Tujuan Tuhan Mengerjakan Karya Pembaruan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Matius 5:3-16

RHEMA HARI INI
Matius 5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Pada tahun 1975, seorang dokter Amerika diundang untuk menghadiri sebuah konferensi di Finlandia. Konferensi itu bertujuan untuk membahas epidemi penyakit jantung di Finlandia. Pada jamuan makan malam, Presiden Finlandia menanyakan penjelasan tentang keadaan yang mengganggu itu. “Finlandia,” kata sang dokter, “telah mengalami perang 39 kali dalam waktu dua ratus tahun, dan Finlandia tidak pernah menang.” Dokter itu lalu menyebutkan fakta bahwa negara Finlandia berbatasan dengan Uni Soviet. Semakin dekat seorang Finlandia tinggal dengan perbatasan, semakin besar kemungkinan ia meninggal dunia lebih awal. Pada tahun 1944, pihak Uni Soviet telah mencaplok wilayah Finlandia seluas 80 kilometer persegi, orang-orang Finlandia yang mengungsi hidup dalam tekanan yang berat, dan pada akhirnya berhubungan dengan serangan jantung yang mereka alami.

Kondisi bangsa Finlandia mirip dengan keadaan bangsa Israel saat mereka keluar dari tanah Mesir. Mereka bebas dari penindasan, tetapi jiwa mereka terluka begitu dalam. Hal itu pun membuat mereka kesulitan untuk percaya dan mudah takut, sehingga akhirnya mereka kehilangan kesempatan masuk ke Tanah Perjanjian.

Luka batin berakibat fatal dan sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Secara fisik bisa jadi seseorang terlihat baik-baik saja. Pekerjaan maju, keuangan diberkati, bahkan tubuh terlihat sehat dan kuat, tetapi hati yang terluka tidak ada yang tahu. Hidup seolah ada yang kurang. Ada sesuatu yang kosong, hampa. Selalu merasa tidak puas dengan keadaan. Berita baiknya, apa pun keadaan kita saat ini, Tuhan tahu dan mau memulihkan kita. Dia mau supaya kita bangkit dan menjadi saksi-Nya. Tidak ada persoalan yang terlalu sukar bagi Tuhan. Berseru dan berharaplah kepada-Nya. Buka hati lebar-lebar untuk Roh Kudus masuk dan tinggal dalam kita, maka Dia akan mengerjakan karya pembaruan-Nya dalam hidup kita. Kita akan mengalami mujizat kesembuhan batin, dan Tuhan akan membalikkan keadaan kita, sehingga kita menjadi lebih dari pemenang.

RENUNGAN
Ketika Tuhan MENGERJAKAN KARYA PEMBARUAN dalam hidup kita, semua keadaan akan DIBALIKKAN, sehingga kita bisa menjadi KESAKSIAN.

APLIKASI
1. Hal-hal apa saja yang perlu diperbarui dalan hidup Anda?
2. Mengapa Tuhan ingin mengerjakan karya pembaruan dalam hidup Anda?
3. Bagaimana Anda dapat bekerja sama dengan Tuhan dalam karya pembaruan-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, Engkaulah pribadi yang paling mengenal hati kami. Engkau melihat apa yang tidak kami lihat dan sadari. Semua luka hati kami, baik yang kami sadari atau tidak, kami serahkan ke dalam tangan-Mu, agar kami bisa mengalami pemulihan yang seutuhnya. Kami rindu hidup kami bisa Engkau pakai sebagai kesaksian pekerjaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.