KETIKA LUKA MENJADI BAHAN KEAJAIBAN TUHAN
RHEMA HARI INI
Kejadian 50:20 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Metta memberanikan diri mengajukan lamaran untuk posisi pemimpin tim di tempat kerjanya. Ia pikir selama ini ia cukup disukai di lingkungan kerjanya, tetapi bukan dukungan yang ia terima, melainkan sindiran, cibiran, dan sikap meremehkan dari rekan-rekannya yang lain. Ia dianggap tidak layak, tidak punya koneksi, dan mustahil bisa lolos. Bahkan ia mendapati usaha-usaha untuk menjatuhkan nama baiknya. Namun, Metta memilih diam, berdoa, dan menjalani setiap tahapan tes dengan setia. Dalam semuanya itu, ia tahu ia hanya bisa mengandalkan Tuhan. Hingga akhirnya, tanpa bantuan siapa pun, namanya diumumkan sebagai pemimpin baru.
Kisah ini mengingatkan kita pada firman Tuhan dalam Kejadian 50:20. Yusuf pun dikhianati, direndahkan, dijebak, dan disakiti, tetapi Tuhan tidak membiarkan rasa sakit itu sia-sia. Pada akhirnya, Yusuf menyadari bahwa apa yang dimaksudkan manusia untuk menjatuhkan, justru dipakai Tuhan untuk mengangkat dan memelihara banyak orang. Ya, di tangan Tuhan, proses yang pahit menjadi bagian dari rencana besar-Nya. Sang Maestro Keajaiban bekerja dengan cara-Nya yang unik, mengubah rencana jahat menjadi karya indah.
Hari ini, Tuhan mengajak kita untuk tidak menyerah saat diremehkan, ditolak, atau dilukai. Bagaikan Maestro di dapur keajaiban, Dia sedang meramu sesuatu yang baru dalam hidup kita. Apa yang terlihat kacau di mata manusia, sedang digodok oleh tangan-Nya. Percayalah, Dia tidak pernah salah mengolah setiap musim hidup kita. Di tahun keajaiban yang baru ini, izinkan Sang Maestro Keajaiban membuktikan bahwa rasa sakit kita bukan akhir cerita, melainkan awal dari mujizat-Nya. (LEW)
RENUNGAN
Bahkan hal yang MENYAKITKAN sekalipun dapat dipakai-Nya menjadi bahan KEAJAIBAN Tuhan.
APLIKASI
1. Hal menyakitkan apa yang sedang Anda alami saat ini?
2. Apa yang Anda lakukan ketika hal yang menyakitkan terjadi dalam hidup Anda?
3. Mengapa bahan keajaiban Tuhan berasal dari hal yang menyakitkan?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk keadaan menyakitkan yang Kau izinkan kami alami. Kami percaya sepenuhnya, Engkau sanggup mengubahnya menjadi keajaiban yang tak terduga. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ayub 25-27; Kisah Para Rasul 12
Categories
Latest Posts