KEAJAIBAN DI TEMPAT TAK TERDUGA

07 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yesaya 43:20 Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku; Sering kali, hidup membawa kita ke “padang gurun”: keadaan kering, sepi, dan tidak menjanjikan apa-apa. Usaha macet, keluarga terasa dingin, pelayanan melelahkan, dan doa seolah tak berjawab. Di saat-saat seperti ini, kita perlu menilik firman Tuhan. Yesaya 43:20 menyingkapkan kebenaran besar, Tuhan justru memilih padang gurun sebagai tempat bagi-Nya untuk memancarkan air dan sungai. Bahkan binatang hutan memuliakan Tuhan karena melihat keajaiban itu. Artinya, kondisi yang paling tidak mendukung bukan penghalang bagi Tuhan, melainkan sarana bagi-Nya untuk menunjukkan kemuliaan-Nya. Apa yang menurut manusia mustahil, bagi Tuhan adalah kesempatan untuk menyatakan kuasa-Nya. Ya, Tuhan tidak menunggu situasi ideal untuk bekerja. Dia menciptakan sumber kehidupan di tempat yang seharusnya mati. Padang gurun tidak berubah karena potensinya, tetapi karena firman Tuhan. Demikian juga hidup kita. Ketika hati terasa kering, iman melemah, dan harapan hampir padam, Tuhan sanggup membuat “air” mengalir—penghiburan, pemulihan, dan arah baru. Dia melakukannya bukan hanya supaya kita hidup, tetapi supaya nama-Nya dimuliakan melalui kesaksian kita. Sebab hidup yang dipulihkan Tuhan selalu membawa dampak bagi sekitarnya. Karena itu, mari kita datang dengan iman dan ketaatan. Jangan menyerah pada keadaan, tetapi percaya kepada Tuhan yang sanggup mengubah padang gurun menjadi sungai kehidupan. Izinkan hidup kita menjadi saluran berkat, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain yang sedang kehausan secara rohani. Mari selamatkan jiwa—mulai dari keluarga, sahabat, dan siapa pun yang belum mengenal kasih Kristus. Saat Tuhan mengalirkan air kehidupan dalam diri kita, jangan menahannya. Bagikan Injil, nyatakan kasih, dan jadilah saksi bahwa Tuhan masih menciptakan keajaiban baru hari ini. (AO) RENUNGAN: Tuhan sanggup MENCIPTAKAN KEAJAIBAN di tempat yang sama sekali tidak mendukung. APLIKASI 1. Apa “padang gurun” dalam hidup Anda saat ini, dan sudahkah Anda percaya Tuhan sanggup bekerja di sana? 2. Sikap atau kebiasaan apa yang perlu Anda ubah agar air kehidupan dari Tuhan bisa mengalir lebih bebas dalam hidup Anda? 3. Siapa satu jiwa di sekitar Anda yang bisa Anda jangkau dan layani dengan kasih Tuhan minggu ini? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan yang Maha Kuasa, kami percaya Engkau sanggup membuat sungai di padang gurun hidup kami. Pulihkan iman kami, kuatkan pengharapan kami, dan jadikan kami saluran kasih-Mu untuk menjangkau serta menyelamatkan jiwa-jiwa. Pimpin langkah kami dengan setia setiap hari. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN 2 Tawarikh 32-33; Yohanes 18:19-40

