BERSYUKUR ATAS PERTOLONGAN TUHAN [RAKA JOYFUL]
Bacaan: Mazmur 9:1-5
Rhema: Mazmur 9:1
Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.
Halo, Sahabat Fligo! Pernah nggak, Sahabat merasa sangat senang karena Tuhan menolongmu? Mungkin waktu Sahabat menang lomba, atau bisa menjawab soal sulit, atau ketika Sahabat takut tapi jadi berani, sakit lalu sembuh, atau bisa melakukan sesuatu yang dulu terasa susah. Rasanya lega dan bahagia, bukan?
Begitu juga dengan bangsa Yehuda. Mereka hampir kalah melawan musuh, tapi Tuhan datang menolong dan memberi kemenangan besar. Raja Daud tahu, kemenangan itu bukan karena pasukannya kuat, tapi karena Tuhan yang bekerja. Itu sebabnya Daud langsung memuji Tuhan dan bercerita kepada semua orang betapa hebat dan baiknya Tuhan.
Seringkali kita mengalami pertolongan Tuhan, walaupun mungkin tidak sebesar bangsa Yehuda dalam menghadapi perang. Tetapi besar atau kecil pertolongan Tuhan bagi kita layak untuk kita syukuri. Hari ini, coba ingat satu hal baik yang Tuhan sudah lakukan buat Sahabat. Lalu, ucapkan: “Terima kasih Tuhan, Engkau sungguh baik.” Karena seperti Daud dan bangsa Yehuda, kita pun mau memuji Tuhan dengan segenap hati. (CF)
Doa hari ini:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu menolong kami. Ajari kami untuk selalu bersyukur dan memuji-Mu, bukan hanya saat kami menang atau berhasil, tapi dalam setiap saat, baik keadaan kami suka maupun duka. Dalam nama Yesus kami berdoa, amin.
Bacaan Alkitab setahun: Ayub 8
Pertanyaan hari ini:
1. Apa yang Sahabat rasakan ketika Tuhan menolong kita dalam hal kecil atau besar?
2. Pernahkah Sahabat berdoa dan Tuhan menjawabnya dengan cara yang Sahabat tidak sangka? Coba ceritakan!
3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
SABTU
SABTU
SENJATA NO, PUJIAN YES[RAKA JOYFUL]
Bacaan: Mazmur 100:1-2
Rhema: Mazmur 100:2
Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak- sorai!
“Tuanku, apa yang harus kita lakukan? Musuh sudah mengepung kita.” Ucap kepala pasukan dengan panik. “Kalian, diam dan duduklah!” jawab raja dengan tenang meski raut wajahnya tidak bisa menyembunyikan keresahan yang ada. “Tuannn!!! Bagaimana mungkin Tuan bisa setenang ini!” teriak kepala pasukan kesal. Raja mengangkat telunjuknya mengisyaratkan untuk diam. Lalu raja masuk ke dalam kamarnya berdoa semalam-malaman.
Keesokan harinya Raja memerintahkan mengangkat beberapa orang untuk menyanyikan puji pujian, dan mereka memakai pakaian khusus yang kudus. Dan raja menempatkan mereka dibarisan paling depan, di depan pasukan bersenjata. “Tuan, bagaimana mungkin kita berperang dengan barisan penyanyi. Raja hanya melirik kepala pasukan dan kepala pasukan hanya bisa mendengus kesal.
Sepanjang jalan para pemuji menaikkan pujian syukur. Dan tanpa mereka sadari hal yang luar biasa terjadi. Terjadi kegaduhan diantara barisan musuh. Entah apa sebabnya, mereka saling menghunuskan pedang satu sama lain. Saat raja dan pasukannya tiba yang mereka lihat hanyalah tubuh bersimbah darah yang tergeletak tanpa nyawa. Raja dan pasukannya segera mengumpulkan harta jarahan, dan mereka bersukacita karena Tuhan memberikan kemenangan kepada mereka. Tuhan yang berperang gantikan mereka.
Sahabat diatas adalah kisah Raja Yosafat yang tetap memuji Tuhan apapun kondisinya. Lalu bagaimana dengan kita, apakah kita tetap menaikan pujian saat keadaan lemah atau malah bersungut-sungut?
