Bangkit Dalam Dimensi Kuasa Dan Mujizat Tuhan [REKA]

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 110-112
1 Korintus 5

BACAAN HARI INI

Yosua 3:1-17

RHEMA HARI INI

Yosua 3:15-16 Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu–sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai–maka berhentilah air itu mengalir.
Ada perbedaan yang sangat mencolok ketika bangsa Israel ada di bawah pimpinan Musa dan Yosua. Di zaman Musa, mujizat sungguh dahsyat terjadi. Laut Teberau terbelah, sepuluh tulah di Mesir, mujizat burung puyuh, roti manna, dan masih banyak lagi. Namun, jika kita pahami lebih dalam lagi, Tuhan hanya memakai Musa untuk melakukan semua keajaiban-keajaiban itu, sementara bangsa Israel hanya melihat dan menerimanya saja. Berbeda dengan di zaman Yosua. Tuhan bawa mereka pada level yang lebih lagi. Di zaman Musa, Tuhan mengeringkan Laut Teberau terlebih dahulu, barulah Israel melangkah di tanah yang kering. Namun ketika Yosua dan bangsa Israel berhadapan dengan sungai Yordan yang sedang meluap airnya, mereka melangkah terlebih dahulu. Tepat ketika kaki para tua-tua yang membawa tabut perjanjian menyentuh air, sungai itu baru tersibak airnya dan berhenti mengalir.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Tuhan mau seluruh bangsa Israel bangkit dan mengerjakan keajaiban bersama-Nya. Ya, Tuhan mau Israel bangkit. Tuhan mau Israel mengerjakan mandat yang sudah Tuhan berikan, yaitu memasuki dan menduduki Tanah Perjanjian. Tuhan mau mengerjakan mujizat dengan kuasa-Nya yang bekerja dalam diri mereka.

Bukankah apa yang dialami bangsa Israel juga sama dengan yang Tuhan kerjakan di tengah-tengah kita saat ini? Tuhan sudah memberikan mandat bagi kita untuk bangkit dan menjadi terang. Tuhan mau menyatakan kemuliaan-Nya melalui hidup kita. Namun, bukan lagi seperti di zaman Musa, tetapi seperti yang dialami bangsa Israel di zaman Yosua. Tuhan mau umat-Nya melangkah terlebih dahulu, baru sungai Yordan berhenti mengalir. Artinya, Tuhan mau kita melangkah masuk dalam dimensi kuasa-Nya terlebih dahulu, baru kemudian kita akan melihat mujizat-Nya menyertai apa yang kita kerjakan. Dan saat itu terjadi, kita akan siap merebut Tanah Perjanjian kita, menyelesaikan mandat yang Tuhan berikan atas kita semua. Haleluya!

RENUNGAN

Untuk dapat menunaikan MANDAT MEMBEBASKAN BANGSA kita, kita perlu melangkah masuk dalam DIMENSI KUASA dan MUJIZAT TUHAN.
APLIKASI
1. Apakah yang bisa Anda terapkan dalam hidup Anda saat ini melalui kisah Bangsa Israel yang berhasil menyeberangi sungai Yordan?
2. Adakah ketakutan yang masih menguasai Anda saat ada mandat dari Tuhan untuk melangkah maju? Bagaimana Anda mengatasinya?
3. Apa yang akan Anda lakukan supaya perhemaan Tuhan semakin kuat dan jauh lebih kuat dari semua ketakutan Anda? Tuliskan komitmen Anda!

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih atas mandat yang sudah Engkau berikan bagi kami. Kami mengucap syukur karena itu adalah sebuah anugerah dan kehormatan. Berikan kami kekuatan supaya kami terus dimampukan untuk hidup di dalamnya, dan mulai masuk dalam dimensi kuasa-Mu, sehingga mujizat-mujizat semakin dinyatakan melalui hidup kami dan nama-Mu semakin dipermuliakan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Memperoleh Telinga Seorang Murid [REKA]

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 107-109
1 Korintus 4

BACAAN HARI INI

Yesaya 50:1-11

RHEMA HARI INI

Yesaya 50:4b Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Bill Gates, pendiri Microsoft dan orang terkaya di dunia, memiliki kebiasaan yang sangat menginspirasi. Meski ia keluar dari Harvard University pada tahun 1975 untuk mendirikan Microsoft, ia mengaku tidak melewatkan apa pun. Pria yang kemudian mendapatkan gelar kehormatan dari Harvard pada tahun 2007 ini mengatakan bahwa kebiasaannya membaca, mengikuti kelas online, dan pelajaran kehidupan sehari-hari, melebihi apa pun yang ia sudah lewatkan dari Harvard University. Sejak muda sampai sekarang, ia mempunyai kebiasaan bangun pagi, berolahraga, menonton video serial edukasi, dan membaca.

