BENIH PROFETIK DI MASA KEGELAPAN MEMBAWA TUAIAN BESAR-BESARAN

RHEMA HARI INI

Mazmur 126:5-6 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Memberi adalah hal terakhir yang ingin dilakukan Lani beberapa waktu terakhir ini. Bagaimana tidak, untuk mencukupi semua kebutuhan keluarga dan membayar semua tagihan, jantung Lani dan suami seringkali harus berdetak lebih kencang. Obat sakit kepala pun kini selalu tersedia, karena jumlah pemasukan yang tidak seimbang dengan yang harus dikeluarkan. Ini merupakan sebuah pergumulan berat bagi Lani, sebab di satu sisi ia ingin mempersembahkan dan mengembalikan milik Tuhan, namun di sisi lain ada tanggung jawab yang tidak bisa diabaikan.

Apa yang kebanyakan dari kita alami saat ini, mungkin tidak berbeda jauh dengan yang dihadapi oleh Raja Hizkia dan bangsa Yehuda. Saat itu mereka belum menjadi bangsa yang kaya. Mereka masih terpuruk pasca pemerintahan Raja Ahas. Hizkia yang baru saja memulai pemerintahannya, belum punya banyak harta, tetapi mereka tetap menaburkan benih profetik mereka (2 Tawarikh 31:3-6). Banyak orang yang menertawakan dan mengolok-olok Hizkia karena apa yang diperbuatnya. Tetapi pemenangnya adalah Hizkia yang tertawa paling akhir, sebab Tuhan membuat semua yang dikerjakannya berhasil. Bangsa Yehuda mengalami puncak kejayaan dan kemajuan di masa pemerintahan Hizkia.

Kegelapan yang kita hadapi sekarang ini, mungkin membuat kita merasa tidak mampu menabur. Tetapi firman Tuhan berkata, siapa yang menabur dengan bercucuran airmata, akan menuai dengan bersorak sorai. Tuhan kita bukanlah Allah yang kejam dan tidak mau tahu keadaan kita. Tuhan sama sekali tidak membutuhkan dan menginginkan harta kita, sebab Dia-lah empunya. Justru karena Tuhan ingin memberkati kita, maka Dia ingin kita menaburkan benih profetik. Ketika kita berani taat sekalipun di masa kegelapan, maka kita akan melihat dan mengalami penuaian besar-besaran. Itulah janji yang telah Tuhan berikan dan pasti akan Dia genapi.

RENUNGAN

Taat menaburkan BENIH PROFETIK sekalipun di MASA KEGELAPAN, akan membuat kita mengalami PENUAIAN BESAR-BESARAN.

APLIKASI

1. Bagaimanakah pandangan Anda tentang benih profetik?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan meminta untuk menabur benih profetik?
3. Apa langkah yang akan Anda ambil tentang menabur benih profetik?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami bersyukur atas penyertaan-Mu di sepanjang hidup kami. Kami percaya bahwa apapun yang kami alami saat ini, adalah cara-Mu untuk menjadikan kami pribadi-pribadi yang lebih baik dan siap menerima berkat-berkat-Mu yang melimpah. Ajar kami ya Tuhan untuk tetap setia, meski di masa kegelapan. Dan biarlah kami mengalami terang-Mu yang ajaib dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!