Menerima Kembali Visi Dari Tuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Efesus 1:15-23

RHEMA HARI INI
Efesus 1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

“Mama aku lapar!” jerit Kevin spontan, saat melihat mamanya pulang. Sebenarnya Kevin jarang mengeluh karena lapar ataupun haus, karena ibunya selalu menyediakan sarapan, makan siang, dan makan malam tepat waktu. Namun hari itu, karena mobil yang rusak di jalan, semua urusan menjadi kacau, sehingga sang ibu akhirnya terlambat menyediakan makan malam tepat waktu.

Ketika urusan kampung tengah alias perut terpenuhi, seorang anak bisa dipastikan tidak akan rewel dan berteriak minta makan. Hanya ketika rasa lapar melanda, anak tersebut akan mulai menggeliat, berjuang, mencari atau berteriak minta makan kepada orangtuanya. Demikian juga dengan manusia roh kita. Untuk memulihkan hubungan dengan umat-Nya, supaya manusia mulai mencari Tuhan, berseru kepada Tuhan, seperti Kevin kepada mamanya, Tuhan mengijinkan goncangan demi goncangan terjadi dalam hidup anak-anak-Nya. Perlu ditegaskan, Tuhan mengijinkan goncangan terjadi bukan karena Tuhan jahat, tetapi justru karena Ia terlalu sayang dengan anak-anakNya. Ia rindu supaya kita bisa kembali dan menyadari bahwa Ia menciptakan kita dengan sebuah tujuan, rencana, visi atau panggilan yang begitu mulia. Untuk itu Tuhan mulai menggoncang zona nyaman kita, supaya melalui goncangan tersebut, timbul rasa haus dan lapar akan Tuhan, dan berteriak kepada Tuhan untuk adanya suatu lawatan.

Poin terpenting yang Tuhan harapkan kita lakukan saat berada di titik penentuan, saat kekeringan, kehausan atau kelaparan melanda adalah ingat Tuhan, dan berseru kepada Tuhan dengan segenap hati, sehingga kita dapat menerima kembali visi dari Tuhan dengan jelas. Kita jadi mengerti rencana, kehendak, dan panggilan Tuhan dalam hidup kita (Efesus 1:18). Kita akan dibuat Tuhan mengerti bahwa segala pekerjaan dan penghasilan kita adalah untuk memuliakan Tuhan. Kita akan tahu bahwa pernikahan kita adalah untuk menggenapi rencana Tuhan. Bahwa pelayanan kita bukanlah untuk popularitas tapi untuk menggenapi rencana Tuhan. Dan great revival adalah rencana Tuhan yang sedang digenapi saat ini.

RENUNGAN
Dengan menerima kembali VISI DENGAN JELAS, kita jadi mengerti RENCANA, KEHENDAK, dan PANGGILAN TUHAN dalam hidup kita

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah mengalami kehilangan visi? Apa yang Anda rasakan?
2. Sudahkah Anda sungguh-sungguh berseru pada Tuhan? Perubahan apa yang Anda rasakan?
3. Jika Anda sudah menerima kembali visi dari Tuhan, siapkah Anda untuk mengambil komitmen? Mengapa?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terimakasih atas kasih-Mu yang ajaib bagi kami. Terimakasih untuk kekeringan, rasa haus dan lapar yang Engkau ijinkan terjadi dalam hidup kami. Ingatkan kami untuk merespon dengan benar, untuk terus betseru dan berharap kepada Tuhan dengan segenap hati, sehingga kami boleh menerima kembali visi dari-Mu dengan jelas. Jadikan kami mengerti rencana, kehendak dan panggilan Tuhan dalam hidup kami sehingga great revival nyata atas hidup kami. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Menghidupkan Kembali Roh Yang Telah Kering

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Hakim-hakim 15:1-20

RHEMA HARI INI
Hakim-hakim 15:19 Kemudian Allah membelah liang batu yang di Lehi itu, dan keluarlah air dari situ. Ia minum, lalu menjadi kuat dan segar kembali. Sebab itu dinamailah mata air itu Mata Air Penyeru, yang sampai sekarang masih ada di Lehi.

