MUJIZAT DENGAN CARA TIDAK TERDUGA

30 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yesaya 55:8-9 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu Pada tahun 1928, seorang ilmuwan Inggris bernama Alexander Fleming sedang meneliti bakteri penyebab infeksi. Sepulang dari liburan, ia kembali ke laboratoriumnya dan mendapati beberapa cawan petri yang belum dibersihkan. Salah satunya terkontaminasi jamur. Secara ilmiah, hal itu bisa dianggap sebagai kelalaian, tanda kegagalan penelitian, sampel rusak, dan waktu yang terbuang. Namun Fleming tidak langsung membuangnya. Ia justru mengamati sesuatu yang tidak biasa: bakteri tumbuh di mana-mana, kecuali di sekitar jamur tersebut. Dari pengamatan sederhana itu, Fleming menyadari bahwa jamur tersebut menghasilkan zat yang mampu membunuh bakteri. Zat tersebut kemudian dikenal sebagai Penisilin. Saat diproduksi secara massal, terutama pada masa Perang Dunia II, jutaan nyawa terselamatkan. Infeksi luka yang sebelumnya mematikan dapat disembuhkan. Dunia berubah bukan melalui senjata, melainkan melalui sesuatu yang tampak kecil dan tidak disengaja. Mungkin hari ini hidup kita terasa berantakan, tidak sesuai rencana, bahkan tampak seperti kegagalan. Namun, jangan tergesa menyimpulkan bahwa semuanya sia-sia. Tuhan sanggup memakai hal-hal kecil, tak terduga, bahkan yang kita anggap kesalahan, untuk mengerjakan rencana besar-Nya. Bagaimanapun, jalan dan rancangan Tuhan sering kali berbeda dari apa yang kita bayangkan. Jika Tuhan dapat memakai sebuah jamur kecil untuk menyelamatkan jutaan nyawa, Dia juga sanggup memakai proses hidup kita yang terasa tidak ideal, bahkan kita anggap gagal, untuk menghadirkan keajaiban baru. Keajaiban yang bukan hanya berdampak bagi hidup kita, tetapi juga menyentuh hidup banyak orang. Di tahun keajaiban baru ini, tetaplah peka, setia, dan percaya. Di balik jalan yang tidak kita mengerti, Sang Maestro Keajaiban sedang mengerjakan sesuatu yang jauh lebih tinggi dan indah. (KK) RENUNGAN Tuhan sering MEMAKAI orang atau CARA yang TIDAK TERDUGA untuk mengerjakan mujizat. APLIKASI 1. Bagian hidup Anda yang mana yang saat ini terasa gagal, tetapi mungkin sedang Tuhan pakai? 2. Mengapa Anda perlu tetap peka dan percaya, meski jalan Tuhan tidak sesuai rencana Anda? 3. Langkah ketaatan kecil apa yang Tuhan minta Anda lakukan hari ini? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, kami percaya rancangan-Mu lebih tinggi dari rancangan kami. Saat hidup kami terasa berantakan dan tidak sesuai rencana, ajar kami untuk tidak menyerah. Berikan kami hati yang peka, iman yang tetap percaya, dan ketaatan untuk melangkah, karena kami tahu Engkau sanggup memakai hal yang tidak terduga untuk mengerjakan mujizat dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Ayub 22-24; Kisah para rasul 11

