Berjuang Untuk Terus Ada Dalam Hadirat Tuhan

RHEMA HARI INI
Mazmur 73:28 Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.

Pada hari-hari awal pembentukan negara Amerika Serikat, seorang asing suatu kali bertanya bagaimana ia mengenali George Washington (Presiden pertama Amerika Serikat) di antara mereka yang hadir dikongres. Ia diberi tahu, “Anda bisa mengenalinya dengan mudah saat peserta kongres sedang berdoa. Washington adalah pria yang berlutut.” Washington memiliki reputasi sebagai orang yang tekun berdoa sejak lama. Dalam setiap kesibukan dan aktifitasnya, ia selalu menyempatkan diri untuk berdoa. Di Valley Forge (Kamp Militer Amerika Serikat), ia sering didapati sedang berdoa dengan posisi berlutut. Suatu hari seorang petani yang sedang mendekati Kamp Militer mendengar suatu suara yang sungguh-sungguh. Tatkala ia mendekati suara itu, ia melihat Washington bertelut, pipinya basah dengan air mata. Si petani pulang dan berkata kepada istrinya, “George Washington akan berhasil! George Washington akan berhasil! Amerika akan meraih kemerdekaan!”
“Apa yang membuatmu berpikir demikian, Isaac? Tanya istrinya. Si petani menjawab, “Aku mendengarnya berdoa, Hannah, di hutan sana hari ini, dan Tuhan pasti mendengar doanya, Ia pasti mendengarnya, Hannah, kita bisa yakin bahwa Tuhan pasti mendengar.” Kehidupan doa George Washington yang luar biasa membuatnya tampil penuh wibawa Illahi memimpin bangsa Amerika, bukan hanya mendeklarasikan kemerdekaan Amerika, tetapi juga menetapkan aturan-aturan negara berdasarkan prinsip-prinsip Alkitab.

Ketika Musa selesai doa puasa 40 hari dan hadirat Allah memenuhi hidupnya, maka wajahnya bersinar-sinar dengan kemuliaan Allah, sampai-sampai bangsa Israel tidak bisa menatapnya secara langsung. Saat kita menjalin hubungan yang dekat dengan Tuhan, kemuliaan Tuhan akan melingkupi hidup kita dan itu akan membawa pengaruh yang luar biasa dalam hubungan kita dengan sesama dalam segala aspek kehidupan kita. Yang pada akhirnya kasih karunia Tuhan akan nyata dalam diri kita, Amin, Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN
Jangan sampai URUSAN YANG BANYAK membuat kita tidak betah BERLAMA-LAMA duduk diam dan tinggal dalam HADIRAT TUHAN!

APLIKASI
1. Selama ini apakah anda lupa untuk duduk diam dalam hadirat Tuhan, coba anda uji kembali ?
2. Lalu komitmen apa yang akan anda lakukan untuk hari depan agar anda tidak semakin jauh dengan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa ampuni kami jika selama ini kami terlalu sibuk dengan urusan kami. Ajarkan kami untuk belajar diam tinggal dalam hadiratMu. Amin.