Awal Jerat Hutang

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 21 Februari 2017

BACAAN HARI INI

Amsal 21:2-17

RHEMA HARI INI

Amsal 21:17 Orang yang suka bersenang-senang akan berkekurangan, orang yang gemar kepada minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya.

Sambil memperhatikan amplop gajinya, Udin menghela nafas berat. Sepertinya bulan ini lagi-lagi ia akan sering puasa makan siang. Bekerja sebagai satpam di rumah besar ternyata tidak menjamin kehidupannya, begitu pikirnya. Ketika ia sedang mengasihani nasib, seorang pendeta kenalan keluarga tuannya datang berkunjung. Kebetulan, tuannya belum pulang, jadi Udin minta waktu konsultasi dengan sang pendeta. Udin pun bercerita bahwa ia ingin mencari pekerjaan di tempat lain karena gajinya kurang. Sang pendeta bingung, karena pengurus rumah tangga di sana pernah bercerita bahwa tuan mereka senang memberkati orang lain dan menggaji pekerjanya jauh di atas UMR. Setelah ditanyai, Udin pun bercerita, “Ya… gaji saya memang lumayan. Tapi kan saya harus kasih istri uang belanja dan biayain anak sekolah. Beberapa bulan lalu saya juga pasang TV kabel dan wifi di rumah, ya seperti yang di rumah sini, pak. Lalu saya juga ambil kredit sepeda motor, hp, laptop, dan TV baru. Untuk bayar cicilannya saja gaji saya hampir habis, pak……”

Dalam hidup, seringkali kita terlalu banyak keinginan. Salah satunya adalah keinginan untuk tampil seperti orang lain atau memiliki berbagai barang yang sedang populer. Akibatnya, kita kesulitan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Setipis kulit ari bedanya. Pada akhirnya, semua itu berakumulasi dan kita pun mengalami apa yang namanya lebih besar pasak daripada tiang. Jika kita tidak hati-hati, iblis telah siap dengan jeratnya untuk menghancurkan kehidupan kita.

Belajarlah melihat apa yang benar-benar kita butuhkan. Buatlah rencana pengeluaran setiap bulannya. Pangkas semua potensi pengeluaran yang tidak diperlukan dari daftar belanja. Cukupkanlah diri kita dengan apa yang ada pada kita. Bukan barang bagus, bukan pula harta berlimpah yang menambahi sukacita kita, tetapi mengelola dan mensyukuri setiap berkat yang Tuhan kirimkan untuk kita. Itulah sejatinya kebahagiaan dan sukacita.

RENUNGAN

PENGELUARAN YANG LEBIH BESAR daripada pemasukan adalah AWAL JERAT HUTANG

APLIKASI

  1. Sudahkah Anda mengatur pengeluaran Anda selama ini? Seperti apakah kebiasaan Anda?
  2. Mengapa pengeluaran yang lebih besar dari pemasukan dapat menjadi awal dari jerat hutang?
  3. Apa yang dapat Anda lakukan mulai dari sekarang untuk mencegah diri Anda terjerat hutang?

DOA UNTUK HARI INI

“Terima kasih, ya, Tuhan. Karena pada hari ini Engkau telah mengingatkan kami untuk membuka mata terhadap pengeluaran kami. Ajari kami agar kami dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Agar kami pun terhindar dari jerat hutang. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

2 Raja-raja 18
2 Tawarikh 29-31
Mazmur 48