Doa hari ini:
Tuhan, sungguh ku bersyukur atas semua yang Kau berikan. Disaat kusenang Kau ada. Disaat sulitpun Kau ada. Ajar aku Tuhan untuk senantiasa bisa bersyukur, ajar aku Tuhan untuk selalu bisa memberikan pujian yang terbaik bagi-Mu. Terimakasih Tuhan, Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 7
Pertanyaan hari ini:
1. Apa yang dilakukan Raja Yosafat saat menghadapi kesulitan?
2. Strategi apa yang dilakukan oleh Raja Yosafat?
3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
JUMAT
JUMAT
TUHAN SELALU MENDENGAR DOA KITA [RAKA JOYFUL]
Bacaan: Yeremia 33:3
Rhema: Yeremia 33:3 Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal - hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal - hal yang tidak kauketahui. Sahabat Fligo, pernahkah kalian merasa bingung harus bagaimana? Mungkin saat ada masalah di sekolah, atau ketika takut menghadapi sesuatu yang sulit. Saat seperti itu, jangan lupa ya, kamu bisa berbicara kepada Tuhan lewat doa. Tuhan selalu mendengarkan setiap doa anak-anak-Nya. Dalam Alkitab, Tuhan pernah berbicara lewat nabi untuk menguatkan dan menghibur Raja Yosafat. Saat Yosafat dan rakyatnya takut karena musuh datang menyerang, Tuhan mengirim pesan lewat nabi: “Jangan takut, sebab peperangan ini bukan milikmu, tetapi milik Tuhan.” Mendengar itu, Yosafat menjadi tenang dan kembali percaya bahwa Tuhan akan menolong mereka. Tuhan juga mau berbicara kepada kita. Kadang lewat firman Tuhan, lewat doa, atau lewat orang lain yang mengingatkan kita. Tuhan selalu punya cara untuk menjawab doa kita dan memberi penghiburan saat kita takut atau sedih. Sahabat Fligo, yuk belajar percaya bahwa Tuhan selalu mendengar dan menjawab doa kita. Mungkin tidak selalu cepat, tapi pasti pada waktu yang terbaik! (AMD) Doa hari ini: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu mendengarkan doaku. Tolong aku supaya terus percaya dan sabar menunggu jawaban-Mu. Aku tahu Engkau selalu menolongku. Amin. Bacaan Alkitab setahun: Ayub 6 Pertanyaan hari ini: 1. Apa yang saat ini Sahabat doakan dan belum dijawab Tuhan? 2. Apa yang Sahabat lakukan ketika menghadapi masalah? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
KAMIS
CARI TUHAN DULU[RAKA JOYFUL]
Bacaan: 2 Tawarikh 20:1-3
Rhema: 2 Tawarikh 20:3
Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari Tuhan. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa.
Shalom Sahabat Fligo! Pernahkah Sahabat merasa takut atau bingung harus berbuat apa? Misalnya, saat besok ada ulangan yang sulit, atau saat Sahabat kehilangan barang kesayanganmu. Raja Yosafat dalam Alkitab pernah mengalami hal yang jauh lebih besar dari itu. Dalam 2 Tawarikh 20 : 1-3, Raja Yosafat dan bangsanya tiba-tiba tahu bahwa ada tiga pasukan besar yang mau menyerang mereka. Wah, bayangkan, pasti menakutkan sekali!
Yosafat tidak langsung panik, tidak langsung mencari senjata, atau melarikan diri. Hal pertama dan paling penting yang ia lakukan adalah mencari Tuhan! Alkitab mencatat, "Yosafat menjadi takut, lalu ia mengambil keputusan untuk mencari TUHAN." Ia mengajak seluruh rakyatnya berpuasa, yaitu tidak makan sementara, dan berdoa kepada Tuhan. Mereka semua berkumpul dan memohon pertolongan serta jalan keluar dari Tuhan.
Seperti Yosafat, dalam hidup kita juga akan ada "musuh" atau masalah besar, seperti kesulitan belajar, pertengkaran dengan teman, atau perasaan cemas. Ingatlah selalu, sebelum Sahabat memutuskan untuk menyerah, menyontek saat ulangan, atau membalas marah dengan marah, Cari Tuhan dulu! Bicaralah kepada Tuhan dalam doa. Minta hikmat dan kekuatan dari-Nya, karena Tuhan itu jauh lebih besar dari masalah apapun yang kita hadapi. Mari kita buat kebiasaan: Setiap kali kita punya masalah atau harus membuat pilihan, berhenti sebentar, tarik napas, dan berdoa! Carilah Tuhan dulu, maka Ia pasti akan menolongmu mengambil keputusan yang terbaik. (CAN)
Doa hari ini:
Tuhan, terima kasih untuk pelajaran hari ini, saat aku merasa takut dan bingung menghadapi masalahku, aku memilih untuk mencari-Mu dulu. Aku tahu Engkau jauh lebih besar dari semua kekuatiran ini. Beri aku hikmat-Mu, agar aku tidak panik, tidak menyerah, dan bisa membuat pilihan yang menyenangkan hati-Mu. Amin."