Lulus dengan nilai terbaik dari universitas favorit, cerdas, kreatif dan memiliki karakter yang bagus, karir Benny naik dengan cepat di perusahaan tempatnya bekerja. Kesuksesan, jabatan, materi, semua rasanya sudah ia miliki, namun entah apa yang membuat hatinya tidak sejahtera. Malam itu selepas jam kerja Benny merasa sangat penat. Ia pun memutuskan tidak langsung pulang dan mampir ke sebuah mall dekat kantornya untuk membeli segelas kopi. Selagi duduk menikmati kopi, ia melihat seorang bapak, ibu dan 2 orang anaknya. Mereka kelihatan begitu akrab dan bahagia. Tertawa-tawa dan bercanda mereka lewat dekat Benny, ditangan si bapak ada sebuah Alkitab. Rupanya mereka baru pulang dari gereja. Selintas perasaan kosong dan rindu menyeruak dalam hati Benny. Entah kapan terakhir kalinya ia pergi ke gereja. Kesibukan kerja membuanya melupakan hal-hal rohani. Tak heran akhir-akhir ini jiwanya terasa begitu kering dan  tanpa tujuan. Kesuksesan ternyata tidak mampu membuat hidupnya terasa berarti.

Minggu berikutnya Benny pergi ke gereja, disana ia menyerukan kerinduan hatinya. Tuhan menjamah dan melawat Benny saat itu, Benny mendapat penglihatan seakan ia sedang berdiri di tengah ladang yang sangat luas dan sejauh matanya memandang ladang itu penuh gandum yang sudah menguning. Satu  ayat tiba-tiba muncul dalam hati Benny, tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit ( Lukas 10:2a). Saat itulah Benny mengerti visi hidupnya, yaitu bekerja menjadi penuai jiwa-jiwa bagi kerajaan Allah. Posisi dan kedudukannya sekarang adalah sarana untuk memenangkan jiwa-jiwa di sekelilingnya.

Inilah waktunya Tuhan mau menjamah hati anak-anak muda yang mulai merasa kekeringan. Mari sungguh-sungguh berseru kepada Tuhan, Ia ada di tengah-tengah kita. Saat kita berseru, saat itulah open heaven terjadi dan Roh Kudus dicurahkan dan mengalir dalam hati kita seperti aliran air hidup. Bukan saja hati kita akan disegarkan kembali, namun yang utama kita akan menerima penglihatan atau visi dari Tuhan untuk hidup kita. Bila kita mengerti apa rencana, kehendak dan panggilan Tuhan maka great revival pasti akan terjadi dengan segera dalam setiap aspek kehidupan kita. (PF)

RENUNGAN
Aliran mata air penyeru akan MENGHIDUPKAN KEMBALI roh yang telah KERING.

APLIKASI
1. Pernahkah Anda mengalami saat-saat dimana hidup anda terasa begitu kering? Dalam situasi apakah itu?
2. Apa dampak kekeringan rohani dalam hidup anda?
3. Apa yang harus Anda lakukan untuk bisa mengerti visi Tugan dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, berilah kami kepekaan untuk bisa melihat visi yang dari pada-Mu. Kami ingin agar mata kami tepat terarah pada tujuan hidup kami agar perjuangan kami tidak sia-sia. Hingga pada akhirnya nanti kami boleh menyelesaikan pertandingan kami dan berkata, sudah selesai. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Awal Mula Kekalahan Besar

ReKA Video

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yohanes 15:1-8

RHEMA HARI INI
Yohanes 15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Perang Dunia kedua merupakan konflik yang paling mematikan antar umat manusia secara global. Jepang adalah satu musuh yang paling ditakuti saat itu. Serangan para tentaranya yang berapi-api menaklukkan para lawan mereka yang lebih besar sekalipun. Mereka berperang seolah-olah tidak ada yang bisa membuat mereka takut. Namun, sejarah mencatat, peristiwa bom atom Hiroshima dan Nagasaki yang dijatuhkan Amerika Serikat pada tanggal 6 dan 9 Agustus mengubah segalanya. Bukan hanya kedua kota tersebut yang mengalami kehancuran besar, tetapi semangat juang tentara Jepang di seluruh dunia runtuh seketika. Saat negara tercinta mereka hancur, mereka kehilangan visi dan tujuan dalam perjuangan mereka. Ketakutan dan ketidakberdayaan melanda hati mereka. Perisitiwa tersebut pun menjadi salah satu tanda berakhirnya PD2.