Ya, ketika kita menguasai pelajaran kehidupan ini dan melakukannya, hidup kita akan penuh kemenangan. Seperti halnya Bill Gates tidak bisa menyelesaikan kuliahnya di Harvard, tetapi dengan belajar secara mandiri, ia terbukti bisa sukses besar. Demikian juga kita, untuk menang dalam setiap peperangan dan pergumulan kita, sebaiknya kita menguasai dan mengerti strategi kehidupan. Untuk itu, kita perlu mendengarkan dan bergerak menurut instruksi dari Panglima Agung kita, Pemilik Kehidupan yang sesungguhnya. Kita hanya perlu peka dan menerima segala instruksi yang kita butuhkan dari Tuhan. Ketika kita menanti-nantikan Tuhan seperti seorang murid, kita belajar peka akan suara Tuhan, dan hal itu yang akan menuntun kita pada kemenangan besar.

Sediakan waktu di pagi hari untuk datang dan mencari Tuhan. Dengar dan perhatikan apa yang menjadi instruksi-Nya kepada kita. Sebab, dengan mengikuti setiap instruksi-Nya, kita akan ada dalam jalan yang benar. Kita akan membina hubungan keluarga dengan benar, kita akan menjalankan usaha pekerjaan kita dengan benar, kita akan mampu menjaga kesehatan kita dengan benar, dan kita bahkan akan menjadi alat-Nya yang baik untuk mengabarkan Injil Keselamatan bagi banyak orang. Dengan demikian, kita pun bisa melaksanakan mandat-Nya untuk membebaskan bangsa kita dari kegelapan menuju terang-Nya yang ajaib.

RENUNGAN

Salah satu kunci sukses menerima instruksi Tuhan adalah MENYEDIAKAN WAKTU di pagi hari untuk MENDENGAR SEPERTI SEORANG MURID.

APLIKASI

1.    Dalam hal apakah Anda membutuhkan instruski Tuhan?
2.    Mengapa Anda perlu menyediakan waktu untuk mendengar Tuhan?
3.   Bagaimana Anda bisa menyediakan waktu dan menerima instruksi Tuhan dengan lebih baik setiap harinya?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau adalah Gembala yang baik, Panglima Agung kami yang selalu mengarahkan setiap langkah hidup kami. Kami mau hidup ini Engkau pakai untuk rencana-Mu, pertajam telinga kami, agar kami dapat mendengarkan setiap instruksi-Mu dengan jelas. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Mazmur 107-109
1 Korintus 4

Kehausan Menerima Instruksi Dari Tuhan [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Yeremia 33:1-13

RHEMA HARI INI
Yeremia 33:3  Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Saul adalah orang yang pada awalnya dipilih Tuhan untuk menjadi raja atas Israel. Ia harus menghadapi peperangan demi peperangan melawan bangsa-bangsa yang ada di sekitar Israel. Disitu seharusnya Saul membutuhkan strategi dan instruksi dari Tuhan, supaya ia bisa memenangkan setiap peperangan. Tapi Saul tidak mengindahkan instruksi Tuhan saat harus menunggu Samuel untuk mempersembahkan korban bakaran. Dan akibat ketidaktaatan atas instruksi Tuhan itulah ia kehilangan perkenanan Tuhan. Sehingga Tuhan TIDAK LAGI BERBICARA KEPADANYA, bahkan juga tidak melalui nabi Samuel sekalipun. Dan dicatat di dalam Alkitab, saat keadaan genting dan Saul sangat membutuhkan strategi untuk menghadapi musuhnya, Tuhan tetap tidak memberikan petunjuk. Sampai ia harus mencari
seorang pemanggil arwah demi sebuah petunjuk atau instruksi tentang apa yang harus dilakukannya.

Berbeda dengan Daud, raja yang dipilih dan sangat dikenan Tuhan untuk menggantikan Saul. Daud memiliki hubungan yang sangat dekat dan selalu mengandalkan Tuhan. Dalam segala situasi, Daud terus meminta petunjuk dan penyertaan Tuhan dalam setiap langkah yang akan diambilnya. Sampai ia menggambarkan Tuhan dengan sebutan Gembalanya yang baik. Karena kehausan dan kelaparannya akan tuntunan Tuhan, tak heran jika Daud terus mendapatkan perkenanan dan instruksi yang sangat jelas dari Tuhan. Sehingga tertulis dalam  Alkitab, kemanapun Daud maju berperang, Tuhan selalu memberinya kemenangan.

