05 February 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

ALAT UJIAN IMAN

RHEMA HARI INI
Matius 19:23-24 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Rumah besar, kendaraan mewah, tabungan melimpah, dan karier yang sukses. Hidup Adi seolah berada di puncak dunia. Namun suatu hari, usahanya bangkrut dalam sekejap. Saat itu, yang hilang bukan hanya harta kekayaan. Sebagai ganti rasa tenang dan puas, timbul rasa takut, marah, serta kehampaan di hatinya. Melalui semua itu, ia menyadari bahwa selama ini ia merasa aman bukan karena Tuhan, melainkan karena saldo rekeningnya. Uang yang seharusnya menjadi alat, tanpa terasa telah menjadi sandaran hidup. Saat uang itu hilang, imannya pun goyah.

Hal ini pun mengingatkan kita pada ucapan Yesus dalam Matius 19:23–24. Dia berkata bahwa sangat sukar bagi orang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Bukan karena kekayaan itu jahat, melainkan karena kekayaan sering kali mengambil posisi Tuhan di hati manusia. Dengan demikian, uang menjadi alat ujian yang menyingkapkan kesetiaan hati kita. Apakah kita melayani Tuhan dengan uang yang dipercayakan, atau justru melayani uang itu sendiri? Ketika uang mengendalikan keputusan, emosi, dan rasa aman kita, di situlah ia berubah menjadi tuan yang menuntut ketaatan penuh. Meski demikian, kita perlu mengetahui bahwa Tuhan tidak menolak orang kaya, yang Dia tolak adalah hati yang terikat dan diperbudak oleh harta.

Marilah kita memeriksa hati dengan jujur. Siapa yang kita layani melalui cara kita mencari, menggunakan, dan mempercayai uang? Biarlah uang tetap menjadi alat, bukan tuan. Gunakan untuk memuliakan Tuhan, menolong sesama, dan memperluas Kerajaan-Nya. Letakkan harapan kita bukan pada apa yang bisa habis, tetapi kepada Tuhan yang setia selamanya. Saat Tuhan menjadi pusat hidup kita, pintu keajaiban finansial akan terbuka bagi kita. Uang tidak lagi memperbudak, melainkan menjadi sarana berkat yang membawa hidup kita semakin dekat kepada-Nya. (MC)

RENUNGAN:
Uang adalah ALAT UJIAN untuk menyingkapkan SIAPA YANG KITA LAYANI.

APLIKASI
1. Apakah Anda lebih merasa aman karena Tuhan atau karena uang yang Anda miliki?
2. Dalam keputusan keuangan Anda, siapa yang lebih Anda layani: Tuhan atau keinginan pribadi?
3. Bagaimana Anda dapat memakai uang yang Tuhan percayakan untuk memuliakan Dia dan memberkati orang lain?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur atas berkat yang Engkau percayakan. Ajari kami memakai uang sebagai alat, bukan tuan. Bebaskan hati kami dari keterikatan pada harta, teguhkan iman kami, dan pakailah hidup kami menjadi saluran berkat bagi sesama dan kemuliaan-Mu, setiap hari selalu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ayub 36-37; Kisah para rasul 15: 22-41

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah