RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
KETAATAN MEMBUKA JALAN
Ketaatan membuka JALAN BAGI MUJIZAT; parit yang engkau gali hari ini akan dipenuhi air Tuhan esok hari.
2 Raja-Raja 3:18a “Dan itu pun Adalah perkara ringan di mata Tuhan.”
Seorang ayah melihat anaknya panik karena sepeda rusak menjelang berangkat sekolah. Rantai lepas, bannya kempes, dan anak itu menangis karena merasa semuanya sudah terlambat. Sang ayah tersenyum, mengambil kunci, memompa ban, membetulkan rantai, dan dalam hitungan menit sepeda kembali normal. Bagi sang anak, masalah itu terasa besar dan menakutkan. Namun bagi ayah yang berpengalaman, itu hanyalah perkara kecil. Perbedaan sudut pandang dan kemampuan membuat masalah besar berubah menjadi sesuatu yang ringan untuk diselesaikan.
Dalam 2 Raja-Raja 3:18a, Tuhan menegaskan bahwa apa yang mustahil di mata manusia sering kali hanyalah perkara ringan bagi-Nya. Bangsa Israel melihat kekeringan dan peperangan sebagai ancaman besar, tetapi Tuhan melihatnya dari sudut kuasa-Nya yang tak terbatas. Ayat ini mengajar kita bahwa keterbatasan manusia tidak pernah membatasi Allah. Ketika kita membawa masalah kepada Tuhan, kita perlu percaya bahwa Dia berdaulat penuh atas segala situasi, sekecil atau sebesar apa pun menurut kita.
Mari belajar mengubah cara pandang kita terhadap masalah. Jangan membesarkan persoalan dan mengecilkan Tuhan. Datanglah kepada-Nya dengan iman, serahkan kekhawatiran, ketakutan, dan pergumulan hidup. Percayalah, bagi Tuhan tidak ada masalah yang terlalu rumit. Apa yang terasa berat hari ini, di tangan Tuhan bisa menjadi perkara yang ringan dan penuh kemenangan.(FG)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
HADIRAT TUHAN PEMBUKA JALAN
HADIRAT TUHAN membuka jalan ketika semua jalan manusia tertutup.
2 Raja-Raja 3:15 “maka sekarang, jemputlah bagiku seorang pemetik kecapi. Pada waktu pemetik kecapi itu bermain kecapi, maka keekuasaan TUHAN meliputi dia.”
Dalam setiap perjalanan hidup, ada masa ketika semua jalan terasa buntu. Logika mentok, usaha gagal, dan harapan menipis. Namun Alkitab mengingatkan bahwa ketika jalan manusia tertutup, hadirat Tuhan justru membuka jalan baru. Inilah kunci dari new journey dan new wonders yang Tuhan sediakan.
Dalam 2 Raja-Raja 3:15, Elisa tidak langsung memberi jawaban. Ia terlebih dahulu meminta seorang pemetik kecapi. Saat kecapi dimainkan, hadirat Tuhan turun dan kuasa-Nya meliputi Elisa. Dari hadirat itulah petunjuk ilahi diberikan, dan mujizat pun terjadi. Ini menunjukkan bahwa solusi sejati tidak lahir dari kepanikan, melainkan dari hadirat Tuhan.
Seperti bangsa Israel di padang gurun, Tuhan mampu mengeringkan laut dan membanjiri tanah tandus. Namun sering kali Ia menunggu satu hal: hati yang mau mencari dan tinggal dalam hadirat-Nya. Ketika kita memilih masuk ke hadirat Tuhan, maka Ia akan membuka jalan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. (ZS)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
HUJAN KEAJAIBAN DATANG
Sekalipun yang engkau LIHAT kering dan kosong, tetaplah BERKATA: “Hujan keajaiban datang!”
Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang ttidak kita lihat.”
Sekalipun yang kita lihat tampak kering dan kosong, iman memanggil kita untuk tidak berhenti berharap. Ada masa ketika doa terasa hampa, usaha seakan sia-sia, dan kenyataan tidak sesuai harapan. Namun iman tidak dibangun dari apa yang terlihat, melainkan dari janji Tuhan yang tidak pernah gagal.
Firman Tuhan berkata, “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (Ibrani 11:1). Artinya, sebelum hujan benar-benar turun, iman sudah lebih dulu percaya. Sebelum keajaiban nyata, iman sudah lebih dulu bersaksi bahwa Tuhan sedang bekerja.