Selain Daud, kita pun bisa belajar dari Yosua yang walaupun harus menguatkan dan meneguhkan hatinya, IA TETAP TAAT AKAN INSTRUKSI TUHAN. Itulah sebabnya Yosua pun berhasil dalam setiap peperangan untuk merebut tanah perjanjian. Jika kita rindu untuk menang dalam peperangan kita, milikilah hati yang haus akan petunjuk dan instruksi Tuhan. Taati langkah demi langkah dengan seksama supaya kemenangan menjadi milik kita dan nama Tuhan semakin dipermuliakan melalui hidup kita. Haleluya!

RENUNGAN
Miliki KEHAUSAN untuk menerima instruksi Tuhan, maka kita bisa MENDENGAR SUARA TUHAN dan MENANGKAP INSTRUKSI-NYA secara jelas.

APLIKASI
1.    Sudahkah Anda menerima petunjuk atau instruksi dari Tuhan dalam segala aspek hidup Anda?
2.    Apa kesulitan yang Anda alami saat Anda menanti-nantikan instruksi dari Tuhan? Bagaimana cara Anda mengatasinya?
3.    Bagaimana cara Anda untuk bisa terus memiliki kehausan untuk menerima instruksi dari Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, Panglima Tertinggi kami, terimakasih kalau sampai hari ini
Engkau masih terus berbicara pada kami dan menuntun setiap langkah kami. Ajari kami untuk terus memiliki kehausan akan suara-Mu, ya
Tuhan, dan mentaatinya. Supaya kami boleh Engkau pakai untuk
menyatakan kemuliaan-Mu dalam hidup kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Meningkatkan Kepekaan Roh Dengan Membaca Firman Tuhan [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 119:176

RHEMA HARI INI
Mazmur 119:99 Aku lebih berakal budi dari pada semua PENGAJARKU, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan.

Ada sebuah nama di Alkitab yang terkenal karena kepandaiannya, ia adalah Daniel. Di kitab Daniel 1:20 disebutkan bahwa ia 10 kali lebih cerdas dari semua orang yang berilmu di seluruh kerajaan. Seperti yang kita baca dalam Alkitab, ada banyak mimpi-mimpi raja yang berhasil dibukakan artinya oleh Daniel. Bahkan raja sendiri pun kerap kali meminta nasehat dari Daniel karena kebijaksanaan dan pengertiannya. Sehingga tidak heran jika Daniel diberi posisi kedudukan yang tinggi dan terhormat di kerajaannya.

Sebenarnya, bagaimana caranya Daniel bisa sepandai itu? Apabila kita membaca firman Tuhan dengan mendetail dan sungguh-sungguh, maka kita akan menemukan kunci jawaban mengapa Daniel begitu cerdas dan berilmu. Jawabannya adalah karena Daniel berhubungan karib dengan Allah. Bahkan dikatakan setiap hari, 3 kali sehari ia berlutut dan berdoa. Sekalipun ia mendapatkan ancaman hukuman yang dapat merenggut nyawanya, ia tidak pernah gentar apalagi meninggalkan kehidupan doanya. Hubungannya yang dekat dengan Tuhan membuatnya memiliki roh yang peka. Sehingga ia dapat dengan jelas mendengarkan suara Tuhan dan mengerti instruksi yang Tuhan berikan.

Dalam hidup ini, seringkali kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit yang membuat kita bergumul. Tetapi ingatlah bahwa kita memiliki Tuhan yang hidup yang sanggup membawa kita keluar dari setiap pergumulan kita. Namun, terlebih dahulu kita harus bisa mendengarkan suara-Nya sehingga kita bisa memahami setiap instruksi yang diberikan. Untuk itu tentu saja ada harga yang harus dibayar. Kalahkan kedagingan kita dan latihlah diri untuk disiplin membaca Firman Tuhan. Kalahkan kemalasan dan gangguan-gangguan untuk membangun hubungan dengan Tuhan. Sebab ketika kita mempunyai hubungan yang intim dengan Bapa, maka kepekaan roh kita untuk mengerti instruksi dari Tuhan akan meningkat dengan pesat. Kita akan bisa menangkapnya dengan jelas dan berjalan sesuai dengan tuntunan-Nya untuk meraih tanah perjanjian yang telah dijanjikan oleh Tuhan.

