Audio – Teks: The Wind of The Holy Spirit #1 – Pdt. Obaja Tanto Setiawan

THE WIND OF THE HOLY SPIRIT #1 – ANGIN ROH KUDUS #1
THE WIND OF RENEWAL – ANGIN PEMBAHARUAN

Ada satu rhema yang Tuhan berikan kepada gereja kita pada saat Unlimited Conference atau perayaan HUT gereja kita yang ke-26, yaitu: The Wind of the Holy Spirit atau Angin Roh Kudus Sedang berhembus di tengah-tengah kita. Apa artinya?

I. ANGIN ROH KUDUS SEDANG BERHEMBUS.

Baca Yehezkiel 37: 4-10!!! Perhatikan baik-baik bagaimana tulang-tulang kering itu bisa dihidupkan menjadi suatu tentara yang sangat besar!!! Kuncinya dalah nafas hidup – Ini yang saya sebut dengan ‘Angin Roh Kudus’!!! Inilah The Rise of the Mighty Men!!! Inilah Kebangkitan Para Pahlawan!!! Persis seperti tema yang Tuhan rhemakan pada gereja kita di ulang tahun yang ke-26!!!

Saya percaya inilah yang sedang Tuhan kerjakan di tengah-tengah kita saat ini: Angin Roh Kudus sedang berhembus untuk menghidupkan tulang-tulang kering menjadi pahlawan!!!

Dengarkan baik-baik: Apapun situasi kita saat ini, tapi pesan Tuhan bagi kita semua adalah ‘Angin Roh Kudus Sedang Berhembus!’ Dan kalau angin Roh Kudus itu sendiri yang berhembus, maka sesuatu yang dahsyat akan segera terjadi di tengah-tengah kita, bahkan dalam kehidupan pribadi kita masing-masing: yang lemah akan dikuatkan, yang mundur akan dibawa maju kembali, yang sempat turun akan diangkat naik oleh Tuhan!

Tulang-tulang kering akan dihembusi oleh angin Roh Kudus menjadi suatu tentara yang sangat besar!!! Saya percaya gelombang Angin Roh Kudus pertama yang Tuhan mau hembuskan di tengah-tengah kita adalah THE WIND OF RENEWAL ATAU ANGIN PEMBAHARUAN!!! Matius 11:28.

II. 3 TINGKAT KELETIHAN ROHANI.

Baca 1 Raja 19:1-4!!! Elia ini adalah seorang nabi besar yang telah mempertobatkan seluruh bangsa Israel dari yang semula menyembah Baal sehingga mereka menyembah Yehova, Allah yang hidup. Namun setelah itu apa yang terjadi pada Elia? Waktu Izebel mendengar apa yang dilakukan Elia terhadap nabi-nabi Baal itu, dia begitu marah dan mengirim utusan kepada Elia bahwa dia berikhtiar untuk membunuh Elia. Perhatikan respon Elia ketika dia mendengar kabar itu: MAKA TAKUTLAH IA! Sebuah ancaman yang disampaikan oleh seorang wanita bernama Izebel tiba-tiba menghantam dia – kena Elia, dan Alkitab mencatat bahwa Elia takut. Waktu Elia takut, kemudian dia masuk ke padang gurun dan Elia ingin mati: “Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku.”

Jadi ELIA MENGALAMI KELETIHAN ROHANI YANG LUARBIASA setelah kemenangan yang luarbiasa. Mungkin keadaan kita pada hari-hari ini juga mirip seperti Elia. Tadinya kita terlihat begitu bersemangat pada Tuhan: kita berdoa tiap hari, baca Alkitab 3 pasal sehari, rajin kelompok sel, rajin ke gereja, menyala-nyala melayani Tuhan, dst. Tapi tiba-tiba ada SESUATU yang menghantam hidup kita – entah itu fitnah, perselisihan, kekecewaan, musibah, sakit penyakit, pengkhianatan – tapi itu membuat hati kita menjadi down / lemah. Bahkan rasa-rasanya sepertinya hari-hari ini kita sedang berjalan masuk di padang gurun yang kering kerontang sampai-sampai kita ingin mati rasanya: nggak bisa tidur, gelisah, mudah marah, persoalan semakin membesar, letih lesu, berbeban berat, dan merasa sangat lelah.

Kalau itu keadaan saudara, hari ini Firman Tuhan akan menjadi rhema bagi saudara. Percayalah bahwa Tuhan akan bekerja, menjamah dan memulihkan keadaan saudara sekarang sehingga kita menjadi baru kembali.