Di masa modern ini, hidup kita pun bisa diibaratkan peperangan. Peperangan kita sebagai orang percaya bukanlah melawan darah dan daging, tetapi peperangan roh (Ef. 6:12). Kita pun perlu memiliki visi dalam hidup kita. Sebab visi menentukan tujuan hidup kita dan bagaimana kita menggunakan waktu-waktu kita. Saat kita kehilangan visi, hidup kita pun akan berputar-putar tanpa arah. Kita sekedar menjalani hari tanpa tahu apa yang kita perjuangkan. Tidaklah heran kalau serangan iblis selalu menghantam kita, sehingga perasaan lelah dan kalah kerap menghampiri hati kita. Kemudian, kita pun mengalami kekeringan rohani.

Kabar baiknya, Tuhan kita sanggup menghidupkan apa yang sudah mati sekalipun. Yang perlu kita lakukan hanyalah mendekat kepada Tuhan dan tinggal dalam-Nya seperti ranting yang tinggal pada pokoknya. Saat kita menempel pada Tuhan, aliran Roh-Nya akan menyegarkan roh kita kembali. Semakin intim kualitas hubungan pribadi kita dengan Tuhan, semakin jelas visi yang akan kita terima dari-Nya. Dengan visi itulah, kita bisa hidup dalam rencana dan panggilan Tuhan kemudian menggenapinya. Itulah awal kebangkitan besar yang akan Tuhan kerjakan dalam dan melalui hidup kita.

RENUNGAN
ROH YANG KERING adalah AWAL mula KEKALAHAN BESAR.

APLIKASI
1. Kekeringan dalam hal apa yang tengah Anda alami saat ini? Apakah Anda mengetahui penyebabnya?
2. Mengapa roh Anda yang kering bisa menjadi awal dari kekalahan besar di hidup Anda?
3. Bagaimana Anda bisa menghidupkan kembali roh dan hidup Anda yang kering?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami perlu urapan-Mu, agar kami dapat senantiasa menyalakan api roh yang berkobar-kobar, sehingga kami memiliki kekuatan mengalahkan segala kedagingan kami dan mendekat senantiasa kepada-Mu. Biarlah kami boleh menerima visi dari-Mu untuk menggenapi setiap rencana-Mu dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Kembali Diarahkan Pada Rencana Tuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 25:1-22

RHEMA HARI INI
Mazmur 25:14 -TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

Bunga, gadis SMA yang cantik, energik dan penuh semangat. Seperti namanya, Bunga adalah idola semenjak kecil hingga sekarang. Bagaimana tidak, bukan parasnya saja yang cantik, tetapi sifatnya yang baik dan suka menolong menjadikan Bunga begitu dikenal dan disukai teman-temannya. Selain itu, Bunga juga aktif di kegiatan persekutuan sekolah dan juga di gerejanya. Setiap kesempatan pelayanan yang diberikan kepadanya selalu dijalaninya dengan semangat.

Sekarang Bunga sudah menjadi mahasiswa yang mulai berubah sejak berkenalan dengan seorang pria dan menjalin hubungan dengannya. Bunga sering diajak pergi di hari Sabtu dan Minggu, padahal hari-hari itu adalah hari dimana Bunga harus melayani dan beribadah kepada Tuhan. Teman-teman gereja sudah mengingatkan, tetapi Bunga masih berkeras hati lebih memilih kesenangannya sendiri. Namun, setelah beberapa bulan undur dari pelayanan, Bunga merasa kehidupan rohaninya begitu kering. Kekosongan dirasakan dalam hati dan jiwanya. Dia menangis dan meminta ampun kepada Tuhan karena sudah undur dari panggilannya. Bunga pun mulai menghubungi teman-teman gerejanya dan berjanji akan kembali dalam pelayanan.

Masa muda merupakan sebuah kebanggaan dimana keadaan tubuh masih kuat, energik dan semangat. Kesempatan muda tidak datang dua kali dalam perjalanan hidup kita, jadi jangan sampai kita salah membuat prioritas sedari muda. Namun, jika kita sudah terlanjur melakukan kesalahan dan kita sekarang merasakan kekeringan rohani seperti Bunga, ini saatnya Tuhan mau menjamah hati anak-anak muda yang kering itu. Datang pada Tuhan dan meminta ampunan-Nya. Miliki rasa haus dan kering dalam hidup kita, sehingga Tuhan akan menyegarkan kembali dan membanjiri dengan air surgawi. Inilah waktu kegerakan besar terjadi dimana Tuhan akan melawat anak-anak muda dan mengarahkan kembali kepada rencana Tuhan yang tepat. Jangan biarkan masa muda berlalu begitu saja, percayalah Tuhan akan menghidupkan kembali semangat, gairah masa muda kita untuk melayani-Nya dan menggenapi rancangan-Nya dalam hidup kita. (LEW)

RENUNGAN
Tuhan akan melawat anak-anak muda dan MENGARAHKAN mereka KEMBALI pada rencana Tuhan.

