kampanye selama dua minggu di Boston. Saat sedang berdiri di belakang aula setelah pertemuan sore, sepasang suami istri datang mendekatinya. Mereka saling berpandangan lalu sang istri memeluk wanita itu dan mulai berkata, “Terima kasih, terima kasih, terima kasih.” Wanita terkenal itu keheranan sampai sang suami mulai menjelaskan, “Dua tahun yang lalu, saya kehilangan pekerjaan, saya jadi sensitif, mudah marah, bahkan membuat kami kesulitan finansial, semua jadi kacau, saya tidak menemukan jalan keluar, jadi saya memutuskan untuk bunuh diri, saya mendaftar di sebuah hotel murah dan saya membawa pistol, saya begitu putus asa. Saya menyalakan TV dan Anda ada disana, saya benci acara TV Kristen, tetapi Anda mengatakan bahwa Tuhan Yesus mengasihi saya. Anda mengatakan bahwa Tuhan tahu pergumulan saya dan sanggup menolong saya. Saya berdoa bersama dengan Anda, dan saya menyerahkan hidup saya kepada Tuhan sejak malam itu. Dan benar, Tuhan menolong saya melewati permasalahan saya, dan sekarang saya hidup dalam berkat-berkat-Nya.”

Tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan, bahkan kedalaman hati kitapun, Tuhan tahu. Bagaimana dengan keadaan kita saat ini? Mari kita introspeksi diri, apakah hati kita ada luka? Selama ini mungkin kita menyembunyikannya dari orang-orang terdekat kita. Sekecil apapun masalah yang engkau pendam, jangan abaikan itu, bisa jadi itu akan menjadi penghalang bagi kita untuk memperoleh janji Tuhan yang luar biasa dalam hidup kita.

Coba renungkan, menemukan pokok masalah dan mengakuinya dihadapan Tuhan, akan membuahkan pemulihan yang dari Tuhan. Tuhan adalah Yehova Rapha, Dia bukan hanya menyembuhkan sakit penyakit jasmani, jiwa kitapun ada dalam kuasanya. Bagian kita hanya mengakui bahwa kita memerlukan pemulihan dari Tuhan, selebihnya Tuhan yang akan bekerja. Tangan-Nya akan menjamah dan menyembuhkan, memulihkan dan menyegarkan jiwa kita, dan kita akan dibawa-Nya menjemput rencana besar atas hidup kita, dan itu pasti terjadi dalam diri kita.

RENUNGAN
Tuhan tahu semua LUKA TERSEMBUNYI dalam jiwa kita, dan Dia mau MEMULIHKAN BATIN kita serta MENYEGARKAN JIWA kita kembali.

APLIKASI
1. Adakah luka hati yang masih belum Anda akui di hadapan Tuhan sampai saat ini?
2. Jika ada, apa alasan Anda menutupinya di hadapan Tuhan?
3. Apa komitmen yang akan Anda ambil supaya Tuhan bisa memulihkan luka hati Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, Engkau tahu kedalaman hati kami. Kami menyerahkan semuanya ke dalam tangan-MU. Pulihkan kami ya Tuhan. Jadikanlah kami ciptaan baru di hadapan-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.