3 TINGKAT KELETIHAN ROHANI APA SAJA YANG BISA KITA ALAMI:

Keletihan rohani yang disebabkan oleh:

  1. KELETIHAN TUBUH
    • Tuhan menciptakan kita sebagai mahluk roh, jiwa, dan tubuh. Bagaimanapun juga tubuh kita itu akan mempengaruhi keadaan rohani kita. Kalau tubuh kita terlalu terforsir, terlalu banyak aktifitas pekerjaan yang melelahkan dan berkepanjangan, hal ini akan menyebabkan tubuh kita mengalami keletihan yang luarbiasa yang bisa menyebabkan kita juga merasa letih secara rohani.
  2. KELETIHAN JIWA
    • Keletihan jiwa ini biasanya disebabkan oleh: terlalu banyak hal yang kita pikirkan dan cemaskan, masalah yang berkepanjangan yang tidak kunjung selesai, kekecewaan dan sakit hati yang tidak dibereskan. Kalau hal-hal tersebut sempat kita ijinkan masuk, itu akan menghantam hidup kita sehingga kita bisa putus asa dan ingin mati rasanya. Pada saat-saat seperti itu, bisa timbul pemikiran di otak kita: semua orang mengecewakan, kekristenan sama saja, Allah tidak adil, undur dari gereja / kelompok sel, undur dari pelayanan, dan bahkan bisa-bisa undur dari Tuhan.
  3. KELETIHAN ROH
    • Keletihan roh ini bisa disebabkan oleh 2 keletihan fisik maupun jiwa kita, akan tetapi juga bisa disebabkan keteledoran kita sendiri: secara sadar maupun tidak sadar kita mengendorkan kehidupan doa kita, kita tidak menjaga roh kita, kita tidak menjaga hati kita. Atau kita buka celah dan kemudian jatuh dalam godaan. Kalau sampai kita mengalami keletihan tubuh, jiwa, dan roh – ini akan menyebabkan kita begitu putus asa dalam kehidupan sehingga rasa-rasanya tidak ada lagi pengharapan, hidup ini begitu tidak berarti, kita kehilangan visi hidup / semangat hidup, kita males melakukan semuanya. Kita akan menjadi sama seperti Salomo pada masa tuanya yang berkata: Semua itu sia-sia belaka.

Kalau saudara dalam keadaan yang seperti ini, dengarkan baik-baik pesan Firman Allah pada hari ini: Allah ingin memulihkan saudara, buka hatimu, buka rohmu, ijinkan Allah bekerja secara leluasa, maka saudara akan menemukan jamahan dan pemulihan daripada Allah. Angin Roh Kudus adakan datang dan menghidupkan kembali tulang-tulang kering menjadi pahlawan-pahlawannya Tuhan yang gagah perkasa.

III. 3 CARA ALLAH MEMULIHKAN ELIA.

1. ELIA BERISTIRAHAT DAN TIDUR.

1 Raja 19:5. Kalau keletihan rohani kita disebabkan keletihan kita secara fisik, solusi yang terbaik adalah ISTIRAHAT. Jaga stamina fisik anda dengan istirahat yang cukup, tidur yang cukup, olahraga yang cukup, makan yang cukup. Tidak ada yang salah dengan istirahat yang cukup, itu hal yang sangat baik. Yang utama kita harus mengembalikan stamina fisik kita sehingga kita bisa merasa bugar dan sehat. Kalau kita merasa bugar dan sehat, maka sewaktu kita berdoa, kita akan bisa berdoa dengan jauh lebih leluasa sehingga roh dan jiwa kitapun juga ikut disegarkan kembali.

2.    ELIA MEMBERI MAKAN ROHNYA TERUS-MENERUS.

1 Raja 19:5-8. Sementara Elia mendapatkan istirahat yang cukup untuk mengembalikan stamina fisiknya, tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dan menyuruh Elia untuk makan. Alkitab mencatat bahwa di sebelah kepalanya ada roti bakar dan sebuah kendi berisi air, kemudian Elia makan dan minum.

BANGUN STAMINA ROH DENGAN FIRMAN DAN DOA. Apakah artinya roti bakar itu? Roti kehidupan adalah FIRMAN ALLAH yang hidup. Air melambangkan hadirat Allah yang memenuhi kehidupan kita – berbicara mengenai DOA. Jadi sementara stamina fisik kita dipulihkan, kita juga harus membangun stamina roh kita dengan roti kehidupan Firman Allah dan air kehidupan hadirat Allah melalui doa.

***Khususnya setiap minggu, pada saat kita beribadah di gereja seperti ini. Sadarilah bahwa setiap minggu adalah waktu untuk PESTA ROHANI bagi manusia roh kita.

3. ELIA HARUS MENGALAMI PEMBAHARUAN PIKIRAN.

1 Raja 19:9-10. Kesalahan Elia adalah Elia terjebak dengan rasa mengasihi diri sendiri. Lihat perkataannya pada ayat yang ke-17 senantiasa berfokus pada diri sendiri (membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain): AKU telah bekeja segiat-giatnya, AKU hanya seorang diri, mereka ingin mencabut nyawaKU, mereka bangsa pemberontak, mereka tidak setia, mereka membunuh nabi-nabi, dst.

Jadi kesalahan Elia adalah melihat permasalahannya dengan kacamatanya sendiri. Kita punya kecenderungan untuk melihat setiap masalah dari sisi kita sendiri. Kita jarang melihat sebuah permasalahan dari sisi orang lain. Elia merasa bahwa dia sendirian saja, padahal Tuhan sudah memisahkan 7000 orang yang takut akan Tuhan. Orang yang fokusnya terus-menerus pada diri sendiri seperti ini, pada akhirnya justru akan mengalami keletihan rohani.

ALIHKAN FOKUS PADA DIRI SENDIRI MENJADI FOKUS KEPADA TUHAN. Kuncinya adalah Angin Roh Kudus!!! Marilah kita fokus tertuju hanya kepada Tuhan karena inilah saatnya angin Roh Kudus sedang berhembus di tengah-tengah kita!!!