Baca Artikel  

SUNGAI DI PADANG GURUN

06 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yesaya 43:19b Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. Di hadapan Laut Teberau, bangsa Israel diliputi ketakutan besar. Di belakang mereka musuh mengejar, di depan terbentang laut yang mustahil dilewati. Namun, Tuhan turun tangan dan membelah lautan. Membuka jalan di tempat yang tidak mungkin. Peristiwa itu menjadi tanda bahwa kuasa Tuhan tidak dibatasi oleh situasi. Dia bekerja melampaui logika manusia. Apa yang terlihat buntu, justru menjadi panggung kemuliaan-Nya. Tuhan tidak hanya menyelamatkan, tetapi menunjukkan bahwa Dia berdaulat penuh atas alam dan keadaan. Namun, seajaib apa pun pekerjaan Tuhan, firman Tuhan dalam Yesaya 43:19 mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak berhenti pada karya-Nya di masa lalu. Dia berkata, “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru.” Jika dulu Tuhan membelah laut, hari ini Dia sanggup membuat sungai di padang gurun. Padang gurun melambangkan hidup yang kering, penuh kelelahan, kehilangan arah, dan tanpa harapan. Sungai di tengah padang gurun adalah lambang pemulihan, kehidupan baru, dan anugerah yang mengalir tepat di tempat kita paling membutuhkannya. Ya, Tuhan bukan hanya memberi jalan keluar, tetapi juga memberi kehidupan di tengah kesulitan. Karena itu, di tahun keajaiban baru ini, jangan lagi terjebak dengan kenangan mujizat masa lalu sambil meragukan karya Tuhan hari ini. Jika saat ini hidup terasa seperti padang gurun kering, sepi, dan berat, percayalah, Tuhan masih bekerja. Buka hati, angkat iman, dan izinkan Tuhan melakukan hal yang baru. Terus melangkah dalam ketaatan, meski belum melihat hasilnya. Imani bahwa sungai Tuhan sedang mengalir menuju hidup kita. Janganlah menyerah, sebab di tempat yang paling mustahil, Tuhan sedang menyiapkan keajaiban-Nya dengan cara yang tak terduga. (BS) RENUNGAN Dulu Tuhan MEMBELAH LAUT, hari ini Dia sanggup MEMBUAT SUNGAI di PADANG GURUN. APLIKASI 1. Padang gurun apa yang sedang Anda alami saat ini dalam hidup Anda? 2. Apakah Anda masih percaya Tuhan bekerja hari ini, atau hanya mengingat mujizat masa lalu? 3. Langkah iman apa yang Tuhan minta Anda ambil sekarang? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, kami percaya Engkau Allah yang berkuasa melakukan hal baru. Di tengah padang gurun hidup kami, alirkan sungai pengharapan, iman, dan ketaatan. Kuatkan hati kami untuk tetap melangkah dan setia menantikan karya-Mu, dengan penuh harap dan syukur. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN 2 Tawarikh 30-31; Yohanes 18:1-18

Baca Artikel  

CARA TUHAN TAK TERDUGA DAN PENUH KEJUTAN

05 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yesaya 43:19a Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Beberapa waktu lalu, seorang pemuda bernama Daniel mengalami masa-masa penuh kekecewaan. Ia sudah berusaha mencari pekerjaan selama berbulan-bulan, tetapi tak satu pun pintu terbuka. Setiap hari ia berdoa, “Tuhan, lakukanlah sesuatu.” Namun, ia tidak merasakan adanya perubahan. Sampai suatu hari, tanpa disangka-sangka, seorang teman lamanya menghubungi dan menawarkan kesempatan magang di sebuah perusahaan kecil. Tidak besar, tidak bergengsi, tetapi dari tempat kecil itulah peluang baru terbuka. Dalam beberapa bulan, Daniel dipromosikan karena kinerja baiknya. Ia pun menyadari bahwa jawaban Tuhan datang dengan cara yang tak pernah ia duga sebelumnya. Kisah Daniel ini mengingatkan kita pada janji Tuhan dalam Yesaya 43:19, “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru…” Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan tetap sama: setia, penuh kasih, dan tidak berubah dalam karakter-Nya. Namun, cara-Nya bekerja sering kali melampaui pola pikir manusia. Dia membuka jalan melalui hal-hal yang tampak kecil, sederhana, bahkan kadang tidak kita perhatikan. Ya, di balik kejadian yang tampak biasa, Tuhan sedang menumbuhkan sesuatu yang baru, sesuatu yang mungkin belum kita sadari. Karena itu, mari membuka hati dan mata rohani kita. Jangan membatasi Tuhan hanya pada cara-cara yang kita inginkan. Izinkan Dia bekerja dengan cara-Nya sendiri; cara yang selalu baru, kreatif, dan penuh kejutan. Percayalah, ketika Tuhan berkata Dia sedang melakukan hal yang baru, maka sesuatu sedang bertumbuh dalam hidup kita, bahkan sebelum kita melihat perwujudannya. Tinggalkan cara berpikir lama di tahun yang sudah lalu, dan nantikan bagaimana Tuhan akan bekerja di tahun keajaiban baru ini. (AM) RENUNGAN Tuhan tidak berubah dalam kasih-Nya, tetapi CARA-NYA bekerja SELALU BARU dan PENUH KEJUTAN. APLIKASI 1. Bagian mana dalam hidup Anda yang selama ini Anda batasi karena ingin Tuhan bekerja dengan cara yang Anda pikirkan? 2. Peristiwa kecil apa yang akhir-akhir ini mungkin merupakan tanda Tuhan sedang melakukan sesuatu yang baru? 3. Langkah iman apa yang perlu Anda ambil untuk menyambut karya Tuhan yang baru dalam hidup Anda? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, terima kasih karena kasih-Mu tidak pernah berubah. Tolong kami untuk percaya bahwa cara-Mu bekerja selalu baru dan penuh kejutan. Bukalah mata rohani kami untuk melihat karya-Mu yang sedang tumbuh dalam hidup kami. Ajari kami untuk tidak membatasi Engkau, tetapi berjalan dalam iman dan ketaatan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN 2 Tawarikh 28-29; Yohanes 17