APLIKASI
1. Apakah yang menjadi prioritas hidup Anda ketika muda?
2. Sudahkah arah dan tujuan hidup Anda di masa muda sesuai dengan rencana Tuhan? Jika sudah atau belum, mengapa?
3. Sebutkan komitmen Anda ketika lawatan Tuhan diberikan kepada anak-anak muda

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur Engkau memberikan janji-Mu bagi anak-anak muda. Bawa dan arahkan hidup kami kembali bila kami mulai melenceng dari panggilan-Mu. Kami percaya lawatan-Mu akan membawa kami kembali pada rencana-Mu yang tepat. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Orang Muda Dengan Visi Yang Jelas

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Amsal 29:1-27

RHEMA HARI INI
Amsal 29:18 Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

Grace Trey, seorang gadis muda berumur 18 tahun, lahir di keluarga Kristen yang taat. Ia mewarisi talenta menyanyi dan bermusik dari ayahnya, Johnny Trey, bintang rock terkenal, yang sekarang menjadi seorang pendeta. Grace dan ayahnya melayani bersama di gereja sebagai Worship Leader dan pemusik. Meskipun sering tampil bersama ayahnya, namun hubungan keduanya kurang harmonis. Sebagai seorang remaja, Grace masih mudah terpengaruh dengan hal-hal duniawi. Ia lebih nyaman dan menyukai lagu-lagu bernuansa pop daripada lagu-lagu rohani. Suatu hari Grace mendapat tawaran dari mantan manajer ayahnya yang mengetahui potensi dan bakat besar Grace untuk menjadi seorang superstar pop.

Ayahnya menentang keras keinginan Grace dan mereka terlibat pertengkaran hebat. Grace nekat pergi meninggalkan ayahnya demi meraih mimpinya. Saat akhirnya ia mulai terkenal, Grace menghadapi konflik batin berkaitan dengan iman, image dan karirnya. Ia merasakan ternyata di balik ketenaran ia mengalami kesepian, suatu pengalaman hidup tanpa Tuhan. Grace tersadar bahwa apa yang ia lakukan saat ini hanyalah impian semu yang membuatnya jauh dari iman yang dulu ia yakini. Tuhan pun terus mencari Grace dan mengirimkan orang-orang untuk mengingatkan Grace kembali lagi pada Tuhan. Di akhir cerita, Grace kembali pada ayahnya dan menjadi penyanyi lagu rohani yang menginspirasi kaum muda di kotanya.

Seperti cerita film Grace Unplugged di atas, anak-anak muda yang penuh semangat dan potensi, harus diimbangi dengan visi yang jelas. Jika tidak hati-hati, musuh akan mengalihkan visi anak-anak muda kita, mengalihkan dari tujuan hidup yang dari Tuhan. Akibatnya mereka akan kelelahan sendiri karena mengejar tujuan hidup yang tidak jelas. Berjuang dalam visi yang salah, pertarungan yang bukan karena rencana Tuhan tapi karena ego sendiri, akan melelahkan dan membuang waktu sia-sia. Ini saatnya Tuhan mau menjamah dan membangkitkan kembali visi kaum muda. Bagi anak-anak muda, mintalah dengan sungguh-sungguh visi dari Tuhan atas hidupmu. Agar masa mudamu benar-benar berarti dan hidupmu menjadi sumbu kebangunan rohani besar bagi para pahlawan-pahlawan muda kerajaan Allah.

RENUNGAN
Visi atau tujuan hidup yang TIDAK JELAS akan membuat kita KELELAHAN SENDIRI.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda mendapat visi yang jelas atas hidup Anda?
2. Jika belum apa yang seharusnya Anda lakukan?
3. Apa yang akan Anda persiapkan untuk bisa memenuhi visi dari Tuhan atas hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami sadar bahwa kami seringkali mendahulukan mimpi dan ambisi pribadi kami. Ampuni kami ya Tuhan. Bukalah mata kami dan perlihatkan dengan jelas Tuhan, apa visi hidup kami. Agar hidup kami terarah dan waktu yang ada pada kami bisa terfokus untuk menggenapi tujuan hidup kami. terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Rencana Tuhan Atas Kebangkitan Anak-Anak Muda

ReKA Video

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 2:1-21

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir–demikianlah firman Allah–bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.

