Yang Terbesar Adalah yang Melayani

Renungan Keluarga Allah
Rabu, 29 Juni 2016

BACAAN HARI INI

Matius 20: 20-28

RHEMA HARI INI

Matius 20:26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.

Dikisahkan, pada sebuah malam hujan badai bertahun tahun yang lalu, ada seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia untuk mendapatkan tempat bermalam dan menghindari hujan badai yang lebat. Di Philadelphia saat itu sedang ramai dengan 3 acara besar sehingga semua kamar hotel penuh. Akan tetapi, si resepsionis hotel yang ramah menawarkan kamarnya yang sederhana kepada pasangan tua itu untuk bermalam sehingga mereka dapat beristirahat dan menghindari hujan badai. Pasangan tua ini sangat terkesan dengan pelayanan sang resepsionis dan setuju bahwa pelayan yang sangat membantu ini sungguh suatu yang langka, menemukan seseorang yang ramah bersahabat, melayani dengan sungguh, dan berjiwa penolong bukanlah satu hal yang mudah.

Dua tahun kemudian, pasangan tua ini mengundang si resepsionis mengunjungi mereka di New York. Pasangan tua ini bertemu dengannya di New York, dan membawa dia ke sudut Fifth Avenue and 34th Street. Dia menunjuk sebuah gedung baru yang megah di sana, sebuah istana dengan warna kemerahan, dengan menara yang menjulang ke langit dan mengatakan bahwa itu adalah hotel yang dibangun olehnya untuk dikelola si resepsionis. Tempat megah tersebut adalah Waldorf-Astoria Hotel, suatu hotel yang sangat mewah di Manhattan, New York, Amerika Serikat. George Karl Boldt yang terlahir di Jerman pada tanggal 25 April 1851, adalah si resepsionis hotel kecil yang selalu melayani dengan sepenuh hati, yang menjadi manajer pertama Waldorf-Astoria Hotel dan menjadikannya sebagai salah satu hotel yang sangat terkenal di seluruh dunia.

Tuhan Yesus juga memberikan teladan untuk melayani dengan membasuh kaki murid-muridNya dan selalu mengingatkan untuk memiliki hati dan sikap melayani. Teladan Yesus mengingatkan kita bahwa kita perlu memiliki hati dan sikap melayani yang tulus dan sunguh-sungguh sehingga orang yang kita layani dapat merasakan kebaikan Tuhan melalui pelayanan kita. Pelayanan yang terlihat kecil di mata manusia, apabila dilakukan dengan hati yang tulus, akan menjadi hal yang sangat menyenangkan hati Tuhan. Ingatlah bahwa yang terbesar adalah hati yang selalu melayani dengan sungguh-sungguh dengan kerendahan hati seorang hamba.

RENUNGAN

Yang TERBESAR adalah yang MELAYANI, bukan dilayani.

APLIKASI

Sudahkah Anda memiliki hati yang tulus dan sungguh-sungguh mau melayani sesama Anda untuk kemuliaan nama Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih untuk teladan yang Engkau berikan. Kami mohon berikan kami hati seorang hamba, yang selalu rendah hati dan mau melayani sesama kami dengan sungguh-sungguh sehingga kami dapat memuliakan Tuhan melalui pelayanan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Galatia 4-6