MERESPONI KEINGINAN TUHAN

RHEMA HARI INI

Ulangan 28:1 “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

Satu tahun sudah kegiatan belajar mengajar di sekolah terpaksa harus dialihkan secara online. Hal ini merupakan kebijakan pemerintah untuk mencegah penularan virus dan munculnya klaster baru. Bersekolah secara online sudah tentu merupakan satu masalah tersendiri sebab tidak semua siswa mampu belajar secara mandiri. Begitupun tidak semua orang tua bisa dan mempunyai waktu untuk mengajari anaknya di rumah. Kesulitan inilah yang dihadapi oleh Armin, seorang siswa kelas 3 SMP. Belajar di rumah rupanya membuat Armin sulit untuk berkonsentrasi, godaan untuk membuka games atau channel yang lain selalu muncul saat Armin seharusnya membuka Google Classroom. Akibatnya banyak sekali tugas yang belum di kerjakan oleh Armin.

Mendekati akhir semester pertama, wali kelas Armin pun datang berkunjung ke rumah Armin. Beliau menanyakan kesulitan apa yang Armin hadapi dan memberikan petunjuk-petunjuk untuk mengatasinya. Wali kelas Armin menyarankan agar Armin konsisten mengerjakan tugas harian supaya tidak menumpuk dan membuat Armin sendiri kesusahan. Beliau juga mengatakan bahwa saat ini adalah kesempatan bagi mereka yang sebenarnya tidak terlalu berprestasi di sekolah, namun rajin mengerjakan tugas. Sebab tidak semua anak yang pandai rajin mengerjakan tugas, sementara nilai rapot didapat dari tugas-tugas yang dikumpulkan. Armin pun mengikuti petunjuk dari wali kelasnya. Walau tidak mudah pada awalnya, tetapi Armin berhasil mengumpulkan setiap tugas yang diberikan guru tiap harinya. Hasilnya, nilai Armin melesat naik jauh dari saat ia bersekolah secara normal.

Bentuk kasih dan kepedulian seseorang untuk kita bisa lebih maju lagi adalah dengan memberikan petunjuk yang berguna dan menguntungkan bagi kita. Di dunia ini tak ada Pribadi yang lebih mengasihi dan menginginkan kita untuk terus maju selain daripada Tuhan. Jika kita menyadari hal ini, maka kita akan MELAKUKAN SETIAP PETUNJUK-NYA untuk meresponi keinginan Tuhan yang ingin membawa kita TERUS NAIK DAN TIDAK TURUN. Ikuti ibadah dengan sungguh-sungguh, dengar baik-baik pemuridan yang diberikan gembala sidang kita, Tuhan sedang berbicara dengan kita melalui firman yang disampaikan. Tangkap setiap rhema dan lakukan bagian kita dengan setia, maka Tuhan sendiri yang akan membawa kita terbang tinggi mengatasi setiap masalah dan problema. (PF)

RENUNGAN

RESPONI keinginan Tuhan untuk membawa kita terus naik dengan MELAKUKAN SETIAP PETUNJUK-NYA.

APLIKASI

1. Seberapa besar kerinduan Anda untuk terbang tinggi mengatasi setiap masalah Anda hari ini?
2. Menurut Anda, lewat cara apa saja Tuhan menyampaikan petunjuk-petunjukNya kepada Anda?
3. Tindakan nyata apa yang akan Anda lakukan untuk meresponi setiap petunjuk Tuhan yang Anda dapatkan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami sangat bersyukur memiliki Engkau yang begitu mengasihi kami. Tolong kami Tuhan untuk dapat menangkap setiap petunjuk yang Kau sampaikan lewat berbagai cara dalam hidup kami dan mampukan kami untuk melakukannya. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

TUHAN INGIN MEMBAWA KITA TERUS NAIK DAN TIDAK TURUN

RHEMA HARI INI

Ulangan 28:13 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,

Ketika mendengar berita tentang banjir yang melanda kota Jakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia, apa yang saat itu terlintas dalam pikiran kita? Dari berita yang kita baca dan kita dengar, banjir itu telah menenggelamkan banyak harta benda bahkan menelan korban jiwa. Keadaan dunian belakangan ini memang semakin mencemaskan, berbagai goncangan, krisis dan bencana alam yang terjadi di mana-mana semakin sulit untuk diprediksi. Setiap orang punya cukup alasan untuk takut dan kuatir akan masa depannya. Namun sebagai orang percaya, bagaimanapun kondisi kita dan kondisi dunia saat ini, tangkap dan imani bahwa Tuhan ingin membawa kita TERUS NAIK dan tidak turun. Tuhan akan mengangkat kita menjadi kepala dan bukan ekor.