Karena itu, jangan biarkan apa yang kita lihat membungkam iman kita. Tetaplah berkata, “Hujan keajaiban datang!” Ucapkan janji Tuhan dengan berani, berdirilah teguh dalam iman, dan terus melangkah. Percayalah, pada waktunya Tuhan akan mengubah kekeringan menjadi kelimpahan. (MC)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
KETAATAN MENGALIRKAN KEAJAIBAN
Jika engkau taat di tempat yang terasa “kering”, Tuhan akan menunjukkan KEAJAIBAN YANG MENGALIR dari batu kehidupanmu.
Kejadian 18:14 “Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang teelah ditetapkan itu, tahun depan, aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyi seorang anak laki-laki.”
Saat terjadi kelaparan, Ishak mendapat rhema untuk tidak pindah ke Mesir. Hal ini terdengar tidak masuk akal, karena Mesir merupakan tempat yang jauh lebih baik dibanding Gerar. Namun, Ishak tetap memilih taat kepada Tuhan dengan menabur di tanah Gerar. Berkat ketaatannya, ia menuai hasil berlipat kali ganda.
Setiap kita pasti pernah mengalami masa kekeringan, baik di dalam finansial, keluarga, kesehatan, atau studi. Di tengah kondisi sulit itu, mari periksa respon hati kita: apakah kita masih setia mencari Tuhan dan taat kepada firman-Nya?
Mari kita belajar untuk merendahkan diri dan mencari wajah-Nya di masa kering yang kita hadapi. Bergabunglah dalam kegerakan doa puasa di awal tahun untuk mendapat rhema khusus dari Tuhan. Melalui rhema tersebut, belajarlah untuk taat, maka keajaiban baru akan Tuhan berikan dalam hidup kita. (ES)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
TUHAN YANG MENUNTUN PERJALANAN BARU
Jangan takut memasuki PERJALANAN BARU; Tuhan yang menuntun Israel juga MENUNTUNMU.
Ulangan 1: 33
yang berjalan di depanmu di perjalanan untuk mencari tempat bagimu, di mana kamu dapat berkemah: dengan api pada waktu malam dan dengan awan pada waktu siang, untuk memperlihatkan kepadamu jalan yang harus kamu tempuh."
Memasuki sebuah perjalanan baru sering kali menimbulkan rasa takut dan keraguan. Kita harus meninggalkan hal-hal yang sudah familiar, sementara apa yang ada di depan belum sepenuhnya terlihat. Namun sejak dahulu, Tuhan telah menunjukkan kesetiaan-Nya dengan menuntun Israel melewati padang gurun, laut yang terbelah, dan masa-masa penuh ketidakpastian, semuanya dengan kuasa dan kasih-Nya.
Tuhan yang sama tetap bekerja hingga hari ini. Ia tidak berubah, dan tangan-Nya masih setia memimpin langkah umat-Nya. Jika Tuhan sanggup membawa Israel menuju Tanah Perjanjian, Ia juga sanggup menuntun kita memasuki musim hidup yang baru sesuai dengan rencana-Nya yang baik dan penuh kasih.
Karena itu, jangan takut untuk melangkah. Serahkan masa depan kita kepada Tuhan yang setia menuntun.
Beranilah taat dan berjalan dengan iman mengikuti pimpinan-Nya. Dalam setiap perjalanan baru, kita akan melihat kesetiaan Tuhan yang nyata, yang menyertai, memelihara, dan membawa setiap langkah kita sampai pada tujuan-Nya.(SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
MEMULAI BERSAMA TUHAN
Perjalanan barumu BUKAN dimulai DENGAN KEKUATANMU, tetapi DENGAN JANJI TUHAN yang berkata: “Aku hendak membuat sesuatu yang baru.”
Yesaya 43:19 “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru,yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
Ketika kita ingin melangkah menuju babak baru dalam hidup kita, seringkali kita merasa apakah bisa, kita merasa belum cukup kuat, belum siap dan karena melihat jalan yang belum jelas sehingga kita ragu melangkah. Kita cenderung melihat kekuatan kita apakah sudah mampu atau belum.
Namun, ketika kita melihat Firman Tuhan hari ini, Firman Tuhan ini tidak Tuhan berikan kepada bangsa Israel ketika mereka dalam keadaan baik-baik saja, melainkan ketika mereka berada dalam pembuangan. Justru disaat itulah Tuhan menyatakan yang baru tidak menunggu keadaan membaik tetapi yang baru dimulai oleh Tuhan.
Mari saudara, kita belajar semakin percaya kepada Tuhan. Perjalanan baru kita tidak dimulai dari seberapa kuat dan gagah kita namun dimulai bersama dengan Tuhan. Ketika Ia telah memberikan babak baru atas hidup kita, Ia sudah menyediakan dan akan memampukan kita. (TS)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
Categories
Latest Posts