RENUNGAN
LATIHLAH DIRI kita untuk MEMBACA FIRMAN, maka KEPEKAAN ROH kita untuk MENGERTI INSTRUKSI TUHAN akan MENINGKAT dengan pesat.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda dapat mendengar instruksi dari Tuhan dengan jelas?
2. Jika belum, coba periksalah bagaimana jam-jam doa dan membaca Firman Tuhan Anda selama ini?
3. Apa yang Anda rasakan saat Anda rajin membaca, merenungkan dan menjadi pelaku Firman Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan, di masa-masa kegelapan seperti sekarang ini, kami membutuhkan instruksi dari-Mu lebih dari apapun. Kami mau memakai momen ini untuk lebih lagi duduk diam di bawah kaki-Mu. Berdoa serta membaca firman-Mu karena kami rindu memiliki roh yang peka sehingga kami dapat memahami dan melaksanakan setiap instruksi yang Engkau berikan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Memiliki Pergaulan Yang Erat Dengan Tuhan [REKA]

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 105-106
1 Korintus 3

BACAAN HARI INI

Keluaran 33:7-17

RHEMA HARI INI

Keluaran 33:11 Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu.

Kita semua pasti memiliki setidaknya seorang teman atau sahabat dalam hidup kita. Sekalipun saat ini perkembangan alat komunikasi semakin pesat dan kita bisa berbicara dengan teman kita tanpa harus bertemu, tetapi tidak ada yang dapat mengalahkan kebersamaan saat bertatap muka. Untuk itu, kita pun sering mengagendakan pertemuan dengan teman kita secara langsung. Karena kita semua tahu, saat kita bertukar cerita dan tertawa bersama, kita merasakan sesuatu yang berbeda daripada sekedar berbicara melalui aplikasi chat. Kita akan merasakan kebersamaan, kedekatan, saling memperhatikan ekspresi wajah, memahami maksud serta isi hatinya saat bercerita, dan lain sebagainya.

Hubungan seperti itu juga terjadi antara Tuhan dengan Musa. Alkitab mencatat bahwa “Tuhan berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya.” Kita pun dapat membaca bahwa Musa adalah orang yang dipilih Allah untuk memimpin bangsa Israel. Dari tahun ke tahun, ia semakin memantabkan hati untuk terus mendekat kepada Tuhan. Bahkan ketika ia membangun kemah di luar perkemahan sebagai tempat bertemu dengan Tuhan, orang-orang hanya memilih untuk melihat dari kejauhan. Oleh karena itu, Musa digambarkan sebagai orang yang mendapat hak istimewa karena ia telah berbicara “berhadapan muka” dengan Tuhan seperti seorang teman.

Tidak berbeda dengan zaman Musa, saat ini pun Tuhan selalu rindu untuk membangun hubungan yang erat dengan kita. Melihat kehidupan saat ini yang semakin berat, ditambah dengan mandat membebaskan bangsa yang sudah Tuhan berikan, kita perlu memiliki pergaulan yang erat dengan Tuhan, baik itu melalui doa maupun firman Tuhan, sehingga kita tidak merasa sendiri dalam menjalani kehidupan. Kita bisa merasakan kedekatan dengan Tuhan dan kekuatan yang Tuhan berikan terasa begitu nyata. Jika kita tidak memiliki pergaulan yang erat dengan Tuhan, kita bisa menerima instruksi yang jelas dari Tuhan untuk menghadapi segala tantangan di hadapan kita. (rdf)

RENUNGAN

Miliki PERGAULAN YANG ERAT dengan Tuhan melalui DOA dan FIRMAN.

APLIKASI

1.    Bagaimanakah hubungan Anda dengan Tuhan selama ini?
2.    Mengapa Tuhan sangat rindu agar kita memiliki pergaulan yang erat dengan-Nya?
3.    Sudahkah Anda memiliki pergaulan yang erat dengan Tuhan? Jika sudah, hal-hal apa saja yang Anda alami selama ini?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan kami rindu untuk mengalami kemuliaan-Mu setiap harinya, sehingga terang-Mu terpancar melalui kehidupan kami. Beri kami hati yang senantiasa selalu rindu mencari wajah-Mu. Pertajam telinga rohani kami agar semakin peka untuk mendengar suara-Mu, agar kami memiliki hubungan yang karib dengan Engkau, ya Tuhan. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Ketaatan Adalah Syarat Untuk Mendapat Instruksi Dari Tuhan [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Lukas 16:19-31

