Cara Ajaib Untuk Tuaian Besar

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 40:1-17

RHEMA HARI INI
Mazmur 40:6 Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.

Dalam satu mision trip di pulau Bangka, seorang jemaat Tuhan berkunjung ke rumah kerabatnya, dan dalam hati dia merasa suka dengan rumah itu. 10 bulan kemudian, kerabat yang dikunjunginya itu meninggal dunia. Karena isteri dan anak-anaknya semua berwarga negara Singapura, mereka terhalang untuk mengurus warisan yang ditinggalkan, padahal kecuali rumah tinggal mereka, masih ada banyak properti di berbagai kota di Indonesia yang diwariskan kepada mereka. Sesuai peraturan pemerintah, mereka mendapat waktu satu tahun untuk menyelesaikan atau menjual semua properti yang diwariskan, atau kalau tidak, akan diambil alih oleh Pemerintah Indonesia. Atas kesepakatan keluarga, jemaat Tuhan ini diminta untuk membantu mengurus dan mencarikan pembeli properti yang ada. Sekali waktu ada yang berminat, tetapi pada saat cek lokasi, tiba-tiba saja transaksi dibatalkan oleh calon pembeli. Segala cara sudah dikerjakan tetapi tetap saja dia kesulitan untuk mendapatkan pembeli.

Disela semua aktifitasnya itu, Tuhan berbicara di hatinya untuk menabur, jemaat Tuhan ini taat melakukannya dengan mengambil sebagian dari penjualan mobilnya, dia membawa persembahan itu ke Ps. Nita. Sampai mendekati batas waktu satu tahun, jemaat Tuhan ini tetap tidak mendapatkan pembeli buat properti yang ditawarkan. Waktu berjalan cepat. Mendekati batas waktu satu tahun itu, dia dihubungi keluarga ahli waris, dan diminta untuk membeli sendiri semua properti itu. Jemaat Tuhan ini mengatakan hanya memiliki uang tabungan sebanyak 600 juta, tetapi karena memang tulus ingin menolong dia katakan bahwa uang itu dia akan bayarkan dan terserah akan diberikan properti yang mana. Dan mujizat keuangan Tuhan terjadi. Bukan hanya satu properti yang diberikan kepadanya, 6 unit ruko sekaligus, ditambah dengan sebidang tanah seluas 370 meter persegi, dan sudah barang tentu rumah dengan luas tanah 2000 meter persegi lebih yang pernah disukainya, semuanya diberikan menjadi milik jemaat Tuhan ini. Seperti mimpi rasanya. Dia hanya berharap mendapat satu unit ruko saja dari uang 600 jutanya, tetapi Tuhan memberi tuaian besar.

Ketulusan hati jemaat Tuhan ini untuk menolong, membuat keluarga ahli waris itu menganggap sepantasnya properti mereka diserahkan kepadanya, Tuhan memakai mereka menjadi saluran berkat-Nya. Tuhan memberikan tuaian besar-Nya lewat keluarga ini. Kesaksian ini memberkati kita, bahwa hukum tabur tuai tidak pernah gagal, terlebih disaat kita menabur di ladang Tuhan, tuaiapun yang dari Tuhan lebih dari tuaian dunia. Pastikan disaat kita menabur di ladang Tuhan, fokus kita adalah memberkati dengan sukacita, dengan kerelaan dan senang hati. Pada waktu-Nya Tuhan akan membuat kita menuai taburan kita dengan cara yang ajaib, sebab ini adalah tahun mujizat besar.

RENUNGAN
Di TAHUN MUJIZAT BESAR ini, Tuhan masih suka memakai CARA-CARA YANG AJAIB untuk MENDATANGKAN TUAIAN BESAR dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Seilidiki, apakah yang selama ini sudah Anda tabur bagi Tuhan dan sesama?
2. Apakah Anda mengalami dampak dari taburan Anda?
3. Apakah yang akan Anda lakukan supaya taburan Anda bisa menjadi berkat yang lebih besar lagi bagi pekerjaan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, tuntun kami untuk terus mempersembahkan dan menabur yang lebih baik lagi bagi pekerjaan-MU dan bagi sesama kami. Jadikanlah kami berkat melalui segala sesuatu yang kami kerjakan. Biarlah nama-MU dipermuliakan melalui setiap taburan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.