Bacaan Alkitab setahun: Ayub 5
Pertanyaan hari ini:
1. Mengapa Yosafat tidak panik?
2. Apa yang harus kita lakukan sebelum menyerah?
3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
RABU
RABU
JANGAN BERHENTI PERCAYA! [RAKA JOYFUL]
Bacaan : Yesaya 41:10-11
Rhema: Yesaya 41:10
Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu: Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau: Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
Shallom Sahabat Fligo, Sahabat tahu tidak, orang-orang Yehuda pernah merasa sangat takut. Mereka dikelilingi musuh dan tidak tahu apa yang akan terjadi. Tapi di saat itu, mereka datang pada Tuhan dan percaya bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan mereka.
Sahabat, kadang kitapun juga bisa merasa takut bukan? takut gelap, takut ujian, atau takut sendirian. Tapi Tuhan bilang, “Jangan takut, Aku menyertaimu.” Artinya, kita tidak sendiri! Tuhan selalu menjaga dan memberi kekuatan.
Bayangkan Sahabat sedang jalan di tempat gelap. Rasanya menakutkan. Tapi kalau tangan Sahabat digenggam papa atau mama, Sahabat jadi tenang, kan? Nah, seperti itulah Tuhan kita, Ia selalu menggenggam tangan kita, walau kita tidak bisa melihat-Nya.
Jadi, kalau rasa takut itu datang, ingat bahwa Tuhan lebih besar dari rasa takutmu. Berdoa, percaya, dan berjalanlah bersama Tuhan setiap hari. Amin (V)
Doa hari ini:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu bersamaku. Saat aku takut, tolong aku untuk tetap percaya. Aku tahu Engkau tidak pernah meninggalkanku. Dalam nama Yesus haleluya, amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 4
Pertanyaan hari ini:
1.Saat merasa takut, hal apa yang Sahabat lakukan supaya tetap percaya kepada Tuhan?
2. Siapa yang selalu menolong kita, walau kita tidak bisa melihat-Nya?
3. Dari firman hari ini, aku belajar tentang:
SELASA
SELASA
BERSAMA TUHAN DITENGAH BADAI[RAKA JOYFUL]
Bacaan: Mazmur 46:1-3
Rhema: Mazmur 46:1
Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.
Bayangkan saat Sahabat bermain, tiba - tiba datang hujan besar, yang tidak kita perkirakan. Kita mungkin kaget, basah dan merasa tidak nyaman. Tapi kemudian datang seseorang yang sudah tahu kalau hujan akan turun, sehingga dia membawa payung dan membawa Sahabat Fligo ketempat yang aman.
Begitu juga dalam kehidupan kita, masalah bisa datang kapan saja, seperti hujan yang tiba-tiba. Tapi ada kabar baik, Yesus mengingatkan bahwa kita tidak sendiri. Karena Tuhan tahu setiap langkah kita dan siap menolong. Ketika masalah datang dalam hidup kita, kita bisa mengingat bahwa Tuhan sudah melihat semuanya. Dia tahu cara terbaik untuk kita, bahkan sebelum kita memahami atau bisa mengubahnya.
Maka dari itu marilah kita belajar untuk percaya dan berjalan bersama Tuhan. Bukan karena kita sudah tahu semua solusi, tapi karena kita tahu bahwa Tuhan yang adalah sumber kekuatan kita. Kita bisa berkata: “Tuhan, aku menyerahkan ini padamu,” dan kita merasakan damai, walau awan gelap belum hilang. Karena Dia tahu. Dan itu saja sudah cukup untuk kita tidak takut.
Doa hari ini:
Tuhan Yesus terima kasih untuk renungan hari ini, aku percaya ketika aku dalam masalah Engkau selalu ada bersamaku dan memberikanku pertolongan. Aku percaya Damai Sejahtera dari Tuhan senantiasa menyertaiku. Amin.
Bacaan Alkitab setahun: Ayub 3
Pertanyaan hari ini:
1. Pernahkah Sahabat mengalami masalah tiba - tiba seperti hujan tak terduga?
2. Apa yang Sahabat lakukan ketika menghadapi masalah?
3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
SENIN
SENIN
Categories
Latest Posts