Urapan Untuk Mendatangkan Kebangunan Rohani Besar

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 2:41-47

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Sekitar dua ribu tahun silam, kebangunan rohani besar-besaran atau pentakosta pertama telah membuat tiga ribu jiwa bertobat dan memberi diri mereka dibaptis. Kuasa Roh bekerja dengan begitu dahsyat melalui seorang murid Yesus yang bernama Petrus. Yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa Petrus bisa dipenuhi Roh Kudus dan dipakai sedahsyat itu? Itu karena hatinya yang terbeban dan dipenuhi dengan belas kasih kepada jiwa-jiwa yang terhilang. Ia rela bayar harga, meninggalkan semua kenyamanan, dan mempersembahkan seluruh waktu serta hidupnya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa tersebut.

Tahun 1904, kebangunan rohani besar-besaran kembali terjadi melalui seorang anak Tuhan yang bernama Evan Roberts. Sejak remaja, tepatnya di usianya yang ketiga belas tahun, ia telah menangkap api Tuhan untuk mendoakan Wales. Ia rela bangun setiap jam satu sampai jam lima pagi, kemudian dilanjutkan jam sembilan sampai jam dua belas tengah hari untuk mendoakan jiwa-jiwa yang terhilang di kota Wales. Sebelas tahun kemudian, perjuangan Evan membuahkan hasil. Tuhan mulai mengurapi dan mempercayakan Evan pelayanan di sebuah gereja. Kuasa Roh Kudus bekerja dengan begitu dahsyat. Api kebangunan rohani mulai meledak di kota Wales dan tidak perlu waktu lama api kebangunan rohani mulai menjalar ke bangsa-bangsa lain.

Bagi Yesus, jiwa-jiwa adalah hal terpenting yang harus dan terus Dia perjuangkan sepanjang masa. Itu sebabnya, jika ada anak-Nya yang sederap dan sehati dengan-Nya, yang menangkap pergumulan-Nya untuk jiwa-jiwa yang terhilang, dan mau berjuang untuk menyelamatkan mereka, tidak mungkin tidak, Tuhan pasti akan memberikan urapan untuk berkuasa. Mulai hari ini, periksalah hati kita. Sudahkah kita dipenuhi dengan hati seperti hati Kristus, yang penuh dengan belas kasihan kepada jiwa-jiwa yang terhilang? Jika hati kita telah dipenuhi hati Kristus, bersiap-siaplah untuk diurapi dan dipakai Tuhan secara dahsyat dan luar biasa. Untuk mendatangkan kebangunan rohani besar di Bumi Indonesia, bahkan sampai ke bangsa-bangsa, seperti Evan Roberts, maupun Petrus.

RENUNGAN
Melalui URAPAN UNTUK BERKUASA, Tuhan bisa MEMAKAI KITA secara luar biasa untuk mendatangkan KEBANGUNAN ROHANI BESAR.

APLIKASI
1. Bagaimana caranya agar Anda dapat menerima urapan untuk berkuasa?
2. Sudahkah Anda mengalami kepenuhan Kristus dalam hati Anda?
3. Apa tujuan Tuhan memberikan urapan untuk berkuasa?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang penuh kuasa, betapa kami sangat bersyukur boleh hidup dalam lawatan terdahsyat di akhir zaman. Bawa kami untuk sederap dan sehati dengan hati-Mu. Penuhi kami dengan hati yang penuh belas kasih untuk jiwa-jiwa yang terhilang, sehingga kami boleh menerima pengurapan untuk berkuasa, untuk mendatangkan kebangunan rohani besar bagi banyak jiwa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.