Ini adalah sebuah janji berkat Tuhan yang akan bisa kita dapatkan jika kita BAIK-BAIK MENDENGARKAN perintah Tuhan dan MELAKUKANNYA DENGAN SETIA. Dalam situasi dan kondisi seperti apapun, tetaplah berpegang teguh pada firman Tuhan. Percaya tanpa ragu sedikitpun, jangan memberi toleransi pada dosa dan jangan tergoda untuk mengambil alternatif-alternatif lain karena tidak sabar menanti penggenapan janji Tuhan. Ingatlah, sebuah perjalanan yang terkelam sekalipun, jika ada penyertaan Tuhan di dalamnya PASTI akan memberikan hasil yang berbeda. Kita akan tetap berhasil meski ditekan, kita akan tetap maju meski ditahan, sebab tidak ada satupun yang bisa menghentikan Tuhan saat kita berjalan dalam tuntunan-Nya.

Oleh karena itu jika saat kita masih berada di bawah, tetaplah berjuang dengan mengandalkan Tuhan. Jangan menyerah! Kerinduan Tuhan untuk anak-anakNya adalah tetap naik dan tidak turun. Mari kita responi setiap situasi dengan benar, jadikan setiap penghalang untuk kita semakin dekat dengan Tuhan. Cari tahu apa yang Tuhan ingin kita lakukan dan berusahalah semaksimal mungkin sebab tahun ini Tuhan akan membawa kita terbang tinggi dan menikmati berkat semua musim.

RENUNGAN

Bagaimanapun kondisi kita saat ini, TANGKAP DAN IMANI bahwa Tuhan ingin membawa kita TERUS NAIK dan tidak turun.

APLIKASI

1. Bagaimana Anda menilai kondisi Anda saat ini?
2. Sudahkah Anda memiliki iman bahwa Tuhan ingin membawa Anda terus naik dan tidak turun? Mengapa demikian?
3. Dengan cara bagaimana Anda akan meresponi keinginan Tuhan tersebut?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih untuk anugerah dan kesetiaan-Mu dalam hidup kami. Kami percaya janji-mu adalah Ya dan Amin. Engkau akan membawa kami semakin naik, bahkan menjadi kepala dan bukan ekor. Ajar kami untuk tetap taat dan setia pada perintah-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami telah berdoa. Amin”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

TUHAN AKAN MEMBAWA KITA NAIK TERBANG TINGGI (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 35-36
Kisah Para Rasul 25

RHEMA HARI INI
Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah

Mary Maxwell Gates adalah warga Amerika Serikat yang sosoknya cukup dikenal dalam dunia bisnis. Ia pernah menjabat beberapa posisi penting di perusahaan besar, seperti First Interstate Bancorp, US West Inc., dan KIRO TV. Suatu kali, Mary berencana untuk menjalin kerja sama dengan seorang anggota komite dari petinggi International Business Machine atau IBM, yaitu John R Opel. Ia mengajak IBM untuk bekerja sama dengan Microsoft yang saat itu telah didirikan Bill Gates. Beberapa minggu kemudian, IBM akhirnya menyewa Microsoft, yang merupakan sebuah perusahaan software kecil saat itu. Namun sekarang nama Microsoft menjadi besar dan dikenal banyak orang, bahkan Bill Gates pun mendapat julukan sebagai orang terkaya dunia saat ini berkat ibunya. Ya, Mary Maxwell adalah ibu Bill Gates.

Sama halnya dengan kisah Bill Gates yang mendapat bantuan dari ibunya, bangsa Israel pun juga mendapat pertolongan dari Tuhan saat hendak melepaskan diri dari bangsa Mesir. Memang bangsa Israel merupakan bangsa yang cukup besar jumlahnya, tetapi kekuatan dan mentalitas mereka sebagai budak telah melemahkan mereka. Namun kita semua tahu bahwa pada akhirnya mereka berhasil lolos dari cengkeraman bangsa Mesir. Mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri, bagaimana Tuhan bekerja secara dahsyat, salah satunya dengan mendatangkan sepuluh tulah di tengah-tengah bangsa Mesir.