Baca Artikel  

RANCANGAN MUJIZAT YANG PERSONAL

29 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Tailor-made berarti pakaian yang dijahit secara khusus, bukan diproduksi secara massal. Sebuah karya luar biasa yang dirancang dengan penuh ketelitian untuk tujuan tertentu. Pada pertengahan abad ke-19, Pangeran Albert Edward dari Wales memesan sebuah pakaian malam yang berbeda dari busana formal pada zamannya. Ia menginginkan jas tanpa ekor, yang nyaman tetapi tetap elegan. Henry Poole & Co., butik jahit ternama Inggris, mengerjakan setiap bagian dengan ketelitian tinggi dan sentuhan pribadi. Hasilnya bukan hanya memuaskan sang Pangeran, tetapi melahirkan sebuah gaya yang kemudian dikenal dunia sebagai tuxedo. Kisah ini menggambarkan bagaimana sesuatu yang dikerjakan dengan ketelitian, tujuan, dan sentuhan pribadi akan menghasilkan karya yang bernilai tinggi. Demikian pula cara Tuhan bekerja dalam hidup kita. Meski banyak orang menghadapi pergumulan yang tampak serupa, Tuhan mengerjakan hidup kita dengan cara yang khusus. Terlebih sebagai Sang Maestro Keajaiban, Dia merancangkan tailor-made wonders, keajaiban yang unik dan berbeda-beda bagi setiap kita. Ya, jangan bandingkan proses kita dengan orang lain, seolah Tuhan berlaku tidak adil. Tuhan sedang merancang sesuatu yang khusus, orisinal, dan tepat bagi hidup kita. Sesuatu yang personal, bukan menyalin kisah orang lain. Dia pun mempertimbangkan hati, latar belakang, proses hidup, serta kapasitas iman kita. Karena itu, tetaplah setia, sabar, dan taat dalam proses. Percayalah, di tahun keajaiban baru ini, Sang Maestro Keajaiban sedang bekerja dengan penuh ketelitian dan kasih, seperti seorang Maestro yang tidak pernah keliru. Mari buka hati, berjalan bersama Tuhan, dan izinkan Dia menyelesaikan karya-Nya yang indah atas hidup kita—karya yang dibuat secara khusus, penuh kasih, dan tepat pada waktu-Nya. (CG) RENUNGAN Tuhan tidak menyalin mujizat orang lain; Dia MERANCANG MUJIZAT yang personal. APLIKASI 1. Dengan cara apa Anda membandingkan proses hidup Anda dengan orang lain, padahal Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang khusus bagi anda? 2. Bagian hidup mana yang sulit Anda percayakan kepada Tuhan karena Anda belum memahami cara kerja-Nya? 3. Langkah iman apa yang perlu Anda ambil hari ini untuk tetap setia dalam proses karya Tuhan? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan yang baik, terima kasih karena Engkau mengenal hidup kami secara pribadi. Tolong kami untuk tidak membandingkan jalan kami dengan orang lain, tetapi setia berjalan dalam rencana-Mu yang khusus bagi kami. Bentuk hati kami agar tetap taat, sabar, dan percaya sampai karya-Mu tergenapi sempurna. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Ayub 20-21; Kisah Para Rasul 10:24-48

