TENTANG

Pdt. Obaja Tanto Setiawan adalah gembala sidang dari GBI Keluarga Allah. Gereja yang dirintis dari sebuah persekutuan doa beranggotakan 7 orang pada tahun 1989 tersebut, oleh anugerah Tuhan kini telah berkembang secara luar biasa dengan jemaat kurang lebih 35.000 orang. Gereja yang dirintis dari sebuah persekutuan doa beranggotakan 7 orang pada tahun 1989 tersebut, oleh anugerah Tuhan kini telah berkembang secara luar biasa dengan jemaat kurang lebih 30.000 orang. Sejak menerapkan sistem gereja sel, 

GBI Keluarga Allah mengadakan konferensi internasional setiap tahunnya untuk menjadi berkat bagi gereja-gereja lain. Oleh anugerah Tuhan, konferensi internasional ini telah diikuti oleh banyak gereja dari berbagai kota dan pulau di Indonesia maupun gereja-gereja dari luar negeri seperti Jepang, Korea, Australia, Taiwan, Malaysia, Singapura, Hongkong, Srilanka, dll. Saat ini dalam tuntunan dan pertolongan Tuhan yang luar biasa, GBI Keluarga Allah telah meluaskan jaringan pelayanannya di bidang radio, televisi dan sekolah yang telah menjadi berkat di kota Solo dan sekitarnya.

Pdt. Obaja Tanto Setiawan dianugerahi Tuhan dengan karunia khusus dalam penggembalaan, saat ini dengan gelombang kegerakan baru yang Tuhan kirimkan gereja yang digembalakannya telah berkembang dengan puluhan gereja lokal yang tersebar berbagai kota di Indonesia. Pdt. Obaja Tanto Setiawan sendiri sebagai gembala seniornya banyak menangani gereja lokal yang ada di Solo. Dengan menangkap visi dari Tuhan yaitu “Love God Love People With Passion”, Pdt. Obaja Tanto Setiawan bersama tim penggembalaannya terus memperlengkapi jemaat bukan hanya sekedar menjadi orang Kristen tetapi menjadi murid Kristus yang bekerja dan menghasilkan buah yang nyata yaitu jiwa-jiwa diselamatkan bagi kemuliaan nama Tuhan. Pdt. Obaja Tanto Setiawan didukung oleh seorang istri yang setia, Swanny Hartatiek, dan dikaruniai dengan 3 orang anak serta 4 orang cucu.

VIDEO SAMBUTAN

BUKU

Oleh anugerah Tuhan, saat ini kita akan belajar kebenaran Firman Tuhan, yaitu tentang pewahyuan kepada tujuh jemaat mula-mula. Waktu saya pergi mengunjungi tempat-tempat yang disebut sebagai ketujuh jemaat yang ada dalam kitab Wahyu, saya merasa diberkati dengan luar biasa sekali. Mengapa? Tuhan membukakan dan mewahyukan dengan luar biasa sekali pengajaran tentang gereja mula-mula.

Uang seringkali menjadi hal yang seolah-olah tabu untuk dibicarakan di kalangan orang Kristen apalagi dikhotbahkan di dalam gereja. Masih banyak anak Tuhan yang beranggapan bahwa jika kita membicarakan tentang uang berarti pandangan kita masih pandangan duniawi yang mementingkan hal-hal materi saja. Bahkan ada orang-orang Kristen tertentu yang beranggapan bahwa kemiskinan identik dengan kekudusan. Seringkali juga kita temui banyak orang Kristen yang berkata, “Ah tidak apa-apa miskin di dunia asal kaya di sorga”. Padahal, jika kita selidiki lebih dalam, Allah ingin umat-Nya hidup dalam keberhasilan dan kelimpahan. Adam dan Hawa diciptakan dan ditempatkan di Taman Eden yang sangat luar biasa sehingga mereka tidak mungkin kekurangan melainkan senantiasa hidup dalam kelimpahan. Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Daud, Salomo diberkati luar biasa supaya mereka bisa hidup dalam keberhasilan dan kelimpahan.