Akibat Pandemi COVID-19 yang tidak kunjung mereda, saat memasuki tahun 2021, banyak orang merasa tahun ini adalah tahun kegelapan dan kekelaman. Namun, rhema hari ini mengingatkan kita semua, bahwa Tuhan akan membawa kita naik terbang tinggi dengan kekuatan sayap-Nya. Mulailah melangkah untuk berani memegang janji Tuhan dan percaya bahwa Tuhan sanggup melakukan perkara yang dahsyat. Baik itu dalam usaha pekerjaan kita, keuangan, kesehatan, studi, keluarga, dan bahkan pelayanan kita , Tuhan akan membuat kita mengalami terobosan besar. Tuhan akan menyatakan keajaiban demi keajaiban dalam hidup kita, sehingga Yesaya 60 pun akan tergenapi atas kita.

RENUNGAN
Tahun 2021 ini Tuhan akan membawa kita NAIK TERBANG TINGGI.

APLIKASI
1. Menurut Anda, apa dampak yang akan kita rasakan jika Tuhan membawa kita naik terbang tinggi?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan rindu membawa kita naik terbang tinggi?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa dibawa naik terbang tinggi oleh Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus yang baik, kami bersyukur kebaikan-Mu dalam hidup kami begitu berlimpah. Kami percaya, tahun 2021 ini akan menjadi tahun yang indah bagi kami, karena Engkau pasti akan membawa kami naik terbang tinggi. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

ANUGERAH DALAM MENABUR SECARA RADIKAL (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 33-34
Kisah Para Rasul 24

RHEMA HARI INI
Filipi 4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

Pada tahun 1892, seorang mahasiswa yatim piatu di Stanford University berjuang untuk membayar biaya kuliahnya. Ia dan temannya memutuskan untuk mengadakan konser musik di kampus dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Mereka berhasil mengontak pianis terkenal, Ignasy Paderewski dan sepakat untuk membayar sebesar $2.000. Namun, karena penjualan tiket tidak seperti yang mereka harapkan, sehingga mereka menyerahkan seluruh hasil penjualan tiket sebesar $1.600 dan sebuah cek dengan nominal $400 kepada Paderewski. Menyadari kesulitan mereka, Paderewski menolaknya dan hanya mengambil sedikit uang sisa dari pengeluaran mereka dan kebutuhan kuliah kedua mahasiswa itu.

Beberapa tahun kemudian, tahun 1919, Paderewski terpilih menjadi perdana menteri Polandia. Sayangnya saat ia memerintah, lebih dari 1,5 juta rakyat Polandia menderita kelaparan akibat perang. Ia pun akhirnya meminta bantuan dari US Food and Relief Administration yang dipimpin Herbert Hoover. Permintaannya pun disetujui Hoover dan segera mengirimkan berton-ton gandum untuk rakyat Polandia. Paderewski pun mengucapkan terima kasih kepada Hoover, tetapi dengan cepat Hoover menyela, “Anda tidak perlu berlebihan, Perdana Menteri. Anda mungkin tidak mengingat, beberapa tahun lalu, Anda sudah menolong dua mahasiswa muda menyelesaikan kuliahnya di Amerika. Saya salah satunya.”

Paderewski menuai sebuah tuaian yang tidak biasa, karena ia telah menabur kebaikan secara radikal kepada dua mahasiswa. Ya, hukum tabur tuai tidak pernah gagal. Jemaat di Filipi sudah membuktikan itu. Oleh karena itu, Rasul Paulus mengatakan, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” Ini adalah kesempatan bagi kita untuk belajar seperti Paderewski, melakukan apa yang terbaik yang bisa kita perbuat, karena Tuhan sudah menyediakan tuaian yang jauh lebih baik lagi bagi kita. Saat kita berani menabur secara radikal, bukan hanya berkat materi yang berlimpah, Tuhan pun akan mencurahkan anugerah untuk tuaian yang tidak biasa dan berkat semua musim atas kita. Baik itu berkat jasmani maupun rohani, sehingga hidup kita akan semakin memancarkan kemuliaan Tuhan.

RENUNGAN
Anugerah untuk MENABUR SECARA RADIKAL, akan selalu diikuti dengan anugerah untuk MENUAI TUAIAN YANG TIDAK BIASA!