RHEMA HARI INI
Lukas 16:31 Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

Kita pasti sering mendengar atau membaca kisah tokoh-tokoh di Alkitab, seperti Abraham yang taat dan tidak menunda-nunda saat Tuhan menyuruhnya untuk mengorbankan Ishak, Nuh yang patuh membuat bahtera walau ditertawakan dan dianggap sudah gila. Atau Yosua, Daud dan tokoh besar lainnya yang menerima instruksi dari Tuhan dan menjalankannya dengan taat. Mereka semua pada akhirnya beroleh kemenangan serta anugerah luar biasa. Mungkin ada yang berkata dalam hati, seandainya saya mendapat instruksi yang sejelas itu dari Tuhan pasti saya juga tidak akan ragu menjalankannya.

Tapi kenyataan yang terjadi adalah kita sulit atau bahkan tidak pernah mendapat instruksi sejelas itu dari Tuhan. Ditambah lagi karena kekurang jelasan, timbul keraguan apa benar instruksi ini dari Tuhan atau dari hati kita sendiri. Semua ini dikarenakan kita belum mempunyai hati yang mau dengar-dengaran suara Tuhan. Hati yang belum mau taat melakukan perintah Firman Tuhan yang tercatat dalam Alkitab. Belum mau mendengarkan pesan Tuhan yang disampaikan oleh pemimpin rohani yang Tuhan tempatkan atas hidup kita.

Inilah alasan dibalik ketulian rohani untuk mendengarkan instruksi dari Roh Kudus. Bagi Tuhan, jika terhadap Firman-Nya yang tertulis saja kita tidak bisa taat, untuk apa Dia memberikan instruksi secara spesifik kepada kita. Jika terhadap pemimpin rohani yang bisa kita lihat saja kita tidak mau taat, apalagi kepada Dia yang tidak bisa kita lihat dengan mata jasmani. Ketahuilah bahwa ketaatan pada Firman Tuhan dan pada pemimpin rohani kita, akan mempertajam telinga roh kita. Ketaatan demi ketaatan membuat kita hari demi hari makin jelas mendengar instruksi dari Roh Kudus. Dengan demikian kita tidak akan ragu lagi untuk melangkah sesuai petunjuk Tuhan dan kita akan mengalami kemuliaan-Nya yang luar biasa.

RENUNGAN
Kalau terhadap firman-Nya yang tertulis saja kita TIDAK MAU TAAT, Tuhan TIDAK BISA MEMBERIKAN INSTRUKSI secara spesifik kepada kita.

APLIKASI
1.    Periksalah hati Anda, apakah selama ini Anda sudah taat pada perintah dan larangan yang tertulis dalam Alkitab? Bagaimana sikap hati Anda terhadap pesan Tuhan yang disampaikan melalui pemimpin rohani Anda?
2.    Apa yang membuat Anda sulit untuk mentaati Firman Tuhan dan pemimpin rohani Anda?
3.    Apa keputusan yang Anda ambil setelah membaca renungan hari ini?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, ampunilah kami yang masih belum bisa taat sepenuhnya pada Firman-Mu. Ampuni kami jika kami masih seringkali tidak menanggapi dengan serius pesan yang Engkau sampaikan melalui pemimpin rohani kami. Kami berjanji akan memperbaiki diri kami dan terus belajar untuk taat dan dengar-dengaran suara Roh Kudus-Mu. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Menangkap Instruksi Tuhan Dengan Jelas [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Yohanes 10:22-39

RHEMA HARI INI
Yohanes 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

Ada seorang anak muda yang bersahabat karib dengan seorang pengkhotbah tua. Suatu hari anak muda ini kehilangan pekerjaannya dan tidak tahu lagi harus berbuat apa. Akhirnya ia memutuskan untuk mencari sahabatnya. Sesampainya di ruang belajar si pengkhotbah, anak muda ini menceritakan tentang masalah yang tengah dihadapinya dengan suara yang makin lama makin keras karena luapan emosi. Ia berkata,”Saya sudah berdoa memohon pada Tuhan agar menolong saya, tapi Dia tidak menjawab saya. Tolong kamu saja yang berdoa untuk saya, karena mungkin Tuhan hanya mau bicara pada hamba-Nya.” Si pengkhotbah tua itu menjawab dengan suara yang sangat pelan. Anak muda yang tidak bisa mendengar dengan jelas lalu bertanya,”Apa yang kamu katakan?” Si pengkhotbah itu kembali mengulangi kata-katanya dengan sama pelannya. Anak muda itu lalu mendekat dan duduk di bangku sebelahnya karena ia tak juga dapat menangkap perkataan sahabatnya itu. “Apa katamu? Maaf, saya tadi belum mendengarnya.” Dengan lembut, si pengkhotbah memegang pundak anak muda itu, ”Sahabatku, Allah kadang-kadang menjawab kita dengan bisikan. Jadi kita perlu menghampiri-Nya lebih dekat lagi agar kita dapat mendengar-Nya dengan jelas.”