Baca Artikel  

TAHUN KEAJAIBAN YANG MELAMPAUI LOGIKA

28 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 1 Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." Saulus dari Tarsus dikenal sebagai penganiaya jemaat—sosok yang ditakuti dan dihindari oleh para pengikut Yesus. Dengan penuh semangat, ia menangkap, memenjarakan, bahkan menyetujui pembunuhan orang-orang percaya. Namun dalam satu perjumpaan ilahi di jalan menuju Damsyik, hidupnya diubahkan secara total. Dari seorang pembenci Injil, ia dipanggil Tuhan menjadi pemberita Injil ke berbagai bangsa. Dari Saulus, musuh besar pengikut Kristus, ia berubah menjadi Paulus, rasul besar yang dipakai Kristus secara luar biasa. Tidak ada seorang pun, termasuk Paulus sendiri, yang dapat membayangkan perubahan sedrastis itu. Kisah Paulus dengan jelas mencerminkan kebenaran firman Tuhan dalam 1 Korintus 2:9. Rencana Tuhan sering kali melampaui logika manusia, pengalaman masa lalu, dan penilaian orang lain. Ketika Tuhan berkarya, hasilnya sering kali jauh di luar jangkauan bayangan manusia. Apa yang tak pernah terpikirkan manusia, itulah yang Tuhan kerjakan, khususnya bagi mereka yang mengasihi Dia. Tuhan sanggup mengubah masa lalu yang kelam menjadi alat kemuliaan-Nya, dan menjadikan hidup yang hancur sebagai saluran berkat bagi banyak orang. Memasuki hari-hari dan tahun ini, mungkin kita merasa hidup kita biasa-biasa saja, penuh keterbatasan, atau bahkan diwarnai kegagalan. Namun kisah Paulus mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak pernah dibatasi oleh latar belakang, kondisi, ataupun masa lalu kita. Selama kita mengasihi Dia dan mau berjalan dalam ketaatan, Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang tidak pernah kita lihat, dengar, atau pikirkan sebelumnya. Percayalah, di tahun keajaiban baru ini, Sang Maestro Keajaiban selalu memiliki rencana yang lebih besar, lebih indah, dan jauh melampaui ekspektasi manusia. (AO) RENUNGAN Tahun ini Tuhan ingin melakukan KEAJAIBAN yang MELAMPAUI NALAR dan ekspektasi manusia. APLIKASI 1. Bagaimana Anda bisa menyerahkan masa lalu dan keterbatasan Anda kepada Tuhan, lalu mengizinkan-Nya menentukan masa depan Anda? 2. Mengapa Anda perlu percaya bahwa Tuhan sanggup melakukan hal yang melampaui logika manusia? 3. Langkah ketaatan kecil apa yang bisa Anda ambil hari ini untuk dapat semakin percaya bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik dalam hidup Anda? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan Yesus, kami percaya Engkau Allah yang sanggup melakukan perkara-perkara besar dan ajaib. Kami menyerahkan hidup kami sepenuhnya ke dalam tangan-Mu. Lakukanlah kehendak-Mu yang melampaui pikiran kami dan pakailah hidup kami menjadi berkat bagi banyak orang. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Ayub 17-19; Kisah Para Rasul 10:1-23