APLIKASI
1. Percayakah Anda bahwa kita akan menuai tuaian yang tidak biasa ketika kita menabur secara radikal? Mengapa demikian?
2. Sudahkah Anda menabur secara radikal? Ceritakan!
3. Mengapa penting bagi Anda untuk menabur secara radikal? Bagaimana Anda dapat melakukannya?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami mengucap syukur atas firman-Mu hari ini. Kami percaya bahwa hukum tabur tuai itu pasti. Ajar kami agar memiliki hati yang rela dalam menabur secara radikal, sehingga hidup kami senantiasa dapat menjadi berkat dimanapun kami berada. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

ANUGERAH DARI TABURAN YANG TIDAK BIASA

RHEMA HARI INI

Lukas 6:38 Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Dalam hidup Abraham, Tuhan selalu memberikan kepadanya kesempatan untuk menabur. Dan kesempatan itu benar-benar diambil oleh Abraham. Lihatlah bagaimana Abraham dan keluarganya dikenal sebagai keluarga penabur. Tidak heran, ia dan keturunannya pun mengalami tuaian yang tidak biasa. Begitupun juga yang dialami oleh Janda Sarfat yang dipilih Tuhan untuk memberi makan Elia. Jika kita melihatnya dari sudut pandang Tuhan, sesungguhnya memberi makan Elia adalah kesempatan untuk menabur. Taburannya itu pun ditumbuhkan oleh Tuhan sehingga sang janda Sarfat mengalami tuaian yang tidak biasa. Begitu pula yang terjadi atas sederet nama yang di catat di Alkitab. Daud, wanita yang mengurapi kaki Yesus dengan minyak narwastu, Rasul Paulus, juga janda yang mempersembahkan 2 peser uangnya di depan pintu Bait Allah adalah orang-orang yang mau mengambil kesempatan menabur bagi Tuhan. Entah itu melalui harta mereka, hati, waktu, tenaga dan lain sebagainya.

Tidak hanya untuk mereka yang nama-namanya dicatat di Alkitab, tetapi kesempatan untuk menabur inipun Tuhan berikan bagi semua orang. Karena itu adalah salah satu janji yang Tuhan berikan kepada kita melalui Nuh, bahwa selama bumi masih ada, TIDAK AKAN BERHENTI MUSIM MENABUR DAN MENUAI (Kejadian 8:22). Ini adalah sebuah anugerah dan kepastian dimana ketika kita memberikan taburan, maka kita pun akan mengalami musim menuai.

Tetapi sayangnya, tidak semua orang bisa melihat dan menyadari bahwa menabur adalah kesempatan dan anugerah dari Tuhan. Karena itu jugalah, tidak semua orang bisa ikut mengalami musim menuai. Inilah tantangan bagi setiap kita. Memang bukan hanya tentang materi, tetapi jika kita pun memiliki kesempatan menabur dalam hal materi, lakukanlah dengan rasa cinta kepada Tuhan dengan sepenuh hati kita. Maka Tuhan yang melihatnya, Dia juga yang akan menumbuhkan dan memberikan tuaian yang tidak biasa kepada kita sesuai dengan kebesaran-Nya. Dan hidup kita akan semakin menyukakan hati-Nya. Haleluya!

RENUNGAN

ANUGERAH MENABUR banyak dipakai Tuhan untuk memberikan ANUGERAH UNTUK MENUAI tuaian yang tidak biasa.

APLIKASI

1. Bagaimana Anda menyadari bahwa menabur adalah sebuah anugerah yang Tuhan berikan bagi kita semua?
2. Sudahkah Anda turut ambil bagian dalam kesempatan menabur yang Tuhan berikan?
3. Bagaimana Anda melihat hubungan menabur dengan cinta kasih Anda kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, terimakasih atas kesempatan yang Engkau berikan bagi kami untuk kamu semakin masuk dalam anugerah-Mu. Kami menyadari bahwa turut mengambil bagian dalam hal menabur adalah sebuah anugerah yang Engkau berikan bagi kami. Kami bisa membalas cinta kasih kami kepada-Mu dan melihat betapa hebat-Nya Engkau membawa kami masuk pula ke dalam musim menuai. Sungguh Engkau Allah yang besar bagi hidup kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

KAPASITAS MENABUR YANG TIDAK BIASA

RHEMA HARI INI

Filipi 4:17 (BIS) Itu bukan berarti saya cuma ingin menerima pemberian. Yang saya inginkan ialah supaya saya dapat melihat hasil-hasil yang menambah keuntunganmu.