Selama bersekolah di luar kota, Dodi mendapatkan pengalaman rohani yang luar biasa di gerejanya. Ia menjadi pemuda yang benar-benar hidup untuk melayani Tuhan. Namun ketika kembali ke kotanya, ia melihat bahwa teman-temannya sedang dalam kondisi rohani yang gersang. Hati Dodi pun tergerak karena belas kasihan. Meski sebenarnya ia sudah terpilih untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri, Tuhan memberikannya visi yang berbeda. Ia memutuskan untuk tetap tinggal dan membuka komsel kecil-kecilan di rumahnya yang tidak besar. Ia berusaha membangkitkan roh teman-temannya dan menjangkau anak-anak muda yang belum terselamatkan. Lima tahun berjalan dengan cepat, komselnya pun menjadi berkat bagi banyak pemuda. Tidak sedikit yang bangkit dengan roh yang menyala-nyala untuk menyelamatkan jiwa dan memuliakan nama Tuhan, sehingga kebangunan rohani pun terjadi di tengah kalangan anak-anak muda di kota Dodi.

Kebangkitan rohani besar sudah berada dalam perencanaan Tuhan sejak lama, bahkan semenjak zaman nabi-nabi sebelum Tuhan Yesus datang ke dunia sebagai manusia untuk yang pertama kalinya. Kebangunan rohani besar ini diawali dengan pencurahan Roh Allah secara besar-besaran ke atas umat-Nya. Ketika Petrus dan pengikut Yesus lainnya menerima pencurahan Roh besar-besaran tersebut, roh dan semangat mereka yang tadinya sempat mati pun dihidupkan kembali. Mereka bukan lagi orang-orang yang bersembunyi dalam ketakutan dan kehilangan pengharapan, tetapi pemberita Injil yang luar biasa. Sekali Petrus berbicara, tiga ribu orang langsung bertobat. Ini adalah suatu peristiwa yang tidak bisa diabaikan begitu saja dalam sejarah manusia.

Kebangkitan rohani besar seperti ini pun hendak Tuhan adakan kembali di atas bumi kita. Kalau kita ingin masuk dan terlibat dalam rencana Tuhan, serahkanlah semua rencana hidup kita ke tangan-Nya. Biarkan Tuhan yang memakai impian kita, menghembuskan visi ke dalamnya, serta mengarahkan hidup kita untuk menghidupkan kembali apa yang sempat dan telah mati dalam kehidupan banyak orang.

RENUNGAN
Tuhan mau bangkitkan ANAK-ANAK MUDA yang hidup dalam RENCANA TUHAN dan mendapatkan VISI.

APLIKASI
1. Apakah Anda sebagai anak muda ingin juga dibangkitkan untuk hidup dalam rencana Tuhan? Jika mau, apa hal yang harus Anda lakukan untuk bisa hidup dalam rencana Tuhan?
2. Mengapa Anda perlu hidup dalam rencana Tuhan?
3. Komitmen apa yang akan Anda lakukan untuk bisa terus menerima rencana Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Tuhan Yesus, terima kasih atas kebaikan-Mu yang memberikan kami kesempatan untuk dibangkitkan menjadi pribadi yang hidup dalam rencana-Mu. Berikan kami visi dan penglihatan yang hanya dari pada-Mu saja dan jauhkan kami dari pencobaan dan jalan yang sesat. Sebab kami tahu, hanya rencana-Mu saja yang sempurna dan terbaik untuk hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Tangkap Lagi Dan Pegang Erat-Erat Mimpimu

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kejadian 25:19-34

RHEMA HARI INI
Kejadian 25:26 Sesudah itu keluarlah adiknya; tangannya memegang tumit Esau, sebab itu ia dinamai Yakub. Ishak berumur enam puluh tahun pada waktu mereka lahir.

Di China ada seorang anak perempuan yang mempunyai mimpi suatu ketika orang tuanya mau menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat. Papa mamanya bahkan tidak percaya Tuhan Yesus itu ada. Tiap kali anak itu hendak ke sekolah Minggu atau hanya berdoa di rumah pun, orang tuanya pasti memarahi habis-habisan. Tapi anak perempuan itu tidak putus asa, ia tetap memegang erat mimpinya bahwa suatu hari papa dan mama akan menerima Tuhan Yesus, dan menjadi pengikut-Nya yang setia, demikian ditulisnya dalam buku catatan harian mungil miliknya. Anak perempuan itu akhirnya meninggal dalam suatu kecelakaan yang tragis.