Kisah di atas menceritakan bahwa Allah bukan tidak mendengar atau tidak mau menjawab kita, namun terkadang Dia berbicara dengan sangat lembut. Kita ini semua adalah domba-dombaNya, yang bisa mendengar suara Gembala kita. Bukan cuma pendeta atau hamba Tuhan yang bisa mendengar suara-Nya, tapi semua domba-domba Tuhan. Ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan menjadikan-Nya Gembala Agung dalam hidup kita, saat itulah roh kita dilahirkan kembali. Telinga roh kita diperbaharui dan diberi kemampuan untuk menangkap suara Tuhan.

Terkadang kita begitu sulit untuk menangkap instruksi dari Tuhan karena kita seperti domba yang ribut mengembik karena ketakutan atau gelisah, sehingga tidak bisa mendengar suara Gembala kita. Jadilah domba yang mau dengar-dengaran Firman Tuhan, duduk tenang dan diam dekat Sang Gembala Agung. Maka kita akan bisa mendengar dan menangkap instruksi yang jelas dari-Nya. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Jadilah domba yang MAU DENGAR-DENGARAN firman Tuhan, maka kita bisa menangkap INSTRUKSI YANG JELAS dari Tuhan.

APLIKASI
1.    Apakah Anda sudah membuka hati dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dan Gembala Agung Anda?
2.    Apa yang membuat Anda seringkali tidak bisa menangkap instruksi dari Gembala Agung kita?
3.    Bagaimana usaha Anda untuk dengar-dengaran dengan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, Engkau adalah Gembala kami yang baik. Kau selalu memberikan yang terbaik bagi kami domba-dombaMu. Kami mau terus belajar percaya sepenuhnya pada-Mu dan hanya mendengar suara-Mu, Gembala Agung kami. Terima kasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Kunci Menangkap Instruksi Yang Jelas Dari Tuhan [REKA]

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

Mazmur 103-104
1 Korintus 2

BACAAN HARI INI

Mazmur 100:1-5

RHEMA HARI INI

Mazmur 100:3 Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

Saat sedang mengambil gelar Ph.D dari Universitas Durham, Judith Fain melakukan penyelidikan tentang bagaimana cara orang Israel menggembalakan domba-dombanya. Suatu hari ia menjumpai tiga orang gembala sedang duduk dan berbincang-bincang sembari menunggui domba-domba mereka merumput. Domba-domba itu bercampur baur menjadi sebuah kawanan besar. Judith pun penasaran, bagaimana caranya para gembala itu nantinya memisahkan domba-domba mereka. Ia tertegun ketika melihat saat para gembala itu hendak berpisah, mereka hanya memanggil saja dan seketika itu juga para domba memisahkan diri serta berjalan menghampiri suara gembalanya masing-masing.

Domba bukanlah hewan yang bodoh. Mereka memiliki pendengaran yang tajam sehingga dapat mengenal dan membedakan suara gembalanya. Gembala akan memberi makan domba-dombanya dari tangannya, berbicara kepada mereka, dan menjalin kedekatan dengan domba-domba tersebut, sampai domba-domba itu mengenal dan menaruh kepercayaan penuh kepada gembalanya. Demikianlah para gembala menjadikan domba-domba itu kepunyaan mereka. Jadi, ketika mereka berjalan di depan, domba-domba itu akan mengikuti instruksi gembalanya dan berjalan di belakangnya karena percaya bahwa gembalanya akan menuntun mereka untuk mendapatkan makanan dan minuman.