Dalam ReSIKA Sabtu tepat seminggu yang lalu, diceritakan tentang kesaksian Yenny, mungkin ada diantara kita yang masih ingat bagaimana ketaatan Yenny dalam Perjanjian Berkat Tuhan membawanya mengalami berkat semua musim dari Tuhan. Rupanya tuaian mujizat yang Yenny terima masih belum berhenti sampai di situ saja. Di awal tahun 2020 yang lalu, Tuhan memberikan sebuah angka untuk Yenny taburkan. Bukan angka yang kecil bagi Yenny, tetapi karena kasihnya kepada Tuhan, maka ia pun taat. Tak lama kemudian, pandemi melanda dan semua orang mengalami dampaknya termasuk Yenny. Meski demikian ia masih tetap setia dan taat sekalipun tak jarang di tengah jalan ia merasa berat dan bahkan sempat ragu apakah ia sanggup untuk melanjutkannya. Di tengah kekuatirannya, di bulan Oktober 2020, Tuhan mengirimkan seseorang yang dengan begitu saja mentransferinya sejumlah uang yang nominalnya jauh melebihi yang selama ini ia taburkan.

Memasuki tahun 2021, Tuhan berbicara dalam hati Yenny untuk memberi lebih lagi dari nominal sebelumnya. “Wow! Taburan yang tahun lalu saja sudah cukup berat, apalagi yang kali ini”, pikirnya dalam hati. Yenny teringat sebuah kutipan yang berbunyi “Kita bisa saja memberi tanpa mengasihi, namun kita tidak bisa mengasihi tanpa memberi.” Ia pun memutuskan untuk tetap taat sebab ia sangat mengasihi Tuhan yang ia sembah. Yenny memilih untuk mengesampingkan egonya dan menomorsatukan Tuhan, sekalipun itu berarti ia harus menabur dengan bercucuran air mata. Melihat kapasitas menabur hati Yenny yang luar biasa, Tuhan pun memberikan anugerah yang juga luar biasa untuk Yenny. Di bukan Februari, secara tiba-tiba ia mendapatkan hadiah sebuah motor baru secara gratis.

Seringkali saat hendak memberi, kita merasa berat karena ego kita. Sebab bagi sebagian orang, untuk bisa menabur, berarti kita harus menahan diri dan mengorbankan kesenangan kita. Memang benar, untuk dapat hidup kita sangat membutuhkan uang, tetapi tanpa kita sadari, hal itu terkadang membuat kita jadi memberhalakan harta kita. Tetapi saat kita berani menabur dan menomorsatukan Tuhan di atas kepentingan kita sendiri, kapasitas hati yang seperti inilah yang Tuhan lihat dan Tuhan cari. Kapasitas menabur yang berbeda membuat kita menerima anugerah tuaian yang berbeda pula sesuai waktu-Nya yang terbaik.

RENUNGAN

KAPASITAS menabur yang berbeda membuat kita menerima ANUGERAH yang berbeda.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda memiliki kapasitas hati yang besar dalam menabur?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan menghendaki kita untuk menabur?
3. Setelah membaca renungan ini, apakah yang menjadi komitmen Anda dalam menabur?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, kami mau memiliki kapasitas hati yang besar dalam menabur. Kami tahu saat kami menabur untuk pekerjaan-Mu dan untuk sesama, maka Engkau akan disenangkan. Kami rindu menyenangkan hati-Mu, jamahlah hati kami sehingga kami bisa mengikuti teladan-Mu dalam mengasihi Allah dan sesama serta membuktikannya dengan taburan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENGAMBIL BAGIAN DALAM PERLUASAN KERAJAAN ALLAH (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 31-32
Kisah Para Rasul 23:16-35

RHEMA HARI INI
Amsal 3:9 Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama
dari segala penghasilanmu,

Bagi Renata, kebaikan Tuhan dalam hidupnya tak terhitung banyaknya. Setiap kali merenungkannya, atau ketika Roh Kudus mengingatkannya dalam berbagai kesempatan, Renata tak habis-habisnya terkagum dan bersyukur. Rasanya sampai kapan pun ia tak akan pernah bisa membalas semua kebaikan Tuhan. Karena itu Renata masuk dalam pelayanan di gerejanya, ia berusaha memberikan apa yang ia bisa berikan untuk Tuhan. Memang tidak mudah dalam prosesnya. Ada waktu istirahat, tenaga, dan pikiran yang harus ia korbankan. Namun bagi Renata, semua itu masih belum ada apa-apanya dibandingkan dengan semua berkat dan kasih karunia yang Tuhan berikan kepadanya. Maka ketika ia akhirnya mendapatkan pekerjaan, seluruh gaji pertamanya ia persembahkan kepada Tuhan. Renata senang pada akhirnya ia bisa memberikan persembahan dan persepuluhan dari hasil usahanya.

