Akibat Hidup Di Dunia Yang Tidak Sempurna

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
1 Yohanes 2:15-20

RHEMA HARI INI
1 Yohanes 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Mungkinkah ada orang yang tidak pernah mengalami sakit hati? Tentunya setiap orang pasti pernah merasakan sakit hati dalam hidupnya. Baik dalam keluarga, dalam pertemanan, dalam lingkungan kerja, bahkan dalam lingkup pelayanan pun pasti pernah mengalami adanya gesekan dengan sesama. Hal itu sangatlah wajar, mengingat manusia bukanlah sosok sempurna, yang pasti pernah melakukan kesalahan yang berujung pada melukai hati orang-orang di sekitarnya, baik disengaja maupun tidak.

Sama seperti luka jasmaniah, luka hati pun ada yang ringan ada yang parah. Dan semua luka, baik itu jasmaniah maupun batiniah, pasti meninggalkan bekas. Pada saat kita melihatnya kembali, kenangan pahit mengenai sejarah dan kisah di balik tertorehnya sebuah luka itu pasti teringat kembali. Jika kita tidak hati-hati, hal itu dapat menimbulkan akar pahit dalam jiwa kita. Karena bagaimanapun juga, luka yang kecil sekalipun, apabila dibiarkan dapat menjadi infeksi yang berkepanjangan.

Terluka itu wajar. Tidak segera bertindak mengobati luka itulah yang berbahaya. Seiring berjalannya waktu, tidak semua luka hati dapat sembuh dengan sendirinya. Ada beberapa jenis luka hati yang parah yang memerlukan pengobatan lebih lanjut, yang bahkan tidak bisa ditangani dengan obat-obatan maupun oleh psikiater. Semua itu tentu bisa membantu, tetapi suatu saat luka itu bisa timbul kembali. Hanya Yesuslah yang dapat mengobati luka hati kita dengan sempurna. Itulah sebabnya, ketika kita mengalami sakit hati, segera lakukanlah pemberesan, datanglah pada Yesus dan izinkan Dia mengadakan mujizat untuk kesembuhan batin kita.

RENUNGAN
Setiap orang PASTI PERNAH mengalami LUKA HATI, sebab kita hidup di DUNIA YANG TIDAK SEMPURNA.

APLIKASI
1. Pernahkah Anda mengalami luka hati yang tak kunjung sembuh? Apakah akibatnya dalam hidup Anda?
2. Mengapa Tuhan ingin mengadakan mujizat kesembuhan bagi batin kita?
3. Apakah yang dapat Anda lakukan untuk menerima mujizat kesembuhan batin Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih atas pembukaan firman-Mu. Kami mau belajar membuka hati kami untuk membereskan segala luka yang ada dalam batin kami. Kami mau mengalami kemerdekaan dari kepahitan dan mengalami mujizat kesembuhan batin yang sudah Engkau sediakan bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.