Di Mazmur 23 pun, raja Daud sendiri mengibaratkan dirinya sebagai domba dan Tuhan adalah gembalanya. Ketika kita menjadikan Tuhan sebagai Gembala Agung kita, kita juga seharusnya terlebih dahulu menjalin kedekatan dengan gembala kita. Supaya kita bisa peka dalam mendengar suara Gembala Agung kita, sehingga kita bisa menangkap instruksi yang jelas dari Tuhan dan mengikutinya. Maka kita bisa mencapai tujuan yang telah Tuhan tetapkan di dalam hidup kita dan memenuhi mandat untuk membebaskan bangsa kita.

RENUNGAN

Salah satu kunci MENANGKAP INSTRUKSI YANG JELAS dari Tuhan adalah MENJADIKAN YESUS sebagai GEMBALA AGUNG kita.

APLIKASI

1. Menurut Anda, bagaimanakah caranya supaya Anda dapat menangkap instruksi Tuhan?
2. Sudahkah Anda mengenal suara Sang Gembala Agung?
3. Apakah yang dapat Anda lakukan untuk menjadikan Yesus sebagai Gembala Agung dalam hidup Anda? Renungkan dan tuliskanlah!

DOA UNTUK HARI INI

“Ya Bapa, kami mau lebih lagi menjalin hubungan yang dekat dan menempel erat dengan-Mu, Sang Gembala Agung. Kami ingin lebih peka lagi dalam mendengar suara-Mu sehingga kami dapat mengikuti instruksi jelas yang Engkau berikan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mengikuti Instruksi Demi Instruksi [REMAKA]

BACAAN HARI INI

Amsal 8:1-36

RHEMA HARI INI

Amsal 8:34-35 Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku. Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.

Untuk menjadi pemenang, seorang atlet harus mengikuti instruksi dari pelatihnya. Untuk menjadi juara, seorang murid harus mengikuti instruksi gurunya. Untuk menang dalam suatu pertempuran, seorang tentara harus mengikuti instruksi dari panglima perangnya. Demikian juga kita, untuk memenangkan perjuangan hidup, kita harus mengikuti instruksi Pemimpin hidup kita. Siapakah Pemimpin hidup kita ? Dialah Sang Gembala Agung, Tuhan Yesus yang menjadi Pemimpin hidup kita. Dialah yang selalu memberikan instruksi demi instruksi dalam hidup kita.

Banyak tokoh di Alkitab yang taat mengikuti instruksi demi instruksi yang Allah berikan. Nabi Nuh dengan bahteranya, Musa dengan tabernakelnya dan Yosua dengan pembagian wilayah Kanaan. Pada zaman Perjanjian Baru pun Tuhan Yesus tetap memberikan instruksi secara detail kepada murid-murid-Nya. Ketika para Nabi dan para murid mengikuti instruksi demi instruksi yang Tuhan berikan, mereka selalu mengalami penyertaan Tuhan dan berhasil mencapai kemenangan demi kemenangan.

Allah pada zaman Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru adalah Allah yang sama yang dengan Allah yang kita sembah sekarang ini. Dahulu Ia memberikan arahan yang jelas dan detail, sekarang pun hal yang sama masih dilakukan-Nya. Jikalau kita ingin memenangkan setiap pertandingan hidup kita, sebaiknya ikutilah instruksi demi instruksi yang Tuhan berikan pada kita. Mungkin kita bertanya, bagaimana kita bisa mendengar instruksi-instruksi tersebut ? Melalui Roh-Nya yang Kudus yang ada dalam setiap kita yang percaya, Allah akan berbicara pada setiap kita. Roh Kudus bisa memberikan instruksi agar kita sehat dan dijauhkan dari virus yang mematikan. Roh Kudus bisa memberikan instruksi agar kita terbebas dari jerat hutang. Roh Kudus bisa memberikan instruksi bagaimana memulihkan kembali keluarga kita, masa depan kita dan pasangan hidup kita. Oleh karena itu, agar mandate untuk membebaskan bangsa ini bisa tergenapi, ikutilah instruksi yang Tuhan berikan. Baik itu melalui Gembala Sidang kita, KKS kita ataupun melalui Firman Tuhan yang kita baca setiap harinya. Semakin melekatlah kepada Tuhan sehingga instruksi yang jelas itu bisa kita tangkap dan jalankan dengan benar. Lihatlah penyertaan Tuhan dan dapatkan jaminan kemenangan yang gilang gemilang bagi yang setia mengikuti setiap instruksi demi instruksi dari-Nya. (LEW)

RENUNGAN

Mengikuti INSTRUKSI DEMI INSTRUKSI akan menjamin kita mengalami PENYERTAAN TUHAN dan KEMENANGAN yang gilang-gemilang.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda mengikuti instruksi Tuhan dalam perjalanan hidup Anda? jika belum, apa sebabnya?
2. Apa perbedaan yang Anda rasakan ketika berjalan dalam instruksi Tuhan dengan saat Anda berjalan mengikuti keinginan Anda sendiri?
3. Apa langkah nyata Anda berjalan dalam instruksi Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, kami berterima kasih karena Engkau masih tetap Allah yang memberikan instruksi demi instruksi dengan jelas kepada kami. Berilah kepekaan kami untuk melakukan setiap perintah-Mu. Kami percaya penyertaan-Mu sempurna dan kemenangan pasti Kau berikan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Instruksi Yang Jelas Untuk Terobosan Besar [RESIKA]

BACAAN HARI INI

Mazmur 31:1-25

RHEMA HARI INI

Mazmur 31:4-5 Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.

Bagai kegelapan yang tiba-tiba menyergap saat mati lampu, tidak ada yang dapat menduga kapan suatu musibah datang. Tahun 1998 adalah salah satu sejarah kelam bagi bangsa kita, Indonesia. Kerusuhan terjadi di berbagai kota. Di masa-masa itulah, di suatu pagi di kota Solo, atas petunjuk Tuhan, GBI Keluarga Allah mengadakan aksi sosial bagi masyarakat sekitar. Siapa sangka, siang harinya kerusuhan pecah. Di mana-mana terjadi kekacauan dan pembakaran. Namun, saat massa rusuh menghampiri gedung gereja, masyarakat sekitar maju dan membentengi gereja. Mereka mengusir massa dan menyuruh mereka lewat saja. Gereja kita pun diluputkan.

Hari minggunya, sementara gereja lain tutup, Keluarga Allah tetap mengadakan ibadah. Jemaat yang datang separuh dari biasanya. Namun, dari minggu ke minggu, kursi-kursi mulai terisi penuh dengan cepat. Gereja mengalami pertumbuhan pesat. Di tengah kegelapan, justru terjadi pertobatan jiwa besar-besaran dan terang kemuliaan Tuhan dinyatakan.

Hari-hari ini pun, meski dalam bentuk berbeda, kekelaman kembali meliputi bangsa kita Indonesia. Bahkan tak pernah dalam sejarah umat manusia, seluruh bumi diliputi kegelapan yang menyeluruh. Tak ada yang siap menghadapinya dan ketakutan melumpuhkan berbagai sektor hidup kita. Inilah kenyataan yang mau tak mau harus kita hadapi. Namun, sebagai anak Tuhan, kita harus menyadari ‘kenyataan’ lainnya. Bahwa di balik realitas jasmani, ada realitas rohani. Justru di tengah kegelapan paling pekatlah, terang kemuliaan Tuhan akan bersinar semakin nyata. Tanyakan instruksi-Nya yang jelas bagi kita dan bangkitlah menjadi terang bagi sekitar kita. Kerjakan mandat-Nya dengan taat. Bebaskan bangsa kita dari kegelapan. Percayalah, Tuhan masih pegang kendali. Dia tahu akhir cerita babak kehidupan bumi yang satu ini. Dia akan menuntun kita keluar dari jaring-jaring kekelaman yang dipasang musuh dan menegakkan kita di tanah yang lapang. Sebab Dia adalah Allah yang setia dan berlimpah kebaikan-Nya. (MV.L)

RENUNGAN

ROH KUDUS bisa memberi INSTRUKSI YANG JELAS supaya kita mengalami TEROBOSAN BESAR.

APLIKASI

1.    Kegelapan atau kekuatiran apakah yang meliputi Anda hari-hari ini?
2.    Mengapa Anda perlu mendapatkan instruksi yang jelas dari Roh Kudus atas kondisi yang Anda alami?
3.    Bagaimana Anda bisa mendapatkan instruksi yang jelas dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa yang baik, kegelapan boleh meliputi bumi ini, tapi kami percaya, terang-Mu akan datang atas kami. Kami serahkan segala kecemasan dan ketakutan kami ke dalam tangan-Mu. Kami percaya, Engkaulah yang memelihara dan melindungi kami. Bangkitkanlah kami, Tuhan, untuk menjadi terang-Mu di mana pun kami berada saat ini. Biarlah di tengah kegelapan dan keputusasaan, orang-orang bisa menemukan terang-Mu yang membawa pengharapan serta kedamaian ke dalam hidup mereka. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.