Kita semua bersyukur bisa tertanam di Keluarga Allah yang selalu berjalan dalam rhema Tuhan. Gereja yang mempunyai visi untuk menyelamatkan sebanyak mungkin jiwa bagi Kerajaan Sorga. Tak heran penyertaan dan hadirat Tuhan sangatlah nyata di gereja kita. Tiap tahun Tuhan tambah-tambahkan jiwa dan kegerakan yang semakin meluas sampai ke bangsa-bangsa. Tentunya diperlukan banyak upaya, tenaga, dan dana yang tidak sedikit untuk mengadakan kegerakan yang sebesar ini.

Jika seperti Renata, kita tergerak untuk membalas kebaikan Tuhan, kita bisa ikut ambil bagian dalam pelayanan online maupun offline di semua gereja lokal. Kita pun bisa berkontribusi melalui taburan kita, sebab ketika kita menabur, sesungguhnya kita sedang ambil bagian dalam perluasan Kerajaan Allah. Setiap persembahan yang kita berikan adalah untuk membiayai semua keperluan pelayanan, pembangunan gereja, pemberitaan Injil, dan untuk segala sesuatu yang diperlukan untuk menjalankan misi Tuhan. Ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, maka kita pun akan mendapat bagian dalam tuaian yang Tuhan mau nyatakan. Bukan hanya sekedar tuaian, tetapi tuaian yang tidak biasa. Itulah yang Tuhan mau curahkan untuk setiap kita yang berani menabur dengan tidak biasa untuk mendukung pekerjaan Tuhan. (PF)

RENUNGAN
Ketika kita MENABUR, sesungguhnya kita sedang ambil bagian dalam PERLUASAN KERAJAAN ALLAH.

APLIKASI
1. Apa pandangan Anda tentang menabur selama ini?
2. Menurut Anda, apa saja yang diperlukan untuk memperluas Kerajaan Allah di muka bumi ini?
3. Apa komitmen Anda untuk ikut ambil bagian dalam perluasan Kerajaan Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami mengucap syukur atas segala berkat dan kasih karunia-Mu dalam hidup kami. Kami ingin membalas cinta kasih-Mu, Tuhan, dengan mengambil bagian dalam perluasan Kerajaan-Mu di atas bumi. Berilah kami hati yang berani berkorban, hati yang berani menabur, dan hati yang penuh kasih kepada Allah dan sesama kami. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

PERSEMBAHAN ADALAH SIKAP HATI YANG BERKENAN DI HADAPAN TUHAN

RHEMA HARI INI

Mazmur 54:8 Dengan rela hati aku akan mempersembahkan korban kepada-Mu, bersyukur sebab nama-Mu baik, ya TUHAN.

Ketika Ayu masih seorang jiwa baru, ia kurang paham dengan yang namanya persepuluhan dan persembahan bagi Tuhan. Ia setuju dengan prinsip menabur, tetapi menurut Ayu saat itu, taburan tidaklah harus diberikan pada gereja. Apalagi ia melihat gedung gerejanya sudah begitu bagus dan megah, Ayu berpikir untuk apa ia menabur di tempat yang sudah berkelimpahan. Sama-sama menabur, lebih baik ia langsung saja memberi pada mereka yang jelas kelihatan membutuhkan bantuan. Lebih tepat guna dan terarah, demikian pemikiran Ayu.

Seiring waktu, rohani Ayu pun semakin bertumbuh. Ia belajar dari hari ke hari lewat khothbah yang disampaikan, lewat firman yang ia baca dan dari kelompok sel dimana ia tergabung. Ayu jadi mengerti bahwa bagi Tuhan, pemberian manusia itu tidaklah ada apa-apanya. Apapun dan seberapapun yang mampu kita berikan, sebetulnya itu adalah milik Tuhan juga yang di percayakan-Nya pada kita. Yang Tuhan lihat dan Tuhan perhitungkan adalah sikap hati kita, sebab ada perbedaan besar antara memberi dan mempersembahkan. Memberi itu berarti terserah kita, mau yang bagus atau mau yang jelek, semua tergantung kerelaan hati kita. Tetapi MEMPERSEMBAHKAN, berarti kita sungguh-sungguh menyiapkannya secara khusus bagi pribadi yang kita hormati dan kita junjung tinggi. Tidak mungkin kita akan sembarangan atau asal-asalan, pasti kita akan memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki.