Kisah ini pastilah bukan kisah yang menarik jika berakhir sampai di sini. Tapi kemudian orang tua anak itu menemukan tulisan di buku harian milik anaknya. Mereka sebenarnya sangat menyayangi dan kehilangan anaknya, maka mereka memutuskan untuk memenuhi keinginan terakhir anak kesayangan mereka. Jadilah mereka berdua pergi ke gereja. Disana Tuhan bekerja menjamah hati papa dan mama, mereka percaya dan mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat. Bukan itu saja, setelah menjadi orang percaya, sang papa dan mama selalu membawa orang ke gereja. Pernah dalam satu kebaktian mereka membawa 8 orang, dan semuanya, ke 8 orang itu percaya dan menerima keselamatan dari Tuhan.

Nama Yakub dalam ayat rhema kita hari ini artinya pemegang tumit, sebab waktu lahir Yakub memegang erat tumit Esau. Yakub ini orang yang tidak mau menyerah, sejak kecil bahkan bayi baru lahir tangannya sudah cukup kuat untuk menggenggam tumit saudaranya erat-erat. Mungkin saat ini kita tidak punya apa-apa untuk berpegang ataupun berharap, tapi tetaplah bermimpi. Mimpi dan pengharapan itulah yang akan menolong kita melalui saat-saat sukar. Mintalah agar spirit Yakub ini diimpartasikan dalam hidup kita. Terlebih lagi saat ini Tuhan sedang menggenapi great revival atas umat-Nya, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, tidak ada kematian yang tidak dapat dibangkitkan-Nya. Bangkit, jangan takut. Kembalilah bermimpi, tangkap lagi mimpimu dan pegang mimpi itu erat-erat seperti Yakub memegang erat tumit Esau saat ia lahir. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Memegang erat MIMPI akan menimbulkan HARAPAN dan SEMANGAT.

APLIKASI
1. Apa mimpi Anda yang sampai saat ini belum terlaksana?
2. Hal apa yang menyebabkan mimpi Anda belum menjadi kenyataan?
3. Pengharapan apa yang Anda miliki dalam great revival yang sedang Tuhan kerjakan saat ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, kami mau seperti Yakub yang tidak mau menyerah atas mimpi-mimpi kami. Tolong kami Bapa untuk tidak mudah putus asa dan selalu berani berharap, beri kami semangat yang baru untuk menangkap lagi dan memegang mimpi kami erat-erat. Bila mimpi kami sesuai dengan kehendak-Mu, pasti akan terjadi dan digenapi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Jangan Sampai Kehilangan Mimpi

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Pengkotbah 5:1-6

RHEMA HARI INI
Pengkotbah 5:6 Karena sebagaimana mimpi banyak, demikian juga perkataan sia-sia banyak. Tetapi takutlah akan Allah.

Tiap orang pasti punya mimpi. Tapi tidak semua mimpi muncul saat tidur, ada mimpi yang lahir saat seseorang tengah terjaga, bahkan sangat terjaga. Mimpi jenis ini ibaratnya bahan bakar. Menjadikan seseorang lebih dinamis, jarak yang jauh terasa dekat, halangan dan rintangan pun menjadi tak punya arti. Itulah mimpi yang digenggam orang tua untuk masa depan anak-anaknya. Untuk itu mereka rela bekerja mati-matian. Jika suatu kali, karena sesuatu sebab anak-anak mereka tidak bisa memenuhi harapan, bisa jadi orang tua akan merasa kehilangan mimpinya. Kehilangan harapan dan kehilangan semangat untuk berbuat apapun juga.

Mungkin ada di antara kita yang hari-hari ini mengalami hal serupa. Awalnya kita adalah orang yang sangat bersemangat. Semangat bekerja, semangat melayani, dan mulai meraih kesuksesan. Kita berada di zona nyaman, namun sesuatu terjadi. Sesuatu yang menjungkir balikkan dunia kita. Mungkin kehilangan seseorang yang sangat kita kasihi. Kehilangan pelayanan yang kita banggakan, kehilangan komsel yang sudah sekian lama dirintis. Atau kehilangan pertemanan yang sudah kita bangun sekian lama. Akibatnya kita mulai kehilangan semangat hidup, kehilangan mimpi. Lalu kita mulai mengurangi kesibukan dan memutuskan sudah saatnya pensiun.

