Berbuah Dan Berguna

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 15:1-8

RHEMA HARI INI
Yohanes 15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Ibu Reni dikenal sebagai orang yang ringan tangan. Ia suka memberi dan gemar menolong. Ia melakukannya dengan tulus, tanpa pamrih, dan tanpa melihat latar belakang orang. Karena kebaikannya itu ia disukai banyak orang. Di dalam pekerjaan, di dalam masyarakat, di dalam gereja, dari hal yang terkecil dan remeh, selalu saja ada yang bisa ia kerjakan. Sebagai anak Tuhan yang sudah mendapat anugerah keselamatan, Ibu Reni menganggap bahwa menabur kebaikan sudah menjadi kewajibannya. Dengan cara itu ia bisa membalas cinta kasih Tuhan. Ibu Reni berharap banyak orang akan melihat kasih Yesus melalui keberadaannya. Ibu Reni pun percaya bahwa semua talenta yang dia punya, yang bisa dipakainya untuk melakukan kebaikan pada sesama, adalah karena anugerah Tuhan semata. Ia melakukan semua itu adalah untuk kemuliaan Tuhan.

Tuhan berfirman bahwa ada dua jenis ranting yang ada padaNya yaitu ranting yang berbuah dan yang tidak berbuah. Ranting yang di dalamnya ada aliran-aliran air hidup pastilah akan berbuah. Itulah ranting yang memiliki relasi yang selalu aktif dengan Tuhan. Ranting itu tidak mungkin stagnan, karena akan terus dibersihkan supaya semakin banyak berbuah. Di dalam kisah di atas, Ibu Reni telah mengalaminya. Ibu Reni adalah contoh ranting yang berbuah banyak. Tidak mengherankan bila ia semakin disukai banyak orang karena ia pun memiliki relasi yang baik dengan Tuhan.

Kita percaya jemaat Keluarga Allah adalah pelayan Tuhan yang luar biasa dalam melayani Tuhan. Itu artinya bahwa relasi kita dengan Tuhan juga sungguh luar biasa. Relasi yang luar biasa itu akan menghasilkan pertumbuhan buah yang luar biasa. Itu adalah janji Tuhan. Bersiaplah, setelah tsunami mujizat yang telah Tuhan limpahkan untuk gereja kita, sekarang inilah momentum dimana Tuhan mengadakan super mujizat keselamatan jiwa. Mari bersama kita imani dan deklarasikan supaya mulai hari ini semua jemaat Keluarga Allah semakin siap menerima limpahan jiwa-jiwa baru. Karena tidak ada satupun jemaat yang tidak membawa jiwa. Semuanya membawa jiwa. Dari seluruh penjuru akan banjir limpahan jiwa-jiwa. Kerajaan Allah akan semakin dipenuhi dengan jiwa-jiwa yang Tuhan selamatkan.

RENUNGAN
Jadilah anak Tuhan yang BERBUAH dan BERGUNA bagi kerajaan Allah.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menjadi anak Tuhan yang berbuah bagi Kerajaan Allah?
2. Mengapa kita harus menjadi anak Tuhan yang berguna dan berbuah bagi Kerajaan Allah?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambi supaya Anda bisa menjadi anak Tuhan yang berguna dan berbuah bagi Kerajaan Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, kami serahkan hidup kami ke dalam tangan-MU. Urapi kami dengan kuasa Roh Kudus-MU, dan pakailah hidup kami untuk memuliakan nama-MU. Jadikan kami anak-anakMU yang berguna dan berbuah banyak bagi Kerajaan-MU. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.