Ayu kini menyadari perbedaan antara pemberian untuk Tuhan dan untuk sesama. Pada Tuhan, kita memberikan PERSEMBAHAN, sebagai tanda kita mengakui kedaulatan-Nya atas hidup kita dan kita menyembah Dia sebagai Raja di atas segala raja. Pada orang tua, kita memberikan penghormatan, sebab merekalah yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Tak terhitung berapa besarnya biaya dan kesulitan yang sudah mereka hadapi untuk menjadikan kita seperti sekarang ini. Dan pada orang miskin, kita memberikan sumbangan agar mereka pun bisa merasakan kasih Allah melalui uluran tangan kita. Jadi persembahan itu bukan sekedar harta yang kita bawa, tetapi sikap hati yang berkenan di hadapan Tuhan. Kita tidak berdonasi atau menyumbang gereja, tetapi kita memberi persembahan dan penyembahan yang terbaik untuk Tuhan, Allah kita. (PF)

RENUNGAN

PERSEMBAHAN itu bukan sekedar harta yang kita bawa, tetapi SIKAP HATI YANG BERKENAN di hadapan Tuhan.

APLIKASI

1. Apa pendapat Anda tentang persembahan selama ini? Apakah sama dengan memberi?
2. Menurut Anda, apa perbedaan antara memberi dan mempersembahkan?
3. Sudahkah Anda memiliki sikap hati yang berkenan di hadapan Tuhan? Apa komitmen Anda tentangnya?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, ampuni kami jika selama ini kami belum memiliki sikap hati yang benar dan berkenan di hadapan-Mu. Kini kami mengerti bahwa persembahan kami adalah wujud dari rasa hormat, kasih dan rasa syukur kami yang besar atas segala kasih karunia dan berkat-Mu atas hidup kami. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

TUHAN HARUSLAH YANG PERTAMA

RHEMA HARI INI

Matius 22:37-38 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Rina memiliki kegemaran menulis. Setiap hal yang terjadi dalam hidupnya selalu dituangkan dalam buku hariannya. Tak heran, Rina sudah memiliki banyak buku harian. Bukan hanya menulis kejadian yang dialami, Reni juga menuliskan hal-hal apa saja yang akan dilakukan dalam satu tahun, satu bulan bahkan satu hari. Rina selalu menuliskan urutan prioritas apa yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Meskipun banyak kesibukan yang dijalani Rina, rencana atau urutan pertama yang harus diselesaikannya tidak pernah berubah. Memang tidak seperti kebanyak orang, Rina memilih selalu menuliskan Tuhan di nomor satu pada rencana kerjanya, baru dia akan menuliskan hal-hal lainnya. Rina menyadari bahwa segala sesuatu harus dimulai dari Tuhan terlebih dahulu. Rina tidak mau mengganti posisi nomor satu dengan pekerjaannya, kesibukannya, kesenangannya atau bahkan dengan pacarnya. Bagi Rina, ketika Tuhan menjadi yang pertama dalam hidupnya, ia akan lebih mudah melalui tantangan atau cobaan yang datang dalam hidupnya.

Prioritas, adalah satu hal yang harus dimiliki oleh semua orang. Namun bukan berarti semua orang memiliki prioritas yang sama, termasuk dalam prioritas menabur. Namun, sebagai orang Kristen, prioritas kita haruslah berbeda dari orang dunia pada umumnya. Seperti yang Tuhan katakan di dalam Matius 22:37-38, hendaklah kita lebih memprioritaskan Tuhan daripada yang lain. Yang artinya Tuhan haruslah menjadi yang pertama dan utama di dalam hidup kita, baru kemudian untuk sesama. Kembalikan terlebih dahulu persepuluhan yang memang milik Tuhan dan setelah itu kita bisa menabur untuk penginjilan, membangun gedung gereja, memberkati hamba Tuhan dan menabur pada sesama yang membutuhkan. Kita bisa menabur untuk menghormati dan mengasihi orang tua kita, untuk orang miskin, anak yatim piatu atau siapapun yang Tuhan taruh dalam hati kita. Ketika kita menabur dalam urutan yang tepat, maka tuaian yang tidak biasa akan kita dapatkan. Berkat semua musim akan selalu ada dalam hidup kita. (LEW)

RENUNGAN

TUHAN haruslah yang PERTAMA, baru kemudian untuk SESAMA.

APLIKASI

1. Apakah Anda sudah menjadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam hidup Anda? Jika belum, apa sebabnya?
2. Mengapa Anda harus menjadikan Tuhan yang pertama?
3. Tindakan nyata apa yang Anda lakukan sebagai wujud menjadikan Tuhan yang pertama dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami mau menjadikan Engkau yang pertama dan utama dalam hidup kami. Mampukan kami untuk selalu memberikan hasil perasan pertama, yang terbaik dari apa yang kami hasilkan dari pekerjaan kami sebagai persembahan bagi-Mu. Terima kasih Bapa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENABUR BAGI PERLUASAN KERAJAAN TUHAN (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 29-30
Kisah Para Rasul 23:1-15

RHEMA HARI INI
Matius 6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.

Kita semua pasti tidak asing dengan kisah seorang janda di Sarfat yang mengalami mujizat luar biasa. Ia sedang dalam masa sulit karena dikejar penagih hutang, sedangkan keadaannya saat itu sangat terbatas, bahkan sangat kekurangan. Di tengah kondisinya yang memprihatinkan, nabi Elia justru datang menjumpainya untuk meminta minum dan makanan. Janda ini pun mengatakan bahwa yang ada padanya adalah persediaan makanan terakhir, setelah itu ia dan anaknya akan mati. Namun, janda ini tetap taat dan mendahulukan kepentingan Tuhan dengan memberikan makanan kepada nabi Elia. Setelah itu, bukannya habis, tepung dalam tempayannya tidak pernah kosong dan minyak yang ada di dalam buli-bulinya tidak tidak pernah berkurang sampai masa kelaparan itu berlalu.

Kisah janda dari Sarfat ini tidak dimulai setelah perjumpaannya dengan nabi Elia. Namun jauh sebelum itu, Tuhan sudah melihat bagaimana kehidupannya selama ini, sehingga ia dipilih oleh Tuhan untuk menolong nabi Elia (1 Raj. 17:9). Jika kita merenungkan, mengapa Tuhan tidak menolong Elia melalui orang lain yang keadaannya jauh lebih baik daripada janda yang kondisinya sendiri pun sedang berada di ujung tanduk? Itu karena Tuhan tahu bahwa prinsip tabur tuai adalah sebuah kebenaran. Tujuan Tuhan memerintahkan Elia mendatangi janda itu bukan semata-mata agar mendapatkan makanan, tetapi supaya Tuhan bisa menumbuhkan benih yang sudah ditaburkan oleh janda itu kepada Elia.

Oleh sebab itu, mulailah berani untuk percaya sepenuhnya kepada rencana dan perintah Tuhan, karena Tuhan tidak akan pernah mengecewakan kita. Salah satunya dalam hal menabur, terlebih menabur untuk pekerjaan Tuhan. Melalui kisah janda di Sarfat, kita belajar ketika kita memberi persembahan bagi Tuhan, itu adalah kesempatan bagi kita untuk menabur demi memperluas Kerajaan Allah dan mengumpulkan harta di sorga. Pada akhirnya, kita pun akan melihat bagaimana Tuhan memberikan anugerah untuk tuaian yang tidak biasa dan memastikan berkat untuk semua musim ada atas kita. Haleluya!

RENUNGAN
Menaburlah untuk MEMPERLUAS Kerajaan Allah.

APLIKASI
1. Mengapa Anda perlu menabur untuk memperluas Kerajaan Allah?
2. Sudahkah Anda terlibat dalam hal menabur untuk memperluas Kerajaan Allah? Jika belum, apa yang menjadi kendala bagi Anda?
3. Langkah apa yang akan Anda ambil untuk dapat mengaplikasikan renungan hari ini? Tuliskan!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih atas kehidupan dan berkat dalam segala musim yang sudah Engkau berikan atas setiap kami. Kami mau terus bertumbuh di dalam berkat dan anugerah-Mu itu. Kami mau belajar menabur untuk memperluas Kerajaan-Mu di muka bumi ini sehingga semakin banyak lagi orang-orang yang datang kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Languages

Change Language