Baca Artikel  

TAHUN PEMULIHANMU SUDAH TIBA

04 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yesaya 43:19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. Malam itu, Dina duduk sendirian di kamar kecilnya. Lampu temaram menerangi layar laptop yang terbuka; email lamaran yang tak kunjung berbalas, catatan keuangan yang semakin menipis, dan hati yang terasa seperti padang gurun: kering, sunyi, dan penuh rasa gagal. Ia menatap bayangannya di cermin dan bergumam pelan, “Aku lelah… apakah jalan hidupku sudah buntu?” Di tengah keheningan itu, sebuah kenangan masa kecil tiba-tiba muncul. Ia teringat saat berkunjung ke sebuah gua wisata. Ketika semua lampu dipadamkan, suasana menjadi gelap total. Lalu pemandu menyalakan satu lilin kecil. Ajaib! dalam kegelapan pekat, cahaya kecil itu tampak begitu terang dan menenangkan. Saat itulah Dina tersadar: Tuhan tidak menunggu semua lampu menyala untuk menunjukkan jalan. Tuhan hanya membutuhkan satu cahaya kecil untuk memulai pemulihan. Beberapa hari kemudian, kabar yang tak pernah ia bayangkan datang. Dina diterima bekerja di sebuah perusahaan yang bahkan tidak pernah ia lamar. Mereka menemukan portofolionya dari sebuah unggahan lama di internet. Di situlah Dina mengerti, jalan itu bukan ia yang membuka, Tuhanlah yang membukanya, tepat ketika hidupnya terasa paling kering. Sering kali hidup kita pun seperti padang gurun; kering, kosong, dan seakan tak memiliki arah. Namun ayat hari ini menegaskan bahwa Tuhan sedang melakukan sesuatu yang baru, bahkan saat mata kita belum melihat apa-apa. Pemulihan tidak selalu dimulai ketika hasilnya nyata. Pemulihan dimulai ketika Tuhan bekerja diam-diam di balik layar kehidupan kita. Karena itu, mari belajar percaya kepada Tuhan dalam setiap musim hidup. Ia sanggup membuat jalan ketika tidak ada jalan. Percayalah, tahun pemulihanmu sudah tiba. (OSA) RENUNGAN: TAHUN PEMULIHAN Anda SUDAH TIBA. APLIKASI 1. Apa hal-hal yang hilang dari hidup Anda sepanjang tahun lalu? 2. Bagaimana respons Anda saat mengalami kehilangan tersebut? 3. Apa langkah iman sederhana yang bisa Anda ambil untuk menegaskan bahwa Anda percaya Tuhan sedang membuka jalan baru bagi Anda? DOA UNTUK HARI INI "Bapa, kami bersyukur atas penyertaan-Mu sepanjang tahun lalu. Banyak hal yang telah terjadi dalam kehidupan kami, namun kami percaya bahwa tahun pemulihan kami sudah tiba. Apa yang hilang dari kami tahun lalu, Tuhan sanggup pulihkan melebihi dari apa yang sanggup kami bayangkan atau pikirkan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin." BACAAN ALKITAB SETAHUN 2 Tawarikh 25-27;Yohanes 16

