Akhirnya Saya Percaya Pada Pengurapan Roh Kudus

Saya adalah anggota kelompok sel Ibu Maria Glory. Ketika mengikuti ibadah penuaian di Sumber saya terkejut karena melihat orang-orang yang berdoa sampai berteriak-teriak. Saya merasa tidak enak kalau sampai didengar tetangga dan takut kalau mereka menjadi marah. Saya masih belum percaya kalau orang bisa berdoa sampai menjerit-jerit. Bu Maria berkata pada saya, “Pak Mardi, besok ikut KKR pengurapan Roh Kudus.” Saya pun mengiyakan ajakan tersebut.

Saya datang pada KKR hari pertama dan saya masih tidak percaya bagaimana orang-orang bisa berdoa sampai berteriak-teriak. Tiba-tiba kaki saya gemetar, tapi saya dalam keadaan sadar. Saya tidak bisa menghentikan gerakan kaki saya dan saya mulai berkata-kata dalam bahasa yang baru. Mulut saya bisa berkata-kata sendiri dengan bahasa roh.

Saya heran dan bertanya-tanya dalam hati apakah itu dibuat-buat. Tapi itu adalah kuasa Tuhan. Saya berkata-kata bahasa yang tidak saya mengerti, bahkan sampai berteriak-teriak tidak karuan entah sampai berapa lama. Saya menjerit keras sekali sampai saya bingung bagaimana saya bisa melakukan hal itu. Kemudian Tuhan memberi saya petunjuk untuk terus berkata, “Haleluya! Haleluya! Haleluya!” Dan selama itu pun tubuh dan kaki saya terus gemetar seperti orang yang kedinginan. Saya juga tidak bisa berhenti menjerit-jerit tetapi setelah itu saya merasakan damai sejahtera yang sangat luar biasa bahkan saya dipenuhi dengan kerinduan untuk membalas cinta kasih Tuhan dengan melayani dan menjadi PKS. Di situ mata saya dicelikkan bahwa ternyata kuasa Roh Kudus bisa bekerja dengan berbagai macam cara. Saya pun bertekad supaya tidak menjadi jemaat yang biasa-biasa saja tapi terus maju lebih dalam lagi di dalam Tuhan dan mulai melayani dengan menjadi PKS seperti Ibu Maria Glory.

Bp. Mardi