Sebenarnya saat kita mengurangi kesibukan, berarti kita sedang mengikis mimpi dalam hidup kita. Tetap mempunyai kesibukan maka kita sedang menjaga mimpi kita tetap hidup. Pensiun dalam bekerja boleh, tetapi tidak boleh pensiun dalam berkarya. Hari ini, saatnya great revival, terimalah Roh Kudus dan pengharapan hidup kita yang sudah mati akan dibangkitkan kembali. Percayalah, Tuhan itu seperti seorang ayah yang sedang mengirim anaknya belajar di luar kota atau luar negri. Selama anak tersebut masih terus belajar atau mencari pengalaman kerja untuk meningkatkan pengetahuannya, tentunya sang ayah akan selalu mendukungnya dan mencukupi segala kebutuhannya. Demikian juga sebagai orang percaya, kita mempunyai panggilan untuk mengabarkan injil sampai ke bangsa-bangsa. Selama kita masih punya semangat, masih punya mimpi, maka Tuhan sanggup bangkitkan apapun yang kita kira sudah mati. Masih ada harapan jika kita mau bangkit hari ini juga. Kita kehilangan mimpi karena berpikir Tuhan kita mati. Tuhan kita tidak mati, Dia telah bangkit mengalahkan kematian. Dia Tuhan yang hidup dan sangat berkuasa.

RENUNGAN
PENSIUN atau mengurangi kesibukan bisa membuat kita KEHILANGAN MIMPI.

APLIKASI
1. Adakah mimpi Anda yang sedang mengalami kematian saat ini?
2. Apa yang ada di pikiran Anda saat Anda kehilangan mimpi?
3. Setelah Anda menyadari Tuhan mau membangkitkan setiap mimpi Anda yang sudah mati, apa yang akan Anda lakukan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur untuk rhema-Mu pada hari ini. Kami percaya Engkau adalah Allah yang hidup, Allah yang sanggup membangkitkan. Kami terima pengharapan baru hari ini, kami mau bangkit dan kembali berkarya. Selama kami masih hidup berarti kami kami harus berbuah bagi kerajaan-Mu. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Generasi Orang Tua Yang Tuhan Bangkitkan

ReKA Video

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kejadian 45:16-28

RHEMA HARI INI
Kejadian 45:27 Tetapi ketika mereka menyampaikan kepadanya segala perkataan yang diucapkan Yusuf, dan ketika dilihatnya kereta yang dikirim oleh Yusuf untuk menjemputnya, maka bangkitlah kembali semangat Yakub, ayah mereka itu.

Masa tua, masa pensiun. Masa yang tepat untuk menghabiskan hidup dengan tenang. Itulah pandangan yang populer di duna ini. Karena itu, banyak orang yang berjuang mati-matian di masa muda supaya bisa hidup nyaman di masa tua. Namun, seberapa banyak orang yang tadinya penuh semangat dan wibawa, tetapi setelah berhenti bekerja dan hanya bersantai di rumah, malah semakin hari semakin terlihat layu? Seolah-olah mereka kehilangan semangat hidup. Pdt. Abimelekh memilih cara hidup yang sama sekali berbeda. Usianya sudah 63 tahun, tetapi ia tidak bersantai-santai. Sering kali ia masuk ke pedalaman dan menjangkau suku-suku terabaikan di pegunungan Irian Jaya. Ketika ia ditanya, “Mengapa Bapak masih saja pergi ke hutan pedalaman? Bapak sudah tua, lagipula banyak biaya yang harus dikeluarkan,” ia pun menjawab, “Suatu hari kelak, siapa yang akan berdiri di hadapan takhta Anak Domba Allah? Semua suku harus datang menyembah Tuhan. Jadi kita harus menjangkau mereka. Selama saya masih dapat berjalan, saya akan melayani Tuhan.”

Firman Tuhan berkata, “Mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar” (Mzm. 92:14-15). Hal itu berarti, berapa pun usia Anda, rencana Tuhan dalam hidup Anda tidak pernah berhenti. Tuhan tetap dapat memilih dan memakai Anda untuk memenuhi tujuan-Nya yang mulia di atas muka bumi.

Usia manusia tidak ada yang tahu. Selama kita masih diberi hidup pleh Tuhan, kita masih bisa tetap melayani. Usia lanjut bukanlah alasan untuk berhenti melayani. Milikilah semangat untuk melayani sampai Tuhan memanggil kita, maka Tuhan akan menghidupkan impian-impian yang telah mati dalam hidup kita dan memakainya untuk mempersiapkan kebangkitan rohani besar yang hendak diadakan-Nya.