Baca Artikel  

BENIH DARI PEMULIHAN

03 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 1 Tesalonika 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. Sepasang suami istri tengah menghadapi kesulitan ekonomi yang berat. Penghasilan suami merosot, kebutuhan terus meningkat, dan keadaan terasa semakin menghimpit. Namun sang istri tidak tinggal diam, ia mencari peluang, mencoba usaha kecil-kecilan, bahkan mengambil pekerjaan tambahan untuk membantu suaminya. Meski lelah dan penuh tekanan, ia memilih untuk tetap bersyukur dan percaya bahwa Tuhan sanggup membuka jalan. Dengan ketekunan dan hati yang penuh syukur, perlahan keadaan mereka berubah, hingga akhirnya mereka berhasil melewati masa sukar itu. Firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 5:18 mengingatkan bahwa kita harus selalu mengucap syukur dalam keadaan apapun. Bukan hanya mengucap syukur untuk situasi yang baik, tetapi juga dalam keadaan yang sulit sekalipun. Mengucap syukur adalah sikap iman yang membuka pintu pemulihan ilahi. Ketika kita memilih bersyukur, kita sedang menabur sebuah benih yang kelak Tuhan tumbuhkan menjadi kekuatan, pertolongan, dan pemulihan. Sama seperti pasangan suami istri itu, ucapan syukur menjadi fondasi yang menyiapkan hati mereka menerima pertolongan Tuhan pada waktu-Nya. Hari ini, mari kita memilih untuk hidup dalam ucapan syukur, apa pun yang sedang kita hadapi. Meskipun keadaan kita terasa berat dan jalan keluar belum tampak, tetaplah mengucap syukur. Jangan biarkan tekanan hidup mencuri pujian dari mulut kita. Ucapan syukur bukanlah hasil dari keadaan baik, tetapi pilihan iman di tengah keadaan yang buruk. Ketika kita bersyukur, kita sedang menabur benih pemulihan yang Tuhan pasti tumbuhkan menjadi kemenangan. Mari jadikan ucapan syukur sebagai gaya hidup, sebab ucapan syukur adalah benih pemulihan, dan Tuhan setia menyempurkana apa yang kita tabur bagi-Nya. (LEW) RENUNGAN: UCAPAN SYUKUR adalah BENIH PEMULIHAN. APLIKASI 1. Di area hidup mana Anda paling sulit mengucap syukur saat ini? 2. Hal kecil apa yang bisa Anda syukuri hari ini sebagai langkah iman? 3. Bagaimana ucapan syukur dapat mengubah cara Anda melihat masalah yang sedang Anda hadapi? DOA UNTUK HARI INI "Tuhan Yesus, kami memilih untuk mengucap syukur dalam segala hal. Ajari kami melihat kebaikan-Mu bahkan di tengah tekanan dan kesulitan. Bentuk hati kami agar tetap percaya bahwa ucapan syukur adalah benih yang Engkau tumbuhkan menjadi pemulihan. Pelihara kami dalam damai sejahtera-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin." BACAAN ALKITAB SETAHUN 2 Tawarikh 23-24; Yohanes 15

Baca Artikel  

TUTUP PINTU BAGI BELALANG

02 January 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Amsal 28:13 Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi. Tahun 2010, Toyota, perusahaan yang selama puluhan tahun dikenal karena kualitasnya, mengalami krisis besar. Mereka menemukan cacat serius pada jutaan kendaraan. Secara manusia, mereka bisa saja menutupinya demi menjaga nama baik dan menghindari kerugian besar. Tetapi Toyota memilih jalan yang lebih berat: mereka jujur, mengumumkan masalah itu secara terbuka, melakukan recall besar-besaran, meminta maaf, dan memperbaiki proses mereka dari dalam. Keputusan itu mahal. Tetapi justru itulah yang membalikkan keadaan. Kepercayaan publik pulih, reputasi mereka bangkit, dan mereka berdiri lebih kuat daripada sebelumnya, semua karena mereka memilih kejujuran dan pembenahan, bukan menyembunyikan. Setiap kita merindukan pemulihan; dalam keluarga, keuangan, hubungan, kesehatan, maupun kehidupan rohani kita. Namun Firman Tuhan menegaskan satu prinsip yang tidak bisa dilewatkan: pemulihan sejati tidak dimulai dari luar, tetapi dari dalam. Amsal 28:13 mengingatkan bahwa saat kesalahan ditutup-tutupi, kerusakan justru bertambah. Apa pun yang kita sembunyikan akan terus menjadi pintu terbuka bagi “belalang,” yaitu hal-hal yang menggerogoti hidup kita. Tetapi ketika kita berani jujur, mengakui, dan meninggalkan dosa kita, maka pintu-pintu itu tertutup, dan Tuhan mulai bekerja memulihkan bagian-bagian hidup kita yang rusak. Mungkin ada area dalam hidup kita yang selama ini kita simpan rapat-rapat. Hal kecil yang kita anggap sepele, tetapi diam-diam menggerogoti sukacita dan damai sejahtera kita. Hari ini, Tuhan mengundang kita untuk datang dan berkata apa adanya, “Tuhan, aku mau jujur. Aku mau berubah. Tutup pintu-pintu bagi belalang, dan bukakan pintu pemulihan-Mu.” Amin. (KK) RENUNGAN: Pemulihan datang ketika PINTU-PINTU bagi BELALANG DITUTUP. APLIKASI 1. Hal apa yang selama ini mungkin Anda sembunyikan atau abaikan, yang justru menjadi pintu bagi “belalang” merusak hidup Anda? 2. Langkah kejujuran apa yang akan Anda lakukan hari ini untuk memulai pemulihan? 3. Pemulihan apa yang mulai Anda rasakan ketika Anda menutup pintu belakang bagi belalang? DOA UNTUK HARI INI "Tuhan, tunjukkanlah kepada kami setiap bagian hidup kami yang perlu dibereskan. Beri kami keberanian untuk mengaku, kerendahan hati untuk berubah, dan kekuatan untuk meninggalkan apa pun yang tidak berkenan kepada-Mu. Tutup pintu-pintu bagi belalang dan bukakan pintu pemulihan-Mu atas hidup kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin. BACAAN ALKITAB SETAHUN 2 Tawarikh 21-22; Yohanes 14

Baca Artikel