Baca Artikel  

PELAYANAN YANG MENGHADIRKAN KERAJAAN ALLAH

27 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Matius 4:23 Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Tiga hal utama dalam pelayanan Yesus yang tercatat dalam Matius 4:23: mengajar, memberitakan Injil Kerajaan Allah, dan menyembuhkan. Ayat ini tampak sederhana, tetapi menyimpan kebenaran yang sangat dalam, yaitu tidak ada satu hari pun dalam pelayanan Yesus yang berlangsung tanpa karya Allah. Menariknya, Yesus tidak memulai hari-Nya dengan fokus pada mujizat. Ia tidak berkata, “Hari ini Aku harus melakukan tanda yang besar.” Fokus Yesus adalah ketaatan penuh pada kehendak Bapa. Dia mengajar kebenaran dan memberitakan Kerajaan Allah, dan justru dalam ketaatan itulah, kuasa Allah mengalir secara nyata. Sering kali, kita terjebak dalam pola pikir yang dramatis. Kita menantikan perubahan besar, terobosan finansial, kesembuhan fisik, atau jawaban doa yang spektakuler, baru kita merasa bahwa Tuhan sedang bekerja. Padahal, Kerajaan Allah sering hadir dalam cara yang tenang tetapi sangat berkuasa. Dalam pelayanan Yesus, banyak mujizat terjadi bukan hanya pada tubuh, tetapi juga dalam hati. Hati yang hancur dipulihkan, iman yang hampir padam dinyalakan, dan pengharapan yang mati dihidupkan kembali. Perubahan-perubahan inilah mujizat yang sesungguhnya. Memasuki tahun keajaiban baru ini, mungkin hidup kita masih tetap dipenuhi rutinitas yang terasa biasa—bekerja, mengurus keluarga, melayani, dan menghadapi berbagai tekanan. Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa hari yang tampak biasa pun dapat menjadi hari yang penuh kuasa, ketika kita hidup di dalam kehendak dan hadirat-Nya. Mungkin kita tidak melihat mujizat besar dengan mata jasmani, tetapi ketika kita diberi kekuatan untuk bertahan, itulah mujizat. Saat kita menerima damai di tengah tekanan, itu juga mujizat. Dan ketika kita masih mampu mengasihi dan melayani meski lelah, itu pun mujizat. Ya, saat Kerajaan Allah menjadi pusat hidup kita, bukan ego, ambisi, atau kenyamanan, maka Sang Maestro Keajaiban akan bekerja di tengah-tengah segala rutinitas kita. (BS) RENUNGAN TIDAK ADA satu hari pun dalam PELAYANAN Yesus yang TANPA MUJIZAT. APLIKASI 1. Kapan terakhir kali Anda bersyukur atas mujizat yang terjadi dalam hidup Anda? Ceritakan mujizat tersebut? 2. Kehendak Tuhan apa yang Anda tahu, tetapi selama ini masih Anda tunda untuk dilakukan? 3. Kapan terakhir kali anda memberitakan Injil Kerajaan Allah? Apa komitmen Anda untuk setia melakukannya kembali? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak hanya bekerja dalam hal-hal besar, tetapi juga dalam hal-hal kecil yang sering kami abaikan. Hari ini kami mau belajar hidup seperti Engkau taat kepada kehendak Bapa, setia dalam hal-hal sederhana, dan percaya bahwa Kerajaan Allah sedang hadir melalui hidup kami. Tolong kami untuk melihat mujizat-Mu, bukan hanya dengan mata jasmani, tetapi dengan iman dan hati yang peka. Pakailah hidup kami agar melalui kami, kasih, damai, dan kuasa Kerajaan Allah dinyatakan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Ayub 14-16; Kisah Para Rasul 9:22-43

Baca Artikel  

TUHAN SANG MAESTRO KEHIDUPAN

26 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yohanes 5:17 Tetapi Ia berkata kepada mereka: Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga. Penyelundup Allah, demikianlah Brother Andrew dikenal orang. Ia adalah saksi hidup bahwa Tuhan tidak pernah berhenti bekerja. Dalam pelayanannya membawa Alkitab ke negara-negara tertutup, ia berulang kali menghadapi pos pemeriksaan bersenjata dan ancaman penjara. Pada suatu kesempatan, bagasi mobilnya penuh dengan Alkitab. Saat tentara memeriksa kendaraan itu, Brother Andrew hanya berdoa dengan iman sederhana: “Tuhan, Engkau yang memberi mata untuk melihat, sekarang buatlah mata mereka tidak melihat.” Secara ajaib, para penjaga yang membuka bagasi tersebut tidak melihat apa pun yang mencurigakan. Ia dilepaskan tanpa hambatan. Keajaiban itu bukan karena kecerdikannya, melainkan karena Tuhan yang bekerja dengan cara-Nya sendiri. Kesaksian Brother Andrew meneguhkan kebenaran firman Tuhan dalam Yohanes 5:17. Yesus menyatakan bahwa Bapa terus bekerja, bahkan ketika manusia mengira semuanya telah berakhir. Di balik tembok penjara, di tengah larangan dan tekanan, Tuhan tetap berkarya—mengatur waktu, situasi, dan hati manusia. Apa yang tampak mustahil bagi manusia justru menjadi panggung bagi Tuhan untuk menunjukkan kuasa-Nya. Hari ini, terutama di tahun keajaiban baru ini, marilah kita selalu percaya bahwa dalam setiap musim hidup, baik saat jalan terbuka maupun tertutup, meski kita tak dapat melihatnya, Tuhan tidak pernah berhenti bekerja secara ajaib. Tugas kita adalah taat, melangkah dalam iman, dan tetap setia melakukan bagian kita. Ketika kita taat, Sang Maestro Keajaiban pun akan mengerjakan bagian-Nya dengan sempurna. (AM) RENUNGAN Tuhan adalah Sang MAESTRO KEAJAIBAN yang tidak pernah berhenti bekerja. APLIKASI 1. Dalam situasi apa Anda merasa Tuhan seolah-olah diam dan berhenti bekerja? 2. Langkah iman apa yang Tuhan minta agar Anda lakukan saat ini? 3. Bagaimana Anda bisa tetap taat meski belum melihat hasilnya? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, ajar kami percaya bahwa Engkau tidak pernah berhenti bekerja. Tolong kami untuk tetap taat dan setia, bahkan saat kami belum melihat jalan apa pun juga. Kami percaya Engkau adalah Sang Maestro Keajaiban. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Ayub 11-13; Kisah Para Rasul 9:1-21