RENUNGAN
Tuhan mau bangkitkan GENERASI ORANG TUA yang penuh SEMANGAT.

APLIKASI
1. Bagaimana sikap Anda pada saat menghadapi usia tua?
2. Mengapa Tuhan mau membangkitkan generasi orang tua?
3. Bagaimana Anda dapat terlibat dalam kebangkitan besar yang Tuhan rencanakan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa dalam nama Yesus, kami berdoa agar senantiasa memiliki semangat, berapa pun usia kami. Hidup kami adalah hidup yang penuh dengan tujuan, tujuan mulia-Mu. Biarlah Engkau tetap memakai kami sebagai alat-Mu untuk menggenapi rencana-Mu, berapa pun usia kami sekarang ini. Sebab tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Doa Untuk Revival Generasi Muda

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 60:1-22

RHEMA HARI INI
Yesaya 60:22 Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

Sejumlah riset yang dilakukan oleh pakar perkembangan anak dan psikiater menyimpulkan, anak yang menerima stimulasi sejak dalam kandungan, kelak akan memiliki kemampuan visual, pendengaran dan ketrampilan berbahasa serta motorik yang lebih baik. Bagi janin, Rahim ibu bukanlah tempat yang sepi. Selain ”dihibur” oleh suara aliran darah, ia terbiasa mendengarkan “orkestra” detak jantung dan proses pencernaan ibu. Juga suara ibu saat bercakap-cakap.

Semasa kehamilannya, Lita rajin membaca firman untuk bayi yang sedang dikandungnya. Setiap pagi dan malam, Lita dan suami tumpang tangan diatas perut Lita dan berdoa. Setelah sang bayi lahir, Lita tetap membacakan alkitab untuk anaknya, Orel. Cerita nabi-nabi dan berbagai tokoh di alkitab menjadi bagian keseharian Orel. Entah anaknya paham atau tidak, karena Orel masih begitu muda, namun Lita yakin dan percaya bahwa firman Tuhan adalah makanan rohani terbaik bagi anaknya sebab firman itu hidup. Dan benar saja Orel tumbuh besar menjadi remaja yang berbeda dari teman-teman sebayanya yang kebanyakan asyik dengan hal-hal dunia. Orel terjun ke pelayanan dan menjadi seorang pendoa syafaat. Orel tahu persis tujuan hidupnya dan ia berjuang keras untuk taat pada visi Tuhan atas hidupnya.

Hari ini, saat great revival telah tiba, ini waktunya semua orang tua harus segera bertindak. Mungkin anak kita sedang kehilangan nafas rohani mereka, sebagai orang tua jangan pernah kita kehilangan nafas rohani kita untuk mendoakan mereka. Karena hanya doa yang bisa membangkitkan anak-anak kita. Saat kita terus berdoa bagi anak-anak kita, maka Roh Kudus akan dicurahkan atas mereka sehingga kebangunan rohani atas anak dan remaja kita akan terjadi. Jangan kaget dengan apa yang bisa mereka lakukan bila sudah bangkit dalam Tuhan. Anak yang tadinya rohaninya paling lemah, bisa tiba-tiba berubah menjadi orang paling rohani di rumah. Jangan heran jika kita melihat anak-anak kita bangkit menjadi pahlawan doa profetik bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Inilah yang akan Tuhan kerjakan, kegerakan anak-anak dan remaja. Kids dan teens impact akan mengalami gelombang great revival yang dahsyat. ‬‬‬

RENUNGAN
DOA-DOA kita akan membangkitkan revival atas GENERASI ANAK dan REMAJA.

APLIKASI

1. Jika Anda adalah orang tua, bagaimana Anda melihat kondisi anak-anak Anda saat ini? Masihkah ada nafas rohani dalam diri mereka?
2. Seberapa sering anda mendoakan anak-anak Anda dan apa yang Anda doakan bagi mereka?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil untuk membangkitkan generasi anak dan remaja?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih atas anugerah-Mu pada anak-anak kami. tolong mreka Tuhan untuk senantiasa hidup dalam kekudusan, jauhkan dan lindungi mereka dari pergaulan yang menyesatkan. Curahkanlah Roh Kudus-Mu atas mereka agar mereka bangkit sebagai pahlawan-pahlawan muda yang membawa great revival bagi generasi mereka. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.