Baca Artikel  

SUMBER KEKUATAN SEJATI

21 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Markus 1:35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Sering kali kita mengira kekuatan lahir dari jadwal yang padat, strategi yang rapi, atau pengalaman yang panjang. Namun Alkitab menunjukkan sumber yang berbeda. Di tengah kesibukan pelayanan dan tuntutan orang banyak, Yesus justru memilih bangun pagi-pagi benar dan pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa. Dia tidak menunggu keadaan tenang untuk bersekutu dengan Bapa, justru sebaliknya, Dia menjadikan doa sebagai prioritas utama. Doa bukan pelarian dari kesibukan, melainkan perjumpaan yang menguatkan. Dari tempat sunyi itu, Yesus melangkah dengan keteguhan, kejelasan arah, dan kuasa untuk melayani. Bayangkan sebuah pelita kecil di tengah malam. Tanpa minyak, pelita itu hanyalah hiasan. Begitu pula hidup kita. Aktivitas rohani tanpa doa akan cepat menguras tenaga batin. Doa adalah minyak yang menjaga pelita hati tetap menyala. Di hadapan Tuhan, kita datang apa adanya—membawa kelelahan, ketakutan, dan harapan. Di sanalah hati dipulihkan, iman diteguhkan, dan cara pandang diperbarui. Ya, sering kali bukan keadaan yang Tuhan ubahkan lebih dulu, melainkan kekuatan di dalam diri kita yang dibentuk ulang. Oleh karena itu, di tahun keajaiban baru ini, mari kita memilih dan belajar untuk bangun lebih awal—bukan hanya dari tidur, tetapi dari kelalaian rohani. Sisihkan waktu khusus, carilah tempat yang tenang, serta datanglah kepada Tuhan dengan hati yang terbuka dan apa adanya. Jadikan doa bukan pilihan terakhir, melainkan nafas pertama setiap hari. Saat kita setia membangun mezbah doa, kita akan menerima kekuatan yang tidak bergantung pada keadaan. Dari doa, lahir ketenangan, keberanian, ketekunan, dan daya tahan untuk menjalani hari demi hari bersama Tuhan, sehingga kita pun bisa men-download mujizat-mujizat baru dari sorga. (MC) RENUNGAN Kekuatan sejati kita lahir dari DOA. APLIKASI 1. Apakah Anda sudah menyediakan waktu khusus untuk berdoa setiap hari? 2. Dalam hal apa Anda lebih mengandalkan kekuatan sendiri daripada doa? 3. Langkah nyata apa yang akan Anda ambil untuk memprioritaskan doa mulai hari ini? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan yang penuh kasih, kami datang merendahkan hati di hadapan-Mu. Ajari kami setia mencari-Mu dalam doa, memberi waktu terbaik, dan mengandalkan kekuatan-Mu. Pulihkan iman kami, teguhkan langkah kami, dan pimpin hari-hari kami seturut kehendak-Mu, setiap hari. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Ester 9-10; Kisah Para Rasul 7:1-21

Baca